Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Terbang Memeluk Beban

[PUISI] Terbang Memeluk Beban
ilustrasi menari di Padang rumput (pexels.com/Ahmad Robin)

Beban itu bernama harapan
Kadang menuntun ke puncak tertinggi kehidupan
Kadang terseret lalu tenggelam ke lautan

Beban sisi lain kehidupan
Menjelma tanggung jawab yang diam-diam menuntut
Dijalani dengan penuh kesadaran
Tanpa niat menyesali keadaan

Saat berlari ia mengikuti
Saat berjalan kupikul di pundak
Saat terlelap ia menyelinap dalam mimpi
Saat menggerutu beratnya kian bertambah

Sejenak aku ingin rehat
Kembali menjadi insan biasa
Menyingkirkan bayangan gelisah di kepala
Memeluk segala kemungkinan yang menunggu
Menghirup udara sepi tanpa rasa berdosa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Jika Waktu Bisa Diulang

03 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction