Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Terpana yang Keliru

[PUISI] Terpana yang Keliru
ilustrasi merenung (pexels.com/Zulfugar Karimov)
Share Article

Terpana pada cahaya yang memukau
Pada sorak sorai yang membungkam nurani
Pada angka dan gelar yang seakan menandai keberhasilan

Langkah mengejar terus membentang
Seolah udara memberi janji palsu
Namun ruang hati tetap hampa

Mentari datang menandai hari yang terus berganti
Wajah di cermin menatap kosong
Tangan penuh prestasi tapi jiwa tak terisi

Terpana bukan kebahagiaan
Hanya kekaguman yang menyesatkan
Kadang yang dicari hanyalah arti, bukan gemerlap semu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Dahaga di Mulut Besi

30 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction