Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tetap Berdiri

[PUISI] Tetap Berdiri
ilustrasi wajah (dok. pribadi/Geber Reang)

Meskipun alam berkata kau takkan mampu
Merobek serangan ombak mendayu-dayu
Menginjak pepohonan di atas Gunung Lawu
Mengiris bebatuan dan karang bersatu.

Meskipun aku bukan orang nomor satu
Dan aku juga bukan nomor setelah satu
Orang yang berada di bawah daun beku
Kumel diterpa angin menggiring debu.

Andaikan bukan karena semangat terbaru,
Ada dorongan hebat dari bawah sanubariku
Kobaran uap panas nan dingin menjadi satu,
Mungkin sudah terjatuh, kaki di atas dagu.

Bunga pertama yang indah, putri sang Ratu
Membantuku melangkah lebih dari anganku
Tak peduli kumbang yang silih berjibaku
Ku kan tetap merawatnya, berdiri tak ragu.

8 Juni 2022

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction