Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Titik Jejak

[PUISI] Titik Jejak
ilustrasi jejak (unsplash.com/Nathan Dumlao)

Pagi ini jalanan tak begitu ramai
Warganya mungkin terlalu malas untuk bersijingkat diri
Semuanya terlihat muram
Bahkan langit pagi ini

Hujan rintik menyisakan keteduhan
Mengalunkan bunyi alam yang sesenggukan
Cipratan air bersemburat keluar
Biaskan kenangan di masa lampau

Kurentangkan jejak pada garis jalanan
Jalanan sendu yang sudah mulai tak dihiraukan
Meniti setiap waktu yang termakan
Oleh tangisan dan kebahagiaan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Waktu yang Belajar Mengerti

02 Apr 2026, 15:47 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction