Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Waktu Tak Mendewasakan

[PUISI] Waktu Tak Mendewasakan
Ilustrasi waktu (Unsplash.com/Aron Visuals)

Semesta berputar sewajarnya
Tak menunggu yang berjalan pelan
Tak mengejar yang sedang berlari
Dan tak pula berhenti untuk yang diam
Semesta yang menjadi laboratorium oleh semua pemimpi

Yang sedang luruh seluruhnya
Berburuk sangka pada semesta
Perihal menyuarakan ketidakadilan
Padahal tak pernah memujanya ketika sedang baik-baiknya
Lihat waktumu, sejauh mana mimpi yang hendak diraih
Mengumpulkan keluh boleh saja,
Namun setidaknya tak mengulang keluh yang sama

Berhenti menyalahkan semesta
Sebab semesta telah bekerja dengan semestinya
Yang punya mimpi bukan kamu seorang
Waktu tak akan mendewasakanmu
Kamu sendiri yang harus beranjak dewasa
Menjadi hebat dengan caramu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hardiana .
EditorHardiana .

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction