[PROSA] Perihal Jatuh dan Penyesalan Tak Berguna
![[PROSA] Perihal Jatuh dan Penyesalan Tak Berguna](https://image.idntimes.com/post/20190910/pexels-photo-326580-d7f280daedc1cd167b802676abacbd59.jpeg)
Waktu terus berjalan dan tak bisa diputar ulang. Di setiap detiknya, kita tak tahu apa yang ditakdirkan tuhan akan terjadi. Soal kehilangan, kita juga tidak tau di detik yang keberapa kita akan kehilangan orang yang dikasihi, kita pun tak tau di detik keberapa kita akan meninggalkan orang yang kita kasihi.
Di mana ada pertemuan di situ juga ada perpisahan, terkadang kita dipaksa menerima kepergian seseorang dengan lapang dada dan pada saat kita sedang lupa jika hidup memang penuh drama. Tak dapat dimungkiri terkadang kita tidak siap menghadapi kesedihan, padahal hidup ini memang tidak hanya dihiasi dengan kesenangan saja.
Perihal jatuh, terkadang kita melontarkan sumpah serapah di saat kita mengalaminya, padahal jatuh itu perlu ditimpakan kepada kita, karena jika tidak, maka tak bisa dijamin bahwa kita akan bersyukur di saat kenikmatan selalu menyertai kita.
Kebanyakan yang terjadi, kenikmatan dunia dalam berbagai bentuknya itu mudah melenakan dan memperdaya para penikmatnya. Maka jatuh itu perlu ditimpakan pada penikmat kenikmatan itu sendiri, supaya ia ingat bahwa tak selamanya kenyamanan dapat ia rasakan jika tanpa dibarengi rasa syukur pada yang maha kuasa.
Tak sedikit jiwa-jiwa yang merasa menyesal setelah suatu kenikmatan dicabut darinya, namun penyesalan itu tiada berguna. Tak sedikit pula jiwa-jiwa yang ingin kembali pada masa-masa lampau untuk memperbaiki perilakunya setelah saat ini ia tau konsekuensi sebenarnya, namun keinginan yang demikian itu mustahil adanya.
Maka sungguh merugi orang-orang yang menyepelekan ajakan-ajakan kebaikan yang datang, sungguh merugi jiwa-jiwa yang tau bahwa ia salah, namun terus konsisten dalam kesalahannya dan enggan memperbaiki perbuatannya. Padahal ia tak tau, kapan ia akan kehilangan, kapan pula ia akan hilang dan pergi meninggalkan.***
![[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis](https://image.idntimes.com/post/20260323/pexels-nikita-khandelwal-178978-788859_3e0c98c1-9805-49c3-8078-d8a0f3979fb8.jpg)
![[PUISI] Suara Bertingkah](https://image.idntimes.com/post/20230921/pexels-pressmaster-3851254-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-0db62819cb17d462a89fa9d06a538fa9.jpg)
![[PUISI] Menang](https://image.idntimes.com/post/20260321/img_7432_d87e452c-2317-4bef-aa87-7b3811e6ec35.jpeg)
![[PUISI] Layu, Tapi Hidup](https://image.idntimes.com/post/20260306/pexels-helen1-15608687_db518c73-a8c2-4196-81e7-d80cff6c2b4c.jpg)
![[PUISI] Merajut Laut Fajar](https://image.idntimes.com/post/20260316/pexels-pixabay-207216_14aa821b-0a0e-45d6-885c-db22de6ed720.jpg)
![[PUISI] Di Sudut Trotoar Kota](https://image.idntimes.com/post/20260316/pexels-josh-willink-11499-69099_b7ffbd20-8497-4ca5-9635-f082e3581135.jpg)
![[PUISI] Harapan di Pundak Kakak](https://image.idntimes.com/post/20260316/photo-1673832398164-8455c979ab44_5c970062-6ce3-4422-97fc-900355b1fc39.jpeg)
![[PUISI] Bukan Pemilik Takhta Hatimu](https://image.idntimes.com/post/20251110/moe-kong-exnqtkvgqog-unsplash_97bdd964-af9e-44da-9abb-419bde068774.jpg)
![[PUISI] Sunyi yang Mendesak](https://image.idntimes.com/post/20240521/pexels-cottonbro-6284266-f96a2f31398211c36c1d614d2c908814-d786b23c5a8e28bde0fa8a07426e2f89.jpg)
![[PUISI] Musim yang Tertinggal di Dada](https://image.idntimes.com/post/20260316/pexels-pixabay-36717_38750d00-910b-4fec-a792-b054ab16affc.jpg)
![[PUISI] Sajak untuk Rindu yang Tak Pernah Selesai](https://image.idntimes.com/post/20260305/desain-tanpa-judul-27_525255a4-f6aa-43ef-81c2-4591b260e60a.png)
![[PUISI] Riuh Angka di Pasar Kehidupan](https://image.idntimes.com/post/20251031/pexels-creativio-codex-2157038997-34508326_39367513-67e1-4de9-a183-441f27460ce7.jpg)
![[PUISI] Ruang Tersembunyi](https://image.idntimes.com/post/20260319/upload_a943e2f2ccd0a024a074798fa77ed67a_3ba1b327-974d-403b-819b-0afb12e451d8.jpg)
![[PUISI] Jejak di Atas Sajadah](https://image.idntimes.com/post/20260224/pexels-thirdman-7956913_f854e46b-bb99-4d9e-9e45-b40821bb2edb.jpg)
![[PUISI] Bara di Balik Senyum](https://image.idntimes.com/post/20250930/pexels-olly-774866_548cf026-2250-4047-9193-6c0d94450383.jpg)
![[PUISI] Jari Manis yang Tak Ingin Dilingkari Cincin](https://image.idntimes.com/post/20260313/jeongim-kwon-sqwzp97h_bo-unsplash_1bcd58d6-12f9-4bf7-94c4-c9e2ea3eef85.jpg)
![[PUISI] Luka yang Berbunga](https://image.idntimes.com/post/20260316/pexels-sam-lg-1666529_7039fba4-c977-4694-b26a-ff74439417bf.jpg)
![[PUISI] Restoran yang Pernah Ia Janjikan](https://image.idntimes.com/post/20260316/jahanzeb-ahsan-vqsv9ydspnw-unsplash_589e5358-7125-4aca-9047-a54be61a3dd1.jpg)
![[PUISI] Tangisan yang Tidak Terdengar](https://image.idntimes.com/post/20260310/pexels-edmond-dantes-7103011_8a4d2ceb-b7b6-4f13-8e4e-bf484cb79e9f.jpg)
![[PUISI] Badut Tanpa Sirkus](https://image.idntimes.com/post/20230912/pexels-nishant-aneja-2477377-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-cf3543085b9873bb1fc4b941247e3704.jpg)