Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Cara Menyimpan Kolang-Kaling, Bikin Awet dan Kesegarannya Terjaga!

3 Cara Menyimpan Kolang-Kaling, Bikin Awet dan Kesegarannya Terjaga!
ilustrasi kolang-kaling segar (commons.wikimedia.org/W.A. Djatmiko (Wie146))

Kolang-kaling berasal dari buah pohon aren atau Arenga pinnata yang dalam setiap 100 gram, sekitar 94 persen mengandung air dan sisanya serat yang membantu sistem pencernaan. Kandungan serat dapat mencegah sembelit dan melancarkan BAB. Teksturnya kenyal dan mengkilap, sehingga sering digunakan untuk berbagai hidangan, terutama saat bulan Ramadan.

Kesalahan penyimpanan bisa membuat tekstur kolang-kaling berubah dan berbau asam. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menyimpan kolang-kaling dengan benar supaya kesegarannya tetap terjaga. Berikut tiga cara menyimpan kolang-kaling yang bisa dipraktikkan di rumah.

1. Rendam dalam air matang

ilustrasi kolang-kaling segar
ilustrasi kolang-kaling segar (commons.wikimedia.org/Mia Sulisnawati)

Supaya kolang-kaling tetap segar hingga 1-2 minggu, rendam menggunakan air bersih. Kemudian, simpan wadah rendaman kolang-kaling di rak kulkas.

Saat masa penyimpanan, kamu wajib mengganti air rendaman kolang-kaling setiap tiga hari sekali. Hal ini untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme pada kolang-kaling.

Mikroorganisme yang tumbuh di kolang-kaling adalah khamir, yang sering dimanfaatkan untuk produksi wine (anggur), roti, dan tape. Kamu bisa menambahkan sedikit ekstrak kayu manis dan cengkih untuk setiap 100 gram kolang-kaling yang direndam air bersih.

2. Rendam dalam air beras

ilustrasi air rendaman beras
ilustrasi air rendaman beras (commons.wikimedia.org/Obsidian Soul)

Pilih kolang-kaling yang masih mudah dan segar, cuci dengan air mengalir, lalu rendam dalam air beras selama 1-2 jam. Air cucian beras membantu mengurangi rasa asam pada kolang-kaling dan membersihkannya dari sisa lendir yang masih menempel.

Setelah sudah 1-2 jam direndam air beras, cuci kolang-kaling dengan air mengalir. Rebus kolang-kaling bersama daun pandan atau daun jeruk supaya menghasilkan aroma wangi.

Simpan kolang-kaling di dalam wadah kedap udara dan rapat. Hal ini untuk mencegah rasanya menjadi asam dan mengeluarkan bau tidak sedap, serta dapat bertahan selama 1 minggu.

3. Simpan dalam bentuk manisan

ilustrasi manisan kolang-kaling
ilustrasi manisan kolang-kaling (commons.wikimedia.org/Indonesiagood)

Mengolah kolang-kaling menjadi manisan bisa menjadi cara unik supaya bisa bertahan lama. Dengan tambahan gula, kolang-kaling dapat bertahan selama 2 minggu di kulkas dan rasanya jadi lebih lezat.

Caranya, cuci kolang-kaling dan bersihkan terlebih dahulu lendir yang masih menempel. Rendam selama 1 jam dalam air cucian beras, kemudian masak dengan air, dan gula hingga airnya habis.

Pastikan kolang-kolang disimpan dengan cara yang benar sesuai kebutuhan. Dengan penyimpanan tepat, kolang-kaling dapat bertahan lebih lama, tetap kenyal, dan siap diolah kapan saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Membuat Kue Ongol-ongol Gluten Free agar Tidak Lengket Berlebih

01 Mar 2026, 16:25 WIBFood