Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jamu yang Cocok Dikonsumsi Saat Buka Puasa, Bantu Jaga Stamina
ilustrasi kunyit asam (vecteezy.com/ikarahma)

Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuhmu tentu membutuhkan suatu asupan yang bisa membantu mengembalikan energi dengan secara cepat. Selain air putih dan makanan bergizi, jamu tradisional juga bisa menjadi pilihan tepat untuk membantu mengembalikan stamina yang hilang selama menjalankan ibadah puasa.

Dalam artikel ini akan dibagikan lima jenis jamu yang cocok dikonsumsi saat buka puasa dan pastinya bisa membantu mengembalikan energi yang hilang akibat berpuasa. Yuk, simak rekomendasi lengkapnya di bawah ini dan pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan serta kondisimu ya!

1. Beras kencur

ilustrasi beras kencur (pexels.com/Felix Oehler)

Beras kencur adalah salah satu jenis jamu tradisional yang bisa membantu meningkatkan energi dan stamina, terutama jika diminum setelah tubuh kehilangan cairan dan tenaga selama berpuasa. Kandungan karbohidrat dari beras sebagai bahan utama pembuatan jamu tersebut bisa memberikan sumber energi yang mudah diserap tubuh sehingga membantu mengurangi rasa lemas dan mempercepat pemulihan.

Selain itu, senyawa aktif seperti etil p-metoksisinamat yang ada di dalam kencur juga bisa membantu meredakan nyeri, pegal, dan kelelahan fisik akibat banyaknya aktivitas yang dilakukan selama berpuasa. Kombinasi kedua bahan tersebut bisa membuat tubuh lebih segar setelah melakukan ibadah puasa.

2. Kunyit asam

ilustrasi kunyit asam (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Jika kamu ingin menikmati jenis jamu yang segar sebagai menu untuk berbuka puasa, kamu bisa mencoba untuk membuat kunyit asam. Jamu ini bisa membantu mengurasi rasa lemas dan memberi kesegaran instan setelah seharian berpuasa.

Kandunagn kurkumin yang ada dalam kunyit bisa berperan sebagai antioksidan dan anti inflamasi, sehingga bisa memulihkan energi secara bertahap dan tetap stabil. Karena memakai asam jawa dalam proses pembuatannya, pastikan kamu tidak mengonsumsinya dalam kondisi perut kosong saat berbuka puasa. Awali dengan minum air putih dan makan 3 butir kurma, baru setelah itu kamu bisa menikmati kunyit asam dengan porsi secukupnya agar tidak meningkatkan gejala asam lambung.

3. Wedang jahe

ilustrasi wedang jahe (freepik.com/jcomp)

Kalau kamu mencari jamu yang bisa memberikan sensasi hangat dan nyaman di perut, kamu bisa membuat wedang jahe sebagai sajian takjil untuk momen buka puasa. Kandungan senyawa gingerol dalam jahe diketahui bisa membantu melancarkan peredaran darah, sehingga kadar oksigen dan nutrisi dapat tersalurkan dengan lebih optimal ke seluruh tubuh.

Cara membuatnya cukup mudah, kupas 1 jempol jahe segar dan cuci hingga bersih. Kemudian geprek jahe tersebut dan seduh dengan 250 ml air mendidih. Karena sifatnya yang lembut dan menenangkan, minuman ini sangat cocok dikonsumsi saat buka puasa dan aman bagi penderita maag atau GERD.

4. Jamu temulawak rempah

ilustrasi jamu temulawak rempah (pexels.com/Gundula Vogel)

Jamu temulawak rempah adalah jenis jamu nusantara yang sangat bermanfaat untuk mendukung fungsi hati. Hal ini dikarenakan kehadiran senyawa kurkuminoid dan xanthorrhizol yang bisa membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Fungsi hati yang optimal sangat penting untuk mengatur metabolisme energi dan menjaga keseimbangan tubuh setelah seharian berpuasa.

Selain itu, temulawak juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dengan mendukung sistem imun dan mengurangi peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Jika ingin mendapatkan manfaat ganda, kamu bisa mengombinasikan temulawak dengan rempah lain seperti jahe atau serai agar bisa mempercepat pemulihan stamina setelah seharian beraktivitas.

5. Wedang uwuh

ilustrasi wedang uwuh (commons.wikimedia.org/M Joko Apriyo Putro)

Jamu khas Bantul ini memang memiliki warna yang paling berbeda dari keempat jamu yang sudah disebutkan di atas. Warna merah yang dihasilkan pada minuman ini berasal dari perpaduan berbagai rempah alam seperti jahe, kayu secang, cengkeh, dan beberapa jenis daun aromatik.

Kandungan antioksidan yang ada dalam jahe bisa membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif dan mendukung peningkatan sistem imun, terutama setelah tubuh beraktivitas dan berpuasa. Dengan mengonsumsi wedang uwuh saat berbuka puasa, kamu bisa membuat tubuh kembali segar dan lebih siap menjalani aktivitas selanjutnya.

Dengan beberapa rekomendasi variasi jamu di atas, kamu bisa memilih minuman herbal asal Nusantara yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuhmu selama bulan puasa. Pastikan untuk mengonsumsinya dengan porsi yang cukup dan rutin untuk membantu menjaga stamina dan meningkatkan daya tahan selama menjalankan ibadah puasa ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team