ilustrasi kaki namasu (photo-ac.com/photopicture)
Satu lagi kuliner khas Nara berbahan kesemek, yaitu kaki namasu yang sering disantap saat Tahun Baru. Kuliner ini sudah ada sejak periode Heian yang bermakna bagi masyarakat Jepang. Kombinasi warna putih dan oranye mewakili Mizuhiki (tali hias Jepang) yang menjadi simbol harapan akan perdamaian serta harmoni.
Namasu biasanya berisi lobak daikon dan wortel, tetapi di Nara menambahkan kesemek yang dicampur dengan cuka. Umumnya menggunakan kesemek kering, tetapi kesemek segar pun tidak kalah lezat. Ada pula beberapa variasi yang menambahkan kulit yuzu (jeruk) sebagai hiasan.
Kesemek atau buah kaki dalam bahasa Jepang punya rasa manis alami saat sudah matang. Biasanya semakin manis setelah dikeringkan, makanya kerap digunakan sebagai pengganti gula dalam berbagai hidangan. Selain itu, daunnya pun bisa digunakan untuk membungkus makanan.
Nah, buat kamu yang sedang berada di Nara dapat mencicipi salah satu kuliner khasnya tersebut. Sebagian juga cocok dibawa pulang untuk oleh-oleh yang tersedia sepanjang tahun. Ada yang bikin kamu penasaran?