5 Perbedaan Cappuccino dan Mochaccino, Mana yang Sesuai Seleramu?

Pernah bingung saat mau pesan kopi antara cappuccino dan mochaccino? Sekilas terlihat mirip, tapi keduanya punya perbedaan besar yang bisa memengaruhi rasa dan pengalaman ngopimu. Salah pilih bisa bikin kopi terasa terlalu pahit atau justru kemanisan.
Nah, di sinilah pentingnya tahu perbedaan cappuccino dan mochaccino sebelum memesan. Lewat pembahasan berikut, kamu bisa tahu apa saja yang bikin cappuccino dan mochaccino itu beda. Yuk, simak sampai habis agar kamu gak binggung lagi pas pesan kopi!
1. Bahan dasar

Perbedaan paling utama antara cappuccino dan mochaccino terletak pada komposisinya. Cappuccino dibuat dari perpaduan espresso, susu panas, dan foam susu tanpa tambahan rasa lain. Inti dari cappuccino adalah menonjolkan cita rasa asli kopi itu sendiri.
Berbeda dengan cappuccino, mochaccino hadir dengan tambahan cokelat sebagai pelengkap, baik dalam bentuk sirup maupun bubuk kakao. Kombinasi ini membuat rasanya lebih variatif dan tidak sekedar kopi saja. Jadi, dari bahannya saja, keduanya sudah punya karakter yang cukup berbeda.
2. Rasa

Dari segi rasa, cappuccino dominan dengan aroma kopi yang intensi dan sedikit pahit. Sensasi ini sesuai untuk penikmat kopi yang menghindari campuran bahan yang terlalu manis. Susu hanya berfungsi menyeimbangkan espresso, bukan mendominasi rasa.
Sementara itu, mochaccino menawarkan cita rasa yang lebih manis dan creamy. Campuran cokelat di dalamnya memberi sensasi legit yang langsung terasa sejak tegukkan pertama. Itulah mochaccino sering jadi pilihan aman buat yang belum terbiasa dengan rasa kopi pahit.
3. Tingkat rasa manis

Cappuccino tidak menawarkan rasa manis sejak awal, melainkan menonjolkan karakter kopi dan susu. Kalau ingin rasa yang lebih seimbang, kamu bisa menambahkan gula sesuai kebutuhan. Hal tersebut membuat cappuccino terasa lebih universal untuk dinikmati berbagai kalangan.
Sebaliknya, mochaccino telah memiliki cita rasa manis dari awal berkat sentuhan cokelat yang ada. Tingkat kemanisan ini membuat mochaccino terasa lebih aman bagi lidah yang sensitif terhadap pahit. Tidak heran jika mochaccino sering disebut kopi ramah pemula.
4. Tekstur

Dari sisi tekstur, terdapat perbedaan yang kontras antara kedua minuman ini. Cappuccino identik dengan foam susu yang tebal dan lembut di permukaannya. Busa ini memberikan efek ringan di mulut serta menciptakan sensasi rasa yang berlapis.
Pebandingan espresso, susu, dan foam pada cappuccino dibuat pas sehingga tidak ada rasa yang terlalu menonjol. Mochaccino hadir dengan tekstur lebih cair karena karena susu dan cokelatnya mengambil peran utama. Gak heran kalau mochaccino terasa lebih creamy dan smooth saat diminum.
5. Karakter dan pengalaman minum

Cappuccino memberikan pengalaman mencicipi kopi yang klasik dan autentik. Menu ini kerap kerap diidentikkan dengan tradisi budaya ngopi tradisional ala Italia. Meskipun terasa sederhana, setiap sesapannya memberikan karakter rasa kopu yang penuh makna.
Mochaccino menawarkan pengalaman minum kopi yang terasa lebih fun dan memanjakan. Perpaduan rasa kopi dan cokelat membuatnya terasa manis dan comforting. Tidak perlu buru-buru saat menikmatinya, pilihan kopi terbaik tetap bergantung pada selera masing-masing.
Pada akhirnya, baik cappuccino maupun mochaccino punya keunikan masing-masing yang layak dicoba. Tinggal sesuaikan saja dengan selera dan mood kamu saat ingin ngopi. Jadi, sekarang sudah gak bingung lagi kan mau pesan yang mana?


















