Meski tampilannya terlihat elegan, Napoleon cake bisa dibuat sendiri di rumah dengan memanfaatkan puff pastry siap pakai sehingga prosesnya menjadi lebih praktis. Kalau ingin menyajikan kue untuk acara spesial atau sekadar teman minum teh, resep berikut patut dicoba.
Resep Napoleon Cake Puff Pastry, Renyah dengan Isian Krim Custard

Lapisan tipis puff pastry yang renyah menjadi ciri utama Napoleon cake dan membuat dessert ini berbeda dari kebanyakan kue berlapis lainnya. Saat dipotong, remah-remah pastry serta krim custard akan menghasilkan perpaduan tekstur yang kontras dalam satu gigitan. Kombinasi itulah yang membuat Napoleon cake tetap digemari hingga sekarang.
Bahan Napoleon Cake Puff Pastry

Bahan utama:
500 gram puff pastry siap pakai
Gula halus secukupnya untuk taburan
Bahan krim custard:
500 ml susu cair
3 kuning telur
80 gram gula pasir
35 gram tepung maizena
1 sdt ekstrak vanila
30 gram mentega tawar
Cara Membuat Napoleon Cake Puff Pastry

Keluarkan puff pastry dari lemari pendingin, lalu biarkan beberapa menit hingga cukup lentur untuk dibuka tanpa mudah patah.
Potong puff pastry sesuai ukuran loyang atau bentuk yang diinginkan, kemudian tusuk-tusuk permukaannya menggunakan garpu agar tidak mengembang terlalu tinggi saat dipanggang.
Panggang puff pastry dalam oven bersuhu 200°C selama 15–20 menit atau hingga seluruh permukaannya berubah keemasan dan terasa ringan ketika diangkat. Dinginkan di atas rak kawat.
Campurkan kuning telur, gula pasir, dan tepung maizena dalam panci, lalu aduk hingga tidak ada bagian yang menggumpal.
Tuangkan susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
Masak campuran custard menggunakan api kecil sambil terus diaduk sampai teksturnya berubah menjadi kental dan halus.
Matikan api, lalu masukkan mentega dan ekstrak vanila. Aduk hingga mentega larut dan custard tampak mengilap. Dinginkan sampai hangat.
Letakkan satu lembar puff pastry, oleskan krim custard secara merata, lalu tutup dengan lembar pastry berikutnya. Ulangi hingga seluruh lapisan habis.
Oleskan sedikit custard pada bagian paling atas, lalu taburkan remahan puff pastry atau gula halus sebagai pelengkap.
Simpan Napoleon cake di dalam lemari pendingin selama 2–3 jam sebelum dipotong dan disajikan.
Tips Membuat Napoleon Cake Puff Pastry

Baiknya pilih puff pastry yang masih dalam kondisi beku sempurna saat dibeli agar lapisan menteganya tetap terjaga. Produk yang sudah beberapa kali mencair biasanya tidak menghasilkan lapisan yang mengembang rapi setelah dipanggang.
Dinginkan setiap lembar pastry sepenuhnya sebelum diberi custard. Pastry yang masih hangat akan membuat krim menjadi lebih encer dan mempercepat tekstur renyahnya berubah lembek.
Gunakan custard dengan kekentalan sedang. Krim yang terlalu cair mudah keluar saat kue dipotong, sedangkan custard yang terlalu padat membuat lapisan pastry sulit menempel dengan baik.
Ratakan custard hingga mendekati tepi pastry, tetapi sisakan sedikit ruang agar krim tidak meluber ketika lapisan berikutnya diletakkan di atasnya.
Simpan kue di lemari pendingin selama beberapa jam agar custard lebih stabil dan setiap lapisan menyatu sehingga hasil potongannya lebih rapi.
Jika ingin tekstur pastry tetap lebih renyah, susun kue beberapa jam sebelum disajikan, bukan sejak sehari sebelumnya, karena custard akan terus diserap oleh lapisan pastry.
Gunakan pisau bergerigi yang tajam saat memotong agar lapisan tidak mudah bergeser dan bentuk potongan tetap cantik.
Taburkan gula halus sesaat sebelum disajikan supaya tampilannya tetap bersih dan gula tidak larut akibat uap air dari lemari pendingin.
Napoleon cake paling nikmat disajikan dalam keadaan dingin ketika custard sudah terasa lembut dan setiap lapisan pastry masih menyisakan kerenyahannya. Potong perlahan agar susunan lapisan tetap rapi saat dipindahkan ke piring saji. Kalau menyukai dessert dengan perpaduan tekstur yang unik, Napoleon cake puff pastry ini layak menjadi resep berikutnya yang kamu coba di rumah.



















