Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Trik Membuat Hazelnut Chocolate Cake ala Bistro Eropa, Lembut Elegan

ilustrasi hazelnut chocolate cake
ilustrasi hazelnut chocolate cake (freepik.com/freepik)
Intinya sih...
  • Gunakan hazelnut sangrai untuk aroma lebih kuat
  • Pilih dark chocolate berkualitas tinggi
  • Kocok telur dan gula hingga benar-benar mengembang
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah mencicipi hazelnut chocolate cake di bistro Eropa yang rasanya lembut, kaya cokelat, dan aromanya begitu menggoda? Kue ini memang terlihat sederhana, tapi punya cita rasa yang terasa mahal sejak suapan pertama. Kalau kamu ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, ada beberapa trik penting yang wajib diketahui.

Tenang saja, kamu tidak perlu alat profesional atau bahan yang sulit dicari. Dengan teknik yang tepat, hazelnut chocolate cake ala bistro Eropa bisa kamu hadirkan dari dapur sendiri. Yuk, simak lima trik berikut agar hasil kue buatanmu tampil elegan dan rasanya maksimal.

1. Gunakan hazelnut sangrai untuk aroma lebih kuat

ilustrasi hazelnut
ilustrasi hazelnut (commons.wikimedia.org/Agnieszka Kwiecień (Nova))

Hazelnut sangrai adalah kunci utama aroma khas cake ala bistro Eropa. Proses sangrai membantu mengeluarkan minyak alami kacang sehingga wanginya lebih tajam dan menggoda. Hasilnya, cake akan terasa lebih kaya meski tanpa tambahan perisa buatan.

Pastikan hazelnut disangrai hingga kulit arinya mudah terkelupas. Setelah itu, cincang atau giling sesuai kebutuhan agar teksturnya menyatu dengan adonan. Trik ini membuat rasa hazelnut lebih dominan dan tidak tenggelam oleh cokelat.

2. Pilih dark chocolate berkualitas tinggi

ilustrasi dark chocolate
ilustrasi dark chocolate (pixabay.com/ulleo)

Cokelat adalah bintang utama dalam hazelnut chocolate cake, jadi kualitasnya tidak boleh asal. Gunakan dark chocolate dengan kadar kakao minimal 60 persen untuk rasa yang intens dan seimbang. Cokelat berkualitas akan memberikan aftertaste khas ala dessert Eropa.

Lelehkan cokelat dengan teknik double boiler agar teksturnya halus dan tidak gosong. Jangan mencampurkannya saat masih terlalu panas supaya adonan tetap stabil. Dengan cara ini, rasa cokelat akan menyatu sempurna tanpa pahit berlebih.

3. Kocok telur dan gula hingga benar-benar mengembang

ilustrasi mengocok telur dan gula
ilustrasi mengocok telur dan gula (pexels.com/Taryn Elliott)

Tekstur lembut khas cake bistro berasal dari adonan yang mengembang sempurna. Kocok telur dan gula hingga pucat, kental, dan membentuk pita saat diangkat. Tahap ini membantu memasukkan udara yang cukup ke dalam adonan.

Gunakan kecepatan sedang agar adonan tidak overmix. Jika terlalu lama dikocok, struktur cake bisa rapuh setelah dipanggang. Konsistensi yang tepat akan menghasilkan cake yang moist dan ringan saat disantap.

4. Campur bahan kering dengan teknik lipat

ilustrasi mengaduk adonan dengan teknik folding
ilustrasi mengaduk adonan dengan teknik folding (pexels.com/Los Muertos Crew)

Teknik mencampur adonan juga sangat menentukan hasil akhir cake. Saat memasukkan tepung dan hazelnut bubuk, gunakan teknik lipat secara perlahan. Cara ini menjaga udara dalam adonan tetap terperangkap.

Hindari mengaduk terlalu kuat karena bisa membuat cake bantat. Gunakan spatula dan gerakan memutar dari bawah ke atas. Teknik sederhana ini sering dipakai di dapur profesional Eropa.

5. Panggang dengan suhu stabil dan waktu yang tepat

ilustrasi oven
ilustrasi oven (pixabay.com/IdaT)

Hazelnut chocolate cake ala bistro Eropa dipanggang dengan suhu stabil agar matang merata. Gunakan suhu sekitar 170–175 derajat Celsius untuk hasil terbaik. Suhu yang terlalu tinggi bisa membuat bagian luar cepat kering sementara dalamnya belum matang.

Jangan sering membuka oven selama proses memanggang. Biarkan cake mengembang dan set dengan sempurna di dalam oven. Setelah matang, dinginkan cake sebelum dipotong agar teksturnya tetap cantik.

Kalau kamu ingin sensasi dessert ala kafe Eropa tanpa harus keluar rumah, hazelnut chocolate cake ini layak jadi menu andalan. Sajikan dengan taburan gula halus atau sedikit whipped cream, dan biarkan aromanya jadi pusat perhatian di meja makan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Membuat Kue Basah yang Tahan Lama tanpa Bahan Pengawet

13 Jan 2026, 22:12 WIBFood