Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Botol PET Bisa Dipakai Berapa Kali?

Apakah Botol PET Bisa Dipakai Berapa Kali?
ilustrasi botol plastik (unsplash.com/Arnepi Stocker)

Siapa yang suka menyimpan botol minuman ataupun jus di rumah untuk digunakan lagi, nih? Kebiasaan ini sebenarnya sangat umum ditemui di masyarakat Indonesia karena dinilai lebih hemat pengeluaran. Terlebih, di tengah harga plastik yang melambung tinggi belakangan ini.

Kebanyakan botol yang dipakai untuk minuman atau jus ini adalah PET (Polyethylene Terephthalate) atau sejenis wadah plastik dengan kode daur ulang #1. Lalu, apakah botol PET ini dapat digunakan berkali-kali? Yuk, cari tahu melalui informasi selengkapnya berikut ini.

1. Apakah itu botol PET?

ilustrasi botol plastik
ilustrasi botol plastik (unsplash.com/Jonathan Chng)

PET merupakan singkatan dari Polyethylene Terephthalate, sejenis plastik yang serbaguna dan canggih. Karena harganya dinilai lebih terjangkau dan masih dalam batas aman, plastik sering kali digunakan sebagai wadah untuk berbagai jenis minuman ringan hingga jus kemasan. Karena itu, kemudian terdapat istilah botol PET di masyarakat.

Selain dijadikan botol, PET banyak disulap menjadi aneka produk rumah tangga yang fungsional seperti stoples, bak, hingga nampan, yang diberi label dengan kode #1 pada barang. PET juga terkadang disebut poliester karena terbuat dari mono-etilena glikol (MEG) dan asam tereftalat murni (PTA) yang berasal dari minyak mentah dan gas alam.

Kedua turunan minyak mentah ini kemudian direaksikan dalam kondisi terkontrol untuk membentuk polimer dan diekstrusi melalui pelat cetakan. Bahan tersebut sangat populer di pasaran karena kuat, transparan, ringan, dan aman untuk makanan maupun minuman. Selain itu, PET juga bagus untuk kelangsungan lingkungan sesuai dengan makna kode #1.

2. Apakah botol PET aman dipakai?

ilustrasi botol plastik
ilustrasi botol plastik (unsplash.com/Killari Hotaru)

Meski terkesan ekonomis, botol PET (Polyethylene Terephthalate) sangat terjamin. Jenis platik tersebut dinyatakan aman untuk sekali pakai dalam kemasan minuman, jus, hingga makanan oleh badan pengawas internasional, seperti FDA (Food and Drug Administration) dan EFSA (European Food Safety Authority) lho.

Selain itu, botol PET tidak mengandung bisphenol A (BPA) yang paling sering digunakan untuk membuat wadah kaku dan perangkat elektronik. Karena itu, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam pemakaian botol PET sebagai wadah minuman jus. Asalkan, tetap memperhatikan kode #1 yang ditentukan untuk jenis plastik tersebut.

Dilansir dari British Plastics Federation, semua botol PET juga dapat didaur ulang yang menjadi kabar baik untuk lingkungan. Langkah ini pastinya harus terus dilakukan untuk mengurangi sampah plastik, menghemat energi, dan meminimalkan penggunaan bahan baku mentah (minyak bumi) seiring dengan produk minuman yang semakin beragam.

3. Botol PET bisa dipakai berapa kali?

ilustrasi botol plastik
ilustrasi botol plastik (unsplash.com/Yu)

Sebagai plastik dengan kode #1, botol PET (Polyethylene Terephthalate) hanya bisa dipakai satu kali saja. Sangat tidak disarankan untuk menggunakannya kembali karena dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri di celah-celah yang sulit dibersihkan.

Tak hanya itu, saat digunakan berulang-ulang, bahaya bahan botol PET larut ke dalam isinya juga sangat tinggi yang bisa memicu berbagai penyakit, seperti liver hingga kanker. Apabila akan dipakai lebih dari sekali, sebaiknya hindari cairan atau air yang panas.

Botol PET memang sengaja dirancang untuk sekali pakai. Hal ini terlihat dari beratnya yang ringan, tetapi cukup kokoh. Saat dipakai berulang, maka risiko kemasan rusak karena benturan pun akan terjadi yang membuat fungsi kemasan untuk melindungi produk menurun. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

Satu Spatula untuk Semua Masakan Ternyata Berbahaya, Ini Penjelasannya

09 Apr 2026, 19:15 WIBFood