Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Cara Memilih Manggis yang Matang Sempurna, Gak Bakal Zonk!

7 Cara Memilih Manggis yang Matang Sempurna, Gak Bakal Zonk!
ilustrasi buah manggis yang segar (pexels.com/Chinh Le Duc)
Intinya Sih
  • Artikel membahas tujuh langkah praktis memilih manggis matang sempurna agar pembeli tidak kecewa dengan buah yang keras, hambar, atau busuk.
  • Tips utama meliputi mengecek kelopak bawah, menekan kulit untuk memastikan tekstur empuk, memperhatikan warna ungu pekat, serta memastikan tangkai masih hijau segar.
  • Pembaca diingatkan menghindari manggis dengan bercak getah kuning atau jamur karena menandakan kualitas buruk dan bisa memengaruhi rasa buah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lagi enak-enaknya membayangkan rasa manis dan asam yang segar, eh, pas dibuka malah dapat buah manggis yang keras. Kejadian begini sering bikin bad mood mendadak pas lagi belanja buah di pasar atau supermarket. Padahal, kalau kamu tahu cara memilih buah manggis yang matang sempurna, drama salah pilih buah yang rasanya hambar atau busuk itu gak perlu terjadi lagi.

Masalahnya, kalau kamu asal ambil tanpa memperhatikan detail kecil, uang jajanmu bakal terbuang sia-sia, cuma mendapatkan zonk saja. Manggis gak berkualitas biasanya punya tekstur keras kayak batu atau justru sudah terlalu benyek karena terlalu lama disimpan. Begini cara memilih manggis yang matang sempurna biar rasanya manis dan gak zonk.

1. Lihat kelopak di bagian bawah buahnya

ilustrasi cek kelopak bagian bawah buahnya
ilustrasi cek kelopak bagian bawah buahnya (pixabay.com/ignartonosbg)

Tahukah kamu kalau manggis itu punya "fitur" rahasia untuk mengintip isinya tanpa perlu dikupas? Coba kamu balik buahnya dan perhatikan kelopak yang berbentuk seperti bunga di bagian bawah. Jumlah kelopak ini secara ajaib menunjukkan jumlah siung atau potongan buah yang ada di dalam manggis tersebut.

Kalau kamu suka manggis yang isinya banyak dan kecil-kecil tanpa biji besar, pilihlah yang jumlah kelopaknya banyak. Cara ini simpel banget buat dipraktikkan dan dijamin tingkat akurasinya tinggi layaknya ramalan cuaca yang lagi akurat. Jadi, kamu gak perlu lagi menebak-nebak buah manggis ini isinya cuma sedikit atau malah banyak bijinya, deh.

2. Coba tekan kulitnya pelan-pelan

ilustrasi buah manggis
ilustrasi buah manggis (pixabay.com/Pixabay)

Langkah selanjutnya yang paling krusial adalah melakukan tes tekanan pada bagian kulit manggis. Manggis yang sudah matang sempurna biasanya punya kulit yang terasa empuk dan kenyal saat kamu menekan dengan jari. Kalau teksturnya terasa lembut dan mudah ditekan, itu berarti daging buah di dalamnya sudah siap untuk kamu santap.

Jangan sesekali membeli manggis yang kulitnya terasa keras karena menandakan kalau buah tersebut sudah terlalu lama dipetik atau terkena infeksi getah kuning di dalamnya. Ingat, tekan pelan-pelan saja agar tak merusak tekstur buahnya dan membuat penjualnya jadi sebal karena buahnya benyek, ya.


3. Perhatikan warna kulit yang ungu pekat

ilustrasi pilih buah manggis dengan kulit berwarna ungu pekat
ilustrasi pilih buah manggis dengan kulit berwarna ungu pekat (pexels.com/Raf Enriquez)

Warna kulit menjadi indikator paling visual yang bisa kamu lihat langsung tanpa perlu banyak mikir. Pilihlah manggis yang kulitnya sudah berwarna ungu tua pekat atau cenderung ke arah hitam mengkilap. Warna yang gelap ini menandakan kalau kandungan gula alami dalam manggis sudah maksimal dan siap memanjakan lidah kamu.

Hindari manggis yang warnanya masih kemerahan atau bahkan hijau jika kamu ingin langsung memakannya hari ini juga. Meskipun terlihat estetik dan "segar", manggis yang warnanya masih muda biasanya punya rasa yang sangat asam dan belum cukup manis, lho. Kamu harus sabar menunggu beberapa hari lagi kalau nekat membeli manggis yang warnanya masih terang benderang, ya.


4. Rasakan berat buahnya saat digenggam

ilustrasi buah manggis
ilustrasi buah manggis (pexels.com/Skyler Ewing)

Saat sedang memilih di antara tumpukan buah, cobalah untuk membandingkan berat satu buah dengan buah lainnya yang ukurannya sama. Manggis yang terasa lebih berat biasanya mengandung lebih banyak air dan daging buah yang lebih padat. Ini sangat ampuh untuk memastikan kamu dapet buah yang juicy dan gak kering di dalam, lho.

Manggis yang terasa ringan meski ukurannya besar biasanya sudah kehilangan kelembapannya atau isinya sudah mulai menyusut. Jangan sampai kamu tertipu dengan ukuran yang jumbo, tapi pas diangkat rasanya enteng. Fokuslah pada kualitas kepadatan buah agar setiap gigitannya terasa memuaskan dan penuh dengan sari buah yang segar.


5. Cek kondisi tangkai buah yang masih segar

ilustrasi pilihlah tangkai buah manggis yang masih hijau atau segar
ilustrasi pilihlah tangkai buah manggis yang masih hijau atau segar (pexels.com/Anna Tukhfatullina Food Photographer/Stylist)

Bagian terakhir yang gak boleh luput dari pandangan mata kamu adalah kondisi tangkai. Tangkai manggis yang masih berwarna hijau segar menandakan bahwa buah tersebut baru saja dipetik dari pohonnya. Semakin segar tangkainya, semakin kecil kemungkinan buah tersebut sudah disimpan terlalu lama di dalam gudang yang pengap.

Kalau kamu melihat tangkai manggis yang sudah berwarna cokelat kering atau bahkan sudah lepas, sebaiknya cari buah yang lain saja. Kondisi tangkai yang layu mencerminkan kualitas kesegaran daging buah yang mungkin sudah mulai menurun atau rasanya sudah berubah. Jadi, pastikan "mahkota" hijau ini tetap ada agar kamu mendapatkan pengalaman makan buah yang benar-benar berkualitas tinggi.


6. Hindari buah yang ada bercak getah kuningnya

ilustrasi pilihlah buah manggis yang putih
ilustrasi pilihlah buah manggis yang putih (pexels.com/Sóc Năng Động)

Coba cek lagi permukaan kulitnya secara detail. Apakah ada bercak kuning kering yang menempel di sana? Bercak ini bukan sekadar kotoran biasa, melainkan getah kuning yang keluar karena buahnya mungkin pernah jatuh atau terbentur saat proses distribusi. Kalau kamu tetap nekat membelinya, kemungkinan besar daging buah di dalamnya juga bakal kena tetesan getah yang rasanya pahit banget dan lengket di gigi.

Rasanya pasti gak enak kalau momen makan buah yang seharusnya nikmat malah berubah jadi pahit di lidah gara-gara salah pilih. Ini adalah salah satu cara memilih buah manggis yang matang sempurna yang sering dilupakan orang karena dianggap sepele atau sekadar hiasan kulit. Jadi, daripada menyesal belakangan, mending kamu cari buah yang kulitnya benar-benar bersih dari bercak kuning yang mengganggu estetika dan rasa itu, deh!


7. Pastikan kulitnya mulus dan bebas jamur

ilustrasi kulit manggis mulus dan bebas jamur
ilustrasi kulit manggis mulus dan bebas jamur (pexels.com/Skyler Ewing)

Terakhir, jangan lupa perhatikan apakah ada serbuk putih seperti bedak atau jamur hitam di sela-sela kelopak maupun tangkainya. Serbuk putih biasanya menandakan kalau buah tersebut sudah terlalu lama disimpan di tempat yang lembap atau stok lama. Manggis yang baru dipetik seharusnya punya tampilan bersih dan gak bikin kamu ragu buat memegangnya karena takut kotor atau gatal.

Meskipun harganya mungkin terlihat lebih murah dan menggiurkan, manggis yang sudah berjamur itu gak layak buat masuk ke keranjang belanjaan kamu. Kamu berhak mendapatkan kualitas terbaik untuk asupan vitamin harianmu agar badan tetap fit dan suasana hati makin ceria setiap harinya. Memilih manggis yang mulus adalah investasi kecil buat kebahagiaan perut kamu tanpa perlu drama nemu isi buah yang busuk.

Itulah tujuh langkah praktis tentang cara memilih buah manggis yang matang sempurna agar kamu gak kecewa lagi saat belanja. Dengan memperhatikan detail mulai dari kelopak bawah sampai kesegaran tangkainya, kamu pasti bisa mendapatkan manggis yang manis dan juicy. Yuk, mulai lebih teliti saat memilih buah supaya sesi camilan sehat kamu jadi lebih seru dan bebas dari zonk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More