5 Cara Menyimpan Udang di Freezer agar Tetap Segar saat Dimasak

Siapa yang suka sekali makan udang, nih? Agar lebih praktis dan mudah saat akan memasak hidangan tersebut di rumah, kamu harus memiliki stok yang cukup di freezer. Tak hanya itu, cara penyimpanan yang tepat juga dapat membuat udang tahan berbulan-bulan, lho.
Bahkan, udang mentah yang dibekukan dengan benar akan tetap awet hingga 3—6 bulan. Karenanya, penting untuk mengetahui rahasia agar jenis makanan laut tersebut tidak bau dan kualitasnya terjaga. Berikut sederet cara menyimpan udang di freezer untuk stok di rumah. Kamu bisa memakainya lagi dalam keadaan tetap segar, deh!
1. Cuci udang sebelum dimasukkan ke freezer

Kunci dari udang yang kualitasnya tetap terjaga saat disimpan di freezer adalah memilih yang segar dan masih beraroma laut. Selain itu, mata udang harus bening dan tekstur dagingnya tetap elastis saat ditekan. Jangan membeli udang yang terlihat berlendir atau berubah warna.
Setelah itu, cuci udang dengan air mengalir untuk membuang kotoran sampai benar-benar bersih. Buang bagian kepala udang, tetapi biarkan kulit ataupun cangkangnya. Sebelum dimasukkan ke freezer, keringkan menggunakan tisu dapur hingga kesat saat disentuh.
2. Bekukan udang dengan teknik flash freezer

Jika hanya akan disimpan sementara di freezer, susun udang dalam satu lapis pada nampan yang datar. Bekukan udang hingga benar-benar keras selama sekitar 1—2 jam. Pastikan untuk tidak terlalu sering membuka-tutup kulkas agar suhunya tetap terjaga.
Setelah itu, pindahkan udang ke dalam plastik klip atau wadah seal karet dan kedap udara. Masukkan kembali ke freezer. Cara penyimpanan seperti ini memudahkanmu saat akan mengolah atau memasak udang kapan pun untuk menu buka puasa dan sahur, lho.
3. Vakum sealing udang sebelum ditaruh di freezer

Kalau ingin menjadikan udang sebagai stok untuk jangka panjang, vakum sealing adalah opsi terbaik. Cara ini dapat mengurangi kontak dengan udara dan memperlambat oksidasi selama disimpan di freezer, sehingga akan tahan selama berbulan-bulan.
Namun, jika tidak memiliki mesin vakum sealing, kamu bisa memasukkan udang ke dalam plastik klip atau stoples plastik dengan seal karet yang rapat. Sebelum ditutup, pastikan kamu telah mengeluarkan udaranya sebanyak mungkin.
4. Bagi udang ke dalam beberapa wadah di freezer

Kesalahan yang sering dilakukan saat menyimpan udang di freezer adalah menaruhnya di dalam satu wadah. Terlebih, saat dikeluarkan dari kulkas tetapi semua stok tidak langsung dimasak. Cara ini justru akan membuat udang cepat busuk dan tidak tahan lama karena perubahan suhu yang mendadak secara terus-menerus.
Sebaiknya, bagi udang ke dalam beberapa porsi atau wadah kecil sesuai kebutuhan masak. Ini akan mencegahmu untuk mencairkan seluruh stok saat hanya butuh sebagian kecil saja.
5. Beri label agar lebih mudah memantau masa simpan di freezer

Kunci dari manajemen stok yang teratur adalah memberikan label pada wadah udang yang disimpan di freezer. Kebanyakan orang sering lupa menuliskan tanggal pada kemasannya, padahal cara ini dapat memudahkanmu untuk memantau masa simpan, lho.
Selain itu, terapkan aturan First In, First Out (FIFO), di mana udang yang pertama kali masuk di freezer juga harus menjadi yang pertama keluar. Prinsip ini guna memastikan stok lama diolah terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan dan menjaga kualitas konsumsi. Jangan sampai keliru, ya!


















