ilustrasi makanan food combining (pexels.com/olia danilevich)
Tidak ada yang dilarang dalam diet fleksitarian. Intinya adalah memperbanyak makanan nabati dan mengurangi daging. Seorang fleksitarian tingkat menengah mengonsumsi 9-14 kali makan tanpa daging setiap minggu, sementara seorang fleksitarian tingkat lanjut mengonsumsi 15 kali atau lebih makanan tanpa daging setiap minggu.
Beberapa makanan yang direkomendasikan untuk diet fleksitarian, antara lain:
Buah-buahan dan sayuran
Kacang-kacangan, tahu, bunci, lentil.
Beras merah
Oat
Quinoa
Jelai
Susus nabati
Minyak, rempah-rempah dan bumbu.
Sementara itu, beberapa makanan yang sebaiknya dikurangi adalah daging sapi, ayam, kalkun, ikan, dan makanan laut lainnya seperti salmon, nila, udang, makanan manis dan makanan olahan tinggi, serta telur dan produk susu.
Kalau kamu masih bingung mau makan apa untuk sarapan, makan siang, camilan, dan makan malam. Berikut adalah contoh menu makan yang bisa kamu terapkan agar tidak bosan.
Sarapan ala fleksitarian
Oatmeal dengan buah dan kacang-kacangan
Roti panggang alpukat di atas roti gandum utuh
Smoothie bowl dengan buah dan sayur
Makan siang ala fleksitarian
Camilan ala fleksitarian
Makan malam ala fleksitarian
Diet fleksitarian adalah perpaduan antara vegan sepenuhnya dan vegetarian dengan kemampuan untuk menikmati produk hewani sesekali. Sebelum memulai diet ini, sebaiknya pahami tiga tahapan dasar, ketahui manfaat dan risiko, serta daftar makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi selama diet fleksitarian.
Referensi
Cleveland Clinic. What Is the Flexitarian Diet? Diakses pada Mei 2026.
Healthline. The Flexitarian Diet: A Detailed Beginner's Guide. Diakses pada Mei 2026.
WebMD. The Flexitarian Diet - Less Meat and Weight Loss? Diakses pada Mei 2026.
NutritionFacts. The Benefits of a Flexitarian Diet. Diakses pada Mei 2026.
News Medical. The Flexitarian Diet: A Flexible Path to Better Health. Diakses pada Mei 2026.