Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Indomie Goreng Cabe Ijo Hadir Lagi, Rasanya Lebih Pedas dan Gurih
Potret Indomie Goreng Cabe Ijo (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Ada kabar menarik untuk para Indomie Lovers, khususnya buat kamu yang menyukai sensasi pedas. Kali ini, Indomie menghadirkan kembali salah satu varian yang paling dirindukan, yakni Indomie Goreng Cabe Ijo.

Indomie Goreng Cabe Ijo merupakan salah satu varian ikonik yang selama ini banyak dicari para penggemarnya. Kini, varian tersebut kembali hadir dengan cita rasa yang lebih berani dan menggunakan cabai hijau asli.

Bagi banyak pencinta Indomie Goreng, Indomie Goreng Cabe Ijo bukan sekadar mi instan pedas biasa. Karakter rasa pedas dan gurih khas cabai hijau membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati para penikmatnya.

Kehadiran kembali varian ini tentu menjadi angin segar sekaligus pilihan baru bagi para Indomie Lovers. Penasaran seperti apa pembaharuannya? Simak informasi selengkapnya berikut ini!

1. Hadir kembali atas permintaan Indomie Lovers

Press conference Indomie Goreng Cabe Ijo, Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Kembalinya Indomie Goreng Cabe Ijo dilakukan untuk memenuhi permintaan para Indomie Lovers yang sangat merindukan varian ini. Meski hadir dengan pembaruan rasa, Indomie Goreng Cabe Ijo tetap mempertahankan cabai hijau asli sebagai ciri khas utamanya.

"Kini Indomie hadir lebih berani dengan rasa yang lebih pedas dan lebih gurih untuk menjawab selera konsumen yang terus berkembang," ujar Julia Atman, General Manager Marketing, Noodle Division, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., dalam press conference Indomie Goreng Cabe Ijo di Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, kehadiran kembali varian ini merupakan bagian dari komitmen Indomie untuk terus menghadirkan inovasi yang lahir dari preferensi dan antusiasme konsumen. Mereka berharap Indomie Goreng Cabe Ijo dapat memuaskan kerinduan para penggemarnya terhadap cita rasa pedas gurih khas cabe ijo. Selain itu, mereka juga menghadirkan keseruan baru dalam menikmati mi instan favorit.

2. Rasanya lebih pedas dan gurih

Potret Indomie Goreng Cabe Ijo (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Melalui versi terbaru ini, cabai hijau asli dari kekayaan alam Indonesia dipadukan dengan racikan bumbu yang telah disempurnakan. Hasilnya adalah rasa yang lebih mantap, aroma yang lebih menggoda, serta warna khas cabe ijo alami yang semakin menggugah selera.

Saat kami mencobanya secara langsung, sensasi pedasnya memang terasa lebih kuat dibandingkan sebelumnya, bahkan sejak suapan pertama. Aroma cabe ijonya pun lebih terasa saat mi baru disajikan. Hal ini memberikan pengalaman makan yang lebih kaya dan menggugah selera.

3. Menghadirkan versi jumbo

Potret Indomie Goreng Cabe Ijo (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Selain menghadirkan pengalaman rasa yang lebih seru, Indomie Goreng Cabe Ijo juga kini tersedia dalam kemasan jumbo. Porsi yang lebih besar ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang beragam, terutama bagi mereka yang membutuhkan asupan lebih mengenyangkan di tengah aktivitas yang padat.

Seluruh produk Indomie, termasuk Indomie Goreng Cabe Ijo, diproduksi sesuai standar keamanan pangan yang telah ditetapkan Badan POM RI. Produk ini juga memenuhi Codex Standard for Instant Noodles, serta telah mengantongi sertifikasi SNI dan Halal.

4. Menggunakan cabai hijau asli

Press conference Indomie Goreng Cabe Ijo, Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Cabai hijau memiliki tempat yang khas dalam khazanah kuliner Nusantara. Karakter rasanya yang segar, gurih, dan kaya aroma menjadikannya elemen penting dalam berbagai hidangan tradisional maupun masakan rumahan. Kehadirannya merepresentasikan budaya makan masyarakat yang menghargai keseimbangan antara rasa pedas, gurih, dan kesegaran alami bahan pangan.

Seiring perkembangan zaman, cita rasa cabai hijau terus berevolusi dari warisan kuliner tradisional menjadi inspirasi berbagai kreasi kuliner modern, mulai dari menu restoran, camilan, hingga produk makanan populer yang digemari generasi muda. Perpaduan antara akar budaya yang kuat dan relevansinya dengan tren kuliner masa kini menjadikan cabai hijau sebagai salah satu simbol cita rasa autentik Nusantara.

Chef, Content Creator, dan FnB Consultant, Ade Koerniawan, menjelaskan bahwa karakter cabai hijau berbeda dari jenis cabai lainnya. "Ada wangi, greenes, lemonish-nya, jadi pedasnya bukan karakter utama, hanya shadowing dan ada aromatiknya," ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam dunia chef, rasa pedas tidak selalu menjadi fokus utama. "Di dunia chef gak merekomendasikan makanan pedas, karena pedas itu bukan bagian dari rasa. Jadi, pedas itu dibutuhkan untuk mengawinkan rasa aja, jadi level up," jelasnya.

Menurut Ade, kandungan klorofil yang tinggi pada cabai hijau juga memberikan warna yang lebih cerah dan menarik pada hidangan. "Cabai hijau itu tinggi klorofil, warna itu yang membuat Indomie ini lebih bright, akan langsung keluar. Inilah hebatnya Indomie dalam mengembangkan suatu produk. Bisa dikreasikan menjadi martabak telur isi Indomie Cabe Ijo, atau dikreasikan dengan protein dan sayuran," kata Chef Ade.

Kembalinya Indomie Goreng Cabe Ijo dengan rasa yang lebih pedas dan gurih menjadi kabar gembira bagi para penggemarnya. Dengan mempertahankan karakter khas cabai hijau asli, sekaligus menghadirkan inovasi rasa dan pilihan kemasan jumbo, varian ini siap memberikan pengalaman makan yang lebih seru.

Editorial Team

Related Article