4 Jenis Ikan yang Sering Disajikan saat Imlek, Enak Semua!

- Ikan bandeng melambangkan kemakmuran dan rezeki yang tak henti-henti, semakin besar ukurannya semakin besar keberuntungan yang diharapkan.
- Ikan mas direkomendasikan karena bagian pertama dari ikan mas terdengar seperti kata jí yang berarti keberuntungan atau nasib baik.
- Ikan lele direkomendasikan untuk sajian Imlek karena pelafalannya terdengar mirip dengan kalimat nián nián yǒu yú (setiap tahun ada sisa/kelimpahan).
Dalam tradisi Imlek, menyajikan ikan adalah sebuah keharusan. Menurut budaya Tionghoa, ikan dikaitkan dengan simbol kelimpahan atau kelebihan. Sebab, kata ikan dalam bahasa Mandarin, yú (鱼), terdengar sama dengan kata yú (余) yang berarti kelebihan atau kelimpahan.
Namun, tidak sembarang ikan bisa disajikan untuk hidangan saat Imlek, lho. Supaya gak salah menghidangkan, ini empat jenis ikan yang paling direkomendasikan untuk Imlek beserta maknanya.
1. Ikan bandeng

Khusus di Indonesia, ikan bandeng adalah primadona saat Imlek. Tubuh panjang dan sisiknya yang mengkilap melambangkan kemakmuran serta rezeki yang tak henti-henti alias mengalir.
Konon, semakin besar ukuran ikan bandeng untuk sajian Imlek, semakin besar pula keberuntungan yang diharapkan atau didapatkan, lho. Tak selalu diidentikan dengan kemakmuran saja!
Menyajikan maupun membawa hantaran berupa ikan bandeng saat Imlek juga dijadikan sebagai penghormatan kepada anggota keluarga yang usianya lebih tua. Sebaliknya, jika tidak membawakan atau menyajikan ikan bandeng disama artikan dengan kurang memiliki liangsim atau rasa hormat.
2. Ikan karper atau ikan mas

Meskipun ikan bandeng jadi primadona saat Imlek, ikan mas bisa jadi alternatif lain atau makanan tambahan untuk hidangan Imlek, lho. Dalam bahasa Mandarin, bagian pertama dari ikan mas (jìyú) terdengar seperti kata jí yang berarti keberuntungan atau nasib baik.
Warna ikan mas juga melambangkan emas atau sebuah keberuntungan. Maka dari itu, ikan mas direkomendasikan sekali untuk jadi sajian imlek. Terlebih, ikan ini bisa diolah menjadi hidangan lezat apa pun, lho!
3. Ikan gurami
Tidak cuma bisa diolah menjadi sajian nikmat, ikan gurami juga menjadi ikan yang direkomendasikan untuk sajian Imlek. Sebab, dagingnya terbilang tebal, sehingga saat dimasak menjadi sangat nikmat.
Dalam bahasa Mandarin, lǐyú (ikan karper lumpur) terdengar seperti lǐ yang berarti hadiah. Jadi, memakan ikan pada saat perayaan Imlek melambangkan harapan akan datangnya berkah atau hadiah tak terduga.
4. Ikan lele

Sebagian orang sedikit keki dengan keberadaan ikan lele, karena menilik riwayatnya. Ikan lele diidentikkan dengan ikan yang makan makanan sisa pencernaan manusia. Namun, tidak semua, ya! Ikan lele yang dibudidaya umpannya berupa pellet atau makanan khusus ikan tersebut.
Ikan lele termasuk ikan yang paling direkomendasikan untuk sajian Imlek. Nama ikan lele sendiri dalam bahasa Mandarin yaitu niányú. Pelafalan tersebut terdengar mirip dengan kalimat nián nián yǒu yú (setiap tahun ada sisa/kelimpahan). Karena itu, mengonsumsi ikan lele saat Imlek dikaitkan dengan doa agar setiap tahun selalu memiliki rezeki lebih dari cukup hingga kemakmuran.
Konon agar mendapatkan hoki saat Imlek, ikan wajib disajikan secara utuh atau lengkap dari kepala sampai ekornya. Hal tersebut melambangkan awal dan akhir yang baik sepanjang tahun.
Tak cuma itu, jangan habiskan ikan pada malam tahun baru Imlek. Biarkan tersisa dan dikonsumsi kembali di hari berikutnya. Sebab, ikan yang tersisa semalam dan dibiarkan dimakan keesokan harinya dianggap sebagai rezeki yang bersisa untuk masa depan serta simbol kelimpahan.
















