7 Keju yang Cocok untuk Cheese Platter, Rasanya Unik dan Beragam!

- Cheese platter makin populer di Indonesia sebagai camilan terjangkau untuk kumpul, menikmati wine, atau movie night, dengan keseimbangan rasa, tekstur, dan aroma sebagai kunci.
- Brie, camembert, cheddar tua, dan gouda menawarkan karakter dari lembut-creamy hingga gurih tajam, serta cocok dipadukan dengan buah, roti, cracker, kacang, dan daging olahan.
- Blue cheese, parmesan, dan burrata menambah pilihan rasa berani, nutty, hingga creamy; platter dapat dilengkapi madu, selai, buah segar, kacang, dan roti untuk kombinasi lebih kaya.
Belakangan ini, sajian cheese platter semakin populer di Indonesia setelah banyak kafe, restoran, hingga supermarket menawarkan sajian ini dengan harga yang lebih terjangkau. Tak lagi identik dengan hidangan mewah, cheese platter kini menjadi pilihan camilan saat berkumpul bersama teman, menikmati wine, atau sekadar movie night di rumah.
Bisa disajikan secara mewah maupun sederhana, kunci kelezatan cheese platter terletak pada perpaduan jenis keju yang mampu menghadirkan rasa, tekstur, serta aroma yang seimbang. Jika kamu berniat menyajikan cheese platter, berikut beberapa jenis keju yang paling cocok dijadikan sebagai isiannya. Kombinasikan beberapa jenis sekaligus, agar pengalaman menikmati cheese platter semakin beragam.
1. Brie
Brie menjadi salah satu keju yang hampir selalu ada dalam cheese platter. Keju asal Prancis ini teksturnya sangat lembut dengan bagian dalam yang creamy, sedangkan kulit luarnya berwarna putih dan dapat disantap langsung.
Rasanya cenderung ringan, sedikit gurih, dengan aroma yang tidak terlalu tajam, sehingga cocok untuk pemula yang baru mulai mencoba berbagai jenis keju. Keju brie juga sangat nikmat dipadukan dengan biskuit tawar, irisan apel, anggur, pir, madu, atau selai buah.
2. Camembert

Potret keju camembert (pexels.com/Laker) Sekilas camembert memang terlihat seperti keju brie, tetapi karakter rasanya lebih kompleks. Teksturnya tetap lembut, tetapi aromanya lebih kuat dan rasa yang sedikit lebih earthy. Keju ini cocok dipadukan dengan roti artisan, kacang-kacangan panggang, buah ara, hingga madu. Kalau kamu ingin cheese platter terasa lebih autentik, camembert bisa menjadi salah satu pilihan utama.
3. Cheddar tua
Tidak semua cheese platter harus berisi keju mahal. Cheddar tua atau aged cheddar juga menjadi favorit karena rasanya gurih, sedikit tajam, dan memiliki tekstur yang lebih padat dibandingkan keju lunak. Semakin lama proses pematangannya, rasa cheddar akan semakin kompleks. Keju ini cocok disantap bersama salami, smoked beef, anggur merah, apel hijau, maupun cracker yang renyah.
4. Gouda

Potret keju gouda (pexels.com/Najm Shihabi) Gouda berasal dari Belanda dan terkenal karena cita rasanya yang lembut dengan sentuhan manis alami. Saat masih muda, teksturnya halus dan mudah dipotong. Sementara itu, gouda yang sudah matang memiliki rasa karamel ringan, serta tekstur yang sedikit lebih keras.
Keju ini cocok dipadukan dengan buah anggur, kacang almond, kurma, hingga potongan roti sourdough. Karakternya yang ringan membuat gouda mudah dipadukan dengan berbagai pelengkap.
5. Blue cheese
Kalau kamu ingin menghadirkan variasi rasa yang lebih berani, tambahkan blue cheese ke dalam cheese platter. Keju ini memiliki guratan jamur berwarna biru atau hijau yang menjadi ciri khasnya. Rasanya tajam, asin, sedikit pedas, dan aromanya cukup kuat. Alhasil, blue cheese biasanya disandingkan dengan madu, buah pir, buah ara, atau walnut, agar rasa gurihnya menjadi lebih seimbang.
6. Parmesan

Potret keju parmesan (unsplash.com/Alexander Maasch) Parmesan identik sebagai taburan pasta, tetapi keju ini juga sering hadir dalam cheese platter. Teksturnya keras dan agak rapuh sehingga biasanya dipotong menjadi bongkahan kecil. Rasa gurih dan sedikit nutty membuat parmesan cocok dipadukan dengan zaitun, kacang-kacangan, cured meat, maupun anggur segar.
7. Burrata
Kalau ingin cheese platter terasa lebih mewah, burrata bisa menjadi pilihan menarik. Dari luar, tampilannya menyerupai mozzarella, tetapi bagian tengahnya berisi campuran krim dan potongan keju yang sangat lembut.
Saat dipotong, isian creamy akan mengalir keluar, sehingga memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan keju lainnya. Burrata paling nikmat disantap bersama tomat segar, basil, minyak zaitun, roti panggang, atau prosciutto.
Dengan memadukan berbagai jenis keju di atas, cheese platter akan terasa lebih seimbang di lidah. Jangan lupa lengkapi dengan buah segar, kacang-kacangan, madu, selai, cracker, serta irisan roti, agar setiap gigitan menghadirkan kombinasi rasa yang semakin kaya!

![[QUIZ] Ibarat Isian Cheese Platter, Kamu Cocoknya Jadi Ini](https://image.idntimes.com/post/20240802/food-3119425-1280-d01208b514a64a17a58bf25f5204b1ba-fc881d237a95f6ef5d4c3fedeff3b1df.jpg)


















