ilustrasi bawang bombay (pexels.com/Justus Menke)
Bawang bombay memiliki aroma yang cukup kuat dan tajam. Aroma ini berasal dari senyawa alami yang dilepaskan oleh bawang selama proses penyimpanan. Ketika disimpan di dalam kulkas, bau khas bawang bombay dapat menyebar ke berbagai bahan makanan lain yang berada di sekitarnya. Akibatnya, makanan seperti buah-buahan, susu, mentega, atau makanan siap santap bisa menyerap aroma tersebut.
Selain mengganggu rasa makanan lain, bawang bombay juga dapat menyerap bau dari bahan makanan di sekitarnya. Hal ini membuat kualitas dan kesegaran bawang menjadi berkurang. Oleh sebab itu, penyimpanan di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara baik menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kualitas bawang bombay.
Sekarang kamu sudah tahu kenapa bawang bombay tidak boleh masuk kulkas. Mulai dari membuat teksturnya menjadi lembek, memicu pertumbuhan jamur, mengubah kandungan pati menjadi gula, hingga menyebabkan aroma menyebar ke makanan lain, semuanya dapat menurunkan kualitas bawang bombay.
Agar tetap segar dan tahan lama, simpan bawang bombay di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Dengan cara penyimpanan yang tepat, kualitas bawang bombay akan tetap terjaga saat digunakan untuk berbagai masakan favoritmu.