Agar rasanya semakin kaya, kimpul dipadukan dengan kornet sapi yang praktis diolah sekaligus memberi rasa gurih pada setiap gigitan. Perkedel ini cocok dijadikan lauk pendamping nasi hangat maupun isian bekal karena tetap nikmat meski sudah tidak terlalu panas. Yuk, buat sendiri perkedel kimpul kornet di rumah!
Resep Perkedel Kimpul Kornet, Lauk Sederhana yang Gurih Mengenyangkan

Perkedel tidak selalu harus dibuat dari kentang. Di beberapa daerah, kimpul juga kerap dimanfaatkan sebagai pengganti karena memiliki tekstur yang lembut setelah dikukus dan mudah menyatu dengan berbagai bahan tambahan. Hasilnya tetap empuk di bagian dalam, tetapi memiliki cita rasa yang sedikit berbeda berkat karakter gurih alami dari umbi lokal tersebut.
Bahan Perkedel Kimpul Kornet

ilustrasi daging kornet (vecteezy.com/seksanwangjaisuk5) Bahan-bahan:
500 gram kimpul, kukus lalu haluskan
150 gram kornet sapi
2 batang daun bawang, iris tipis
2 batang seledri, iris halus
3 siung bawang putih, haluskan
4 siung bawang merah, iris tipis lalu goreng
1 butir telur
2 sdm tepung maizena
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk (opsional)
Bahan pelapis:
1 butir telur, kocok lepas
Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat Perkedel Kimpul Kornet
ilustrasi membuat perkedel kimpul kornet (commons.wikimedia.org/GRAN) Masukkan kimpul yang sudah dihaluskan ke dalam wadah, lalu tambahkan kornet sapi, bawang putih, bawang merah goreng, daun bawang, seledri, telur, tepung maizena, lada bubuk, garam, dan kaldu bubuk jika digunakan.
Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata dan adonan dapat dipulung tanpa mudah hancur.
Ambil sekitar dua sendok makan adonan, kemudian bentuk bulat pipih dengan ketebalan yang seragam agar matang merata saat digoreng.
Susun perkedel yang sudah dibentuk di atas loyang atau piring datar agar proses pelapisan lebih mudah.
Celupkan setiap perkedel ke dalam telur kocok hingga seluruh permukaannya terlapisi tipis.
Goreng dalam minyak panas menggunakan api sedang sampai kedua sisinya berubah kuning keemasan.
Angkat dan tiriskan di atas rak kawat atau saringan agar sisa minyak dapat turun dengan baik.
Sajikan perkedel kimpul kornet bersama nasi hangat, sambal, atau saus favorit.
Tips Membuat Perkedel Kimpul Kornet
ilustrasi perkedel kimpul kornet (commons.wikimedia.org/Silar) Pilih kimpul yang sudah tua karena kandungan patinya lebih tinggi sehingga adonan lebih mudah menyatu tanpa memerlukan banyak tambahan tepung.
Peras atau biarkan uap panas dari kimpul keluar terlebih dahulu setelah dihaluskan. Kadar air yang terlalu tinggi dapat membuat adonan menjadi lembek.
Sesuaikan jumlah garam setelah mencampurkan kornet karena setiap merek memiliki tingkat keasinan yang berbeda.
Iris daun bawang dan seledri dengan ukuran kecil agar lebih mudah tercampur ke dalam adonan dan tidak membuat perkedel mudah retak saat dibentuk.
Gunakan telur secukupnya untuk pelapis. Lapisan yang terlalu tebal justru dapat menutupi tekstur perkedel dan membuat permukaannya kurang menarik.
Jangan terlalu sering membalik perkedel selama menggoreng. Cukup balik sekali setelah bagian bawah kokoh agar bentuknya tetap utuh.
Jika ingin membuat stok lauk, simpan adonan yang sudah dibentuk di dalam wadah bertutup dan beri pembatas antarlapis menggunakan kertas roti agar tidak saling menempel.
Sajikan bersama acar mentimun atau irisan cabai rawit segar untuk memberikan rasa yang lebih seimbang saat menikmati perkedel.
Perkedel kimpul kornet menjadi pilihan lauk sederhana yang tetap terasa istimewa berkat perpaduan umbi lokal dan kornet sapi. Teksturnya yang lembut dipadukan dengan bagian luar yang kecokelatan membuat hidangan ini cocok disajikan kapan saja, baik untuk makan siang maupun makan malam. Kalau ingin menghadirkan variasi perkedel selain kentang, resep ini bisa menjadi inspirasi berikutnya di dapur.

















