Pernah melihat kedelai yang mengeluarkan benang-benang panjang saat diaduk? Pemandangan ini mungkin terasa sedikit aneh, apalagi kalau kamu baru pertama kali melihat natto, makanan fermentasi khas Jepang yang terkenal dengan teksturnya yang lengket dan berlendir. Meski tampilannya kurang familier bagi sebagian orang, natto justru menjadi salah satu hidangan yang cukup populer di Jepang.
Tekstur lengket dan berlendir pada natto ternyata berhubungan dengan proses fermentasi kedelai, lho. Dalam proses ini, bakteri Bacillus subtilis var. natto menghasilkan senyawa bernama poly-γ-glutamic acid (γ-PGA) yang membuat natto mengeluarkan lendir dan benang-benang lengket saat diaduk.
Nah, sebenarnya bagaimana proses fermentasi tersebut bisa membuat kedelai memiliki tekstur yang begitu unik? Ini beberapa penjelasan soal kenapa natto teksturnya lengket.