Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Makanan Praktis untuk Bekal Itikaf, Ibadah Lebih Nyaman

7 Makanan Praktis untuk Bekal Itikaf, Ibadah Lebih Nyaman
Potret bekal makanan (unsplash.com/Caroline Attwood)

Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, banyak orang mulai menjalankan itikaf di masjid. Itikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah. Kegiatan yang dilakukan biasanya berupa salat sunah, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa.

Sebagian orang menjalankan itikaf hanya pada malam hari. Namun, ada juga yang melakukannya selama beberapa hari hingga akhir Ramadan.

Karena waktunya cukup lama, banyak orang membawa bekal makanan dari rumah. Sebaiknya, bekal untuk itikaf itu praktis, gak mudah basi, dan mudah disimpan.

Nah, kalau kamu masih bingung harus membawa bekal makanan apa saja, berikut beberapa makanan yang cocok untuk dibawa itikaf.

1. Kurma

Kurma menjadi makanan yang paling sering dibawa saat itikaf. Kurma sangat praktis dan gak perlu diolah lagi alias siap konsumsi. Kamu bisa membawanya di dalam wadah kecil, agar mudah disimpan di tas.

2. Biskuit

Potret biskuit
Potret biskuit (pexels.com/Karol D)

Biskuit juga cocok menjadi camilan saat itikaf. Bentuknya praktis dan gak mudah hancur jika disimpan dengan baik. Biskuit juga cukup mengenyangkan untuk menunda lapar sebelum sahur. Pilih biskuit dalam kemasan kecil, agar mudah dibawa.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan juga bisa menjadi pilihan bekal itikaf. Kamu bisa membawa kacang almond, kacang mete, atau kacang tanah sangrai. Simpan di dalam wadah tertutup, agar tetap renyah tahan lama.

4. Abon

Potret abon sapi
Potret abon sapi (commons.wikimedia.org/Sakurai Midori)

Abon cocok dibawa jika kamu ingin membawa nasi untuk makan sahur. Lauk ini tahan lama dan gak mudah basi. Rasanya gurih dan mudah dipadukan dengan nasi hangat. Abon juga praktis, karena gak perlu dipanaskan lagi sebelum menyantapnya.

5. Kering tempe

Kering tempe juga sering menjadi bekal, karena awet tahan lama. Teksturnya renyah dengan rasa manis dan gurih. Makanan ini cocok dinikmati dengan nasi putih. Kamu bisa membawanya di dalam wadah kecil, agar mudah disimpan selama itikaf.

6. Kentang mustofa

Potret kentang mustofa
Potret kentang mustofa (vecteezy.com/Subodh Sathe)

Kentang mustofa teksturnya renyah dan rasa gurih manis. Lauk ini juga cukup tahan lama, sehingga aman dibawa untuk itikaf. Biasanya kentang mustofa dinikmati sebagai pelengkap nasi. Selain praktis, rasanya juga cocok untuk menambah selera makan saat sahur.

7. Air minum dalam botol

Air minum dalam botol penting dibawa saat itikaf. Kamu perlu menjaga tubuh tetap terhidrasi setelah beribadah cukup lama.

Pilih botol minum yang mudah dibawa dan bisa diisi ulang. Cara ini juga membantu kamu menghemat pengeluaran selama berada di masjid.

Itulah beberapa makanan yang cocok dibawa saat itikaf. Pilih makanan yang praktis, tahan lama, dan mudah disimpan. Dengan bekal yang tepat, kamu bisa lebih fokus menjalankan ibadah i 10 malam terakhir Ramadan dengan nyaman dan tanpa drama.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Brand Donat untuk Hampers Lebaran yang Lembut dan Fluffy

16 Mar 2026, 20:54 WIBFood