ilustrasi seorang perempuan menikmati secangkir hojicha (unsplash.com/engin akyurt)
Buat kamu yang gak suka rasa matcha atau kopi, tapi masih butuh asupan kafein, hojicha bisa jadi pilihan terbaik. Sama seperti kedua minuman tersebut, hojicha mengandung kafein dengan kadar yang lebih rendah. Untuk setiap cangkir yang terbuat dari hojicha seberat 8 ons, kandungan rata-rata kafeinnya hanya 7-10 mg. Sama seperti jenis teh lain, hojicha merupakan minuman yang aman diminum setiap hari selama konsumsinya masih dalam batas normal.
Untuk hojicha berbentuk daun kering, batas aman mengonsumsinya adalah 2-4 cangkir per hari. Sedangkan hojicha bubuk dibatasi hanya 1-2 cangkir per hari. Sayangnya, mereka yang menderita anemia, defisiensi zat besi, vegetarian, dan perempuan yang menstruasi sebaiknya membatasi konsumsi hojicha. Bagaimanapun, sama seperti teh lain, hojicha juga mengandung senyawa tanin yang jika dikonsumsi berlebihan dapat mengurangi penyerapan zat besi. Sedangkan bagi ibu hamil dan menyusui, pembatasan konsumsi dilakukan untuk mengurangi efek samping kafein.
Proses pemanggangan pada hojicha memberikan profil rasa dan aroma yang unik. Makanya gak heran kalau minum ini mulai disukai banyak orang. Terutama jika kamu adalah penggemar aneka jenis teh, kamu wajib mencicipi hojicha.