Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Bak Kut Teh, Sup Iga Babi yang Nikmat Disantap saat Hangat

Resep Bak Kut Teh, Sup Iga Babi yang Nikmat Disantap saat Hangat
ilustrasi bak kut teh (youtube.com/The Meatmen Channel)
  • Bak kut teh adalah sup iga babi populer dari Malaysia dan Singapura, dengan kuah gurih aromatik berbasis bawang putih, lada, dan beragam rempah.
  • Resep menggunakan 1 kg iga babi, direbus awal lalu dimasak bersama jahe, bawang putih, shiitake, tahu opsional, serta kecap dan rempah seperti kayu manis hingga empuk.
  • Iga dimasak api kecil selama 1–1,5 jam agar daging lembut dan rempah meresap; sajikan hangat dengan nasi putih, you tiao, dan pelengkap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bak kut teh merupakan hidangan berkuah yang populer di Malaysia dan Singapura. Sajian ini terdiri atas iga babi yang dimasak perlahan bersama bawang putih, lada, dan aneka rempah hingga menghasilkan kuah yang gurih serta aromatik. Perpaduan iga yang empuk dengan kuah hangat membuat hidangan ini cocok disantap bersama nasi putih.

Setiap daerah memiliki racikan bak kut teh yang sedikit berbeda, mulai dari kuah yang ringan dan dominan lada hingga versi yang lebih pekat dengan aroma rempah yang kuat. Kali ini, bak kut teh dibuat dengan iga babi dan racikan rempah khas yang menghasilkan kuah gurih serta kaya rasa. Yuk, simak resep lengkapnya dan coba buat sendiri di rumah!

  1. Bahan Membuat Bak Kut Teh

    Ilustrasi iga babi mentah berwarna merah muda dengan deretan tulang, disajikan sebagai bahan makanan.
    ilustrasi iga babi (pexels.com/Mark Stebnicki)

    Bahan utama:

    1. 1 kg iga babi, potong sesuai selera
    2. 2 liter air
    3. 1 bonggol bawang putih, belah menjadi dua tanpa perlu dikupas
    4. 5 cm jahe, memarkan
    5. 2 batang daun bawang, potong besar
    6. 100 g tahu goreng atau tofu puff, opsional
    7. 100 g jamur shiitake kering, rendam hingga lunak

    Bumbu rempah:

    1. 2 batang kayu manis
    2. 4 buah bunga lawang
    3. 5 butir cengkih
    4. 1 sdm lada putih butiran, memarkan
    5. 2 buah kapulaga
    6. 2 buah pekak
    7. 2 sdm kecap asin
    8. 1 sdm kecap manis
    9. 1 sdt gula pasir
    10. 1–2 sdt garam

    Pelengkap:

    1. Nasi putih hangat
    2. You tiao atau cakwe
    3. Daun ketumbar atau daun bawang iris
    4. Cabai rawit
    5. Kecap asin untuk cocolan

  2. Cara Membuat Bak Kut Teh

    Ilustrasi aktivitas memasak dengan peralatan dapur sebagai gambaran kegiatan menyiapkan makanan di rumah.
    ilustrasi memasak (magnific.com/senivpetro)
    1. Pertama-tama, rebus iga babi dalam air mendidih selama sekitar 5–10 menit hingga kotoran dan sisa darah keluar.
    2. Buang air rebusan pertama, lalu bilas iga dengan air bersih.
    3. Kemudian, masukkan iga yang sudah dibersihkan ke dalam panci bersama 2 liter air, bawang putih, dan jahe. Rebus hingga air mulai mendidih.
    4. Setelah itu, masukkan kayu manis, bunga lawang, cengkih, lada putih, kapulaga, dan pekak. Kecilkan api dan masak perlahan agar aroma rempah keluar secara bertahap.
    5. Sambil menunggu kaldu mulai beraroma, masukkan jamur shiitake yang sudah direndam dan tahu goreng jika digunakan. Lanjutkan memasak hingga iga mulai empuk.
    6. Selanjutnya, bumbui kuah dengan kecap asin, kecap manis, gula, dan garam. Aduk perlahan hingga seluruh bumbu tercampur rata.
    7. Berikutnya, masak kembali dengan api kecil selama sekitar 1–1,5 jam atau hingga daging iga benar-benar empuk dan mudah terlepas dari tulangnya.
    8. Setelah iga empuk, cicipi kuah dan sesuaikan rasa asin, manis, serta gurihnya sesuai selera. Jika kuah terlalu pekat, tambahkan sedikit air panas.
    9. Terakhir, angkat bak kut teh dari kompor, lalu sajikan selagi hangat bersama nasi putih, you tiao, daun ketumbar atau daun bawang, serta cabai sebagai pelengkap.

  3. Tips Membuat Bak Kut Teh

    Ilustrasi semangkuk bak kut teh, hidangan berkuah dengan potongan daging dan pelengkap, dari kanal DoReMi Kitchen.
    ilustrasi bak kut teh (youtube.com/DoReMi Kitchen)
    1. Rebus iga terlebih dahulu sebelum membuat kaldu.
    2. Memarkan lada putih agar aromanya lebih keluar. Tidak perlu menghaluskan lada sampai menjadi bubuk. Cukup memarkannya secara kasar agar rasa dan aromanya perlahan menyatu dengan kuah selama proses perebusan.
    3. Gunakan satu bonggol bawang putih utuh dan tidak perlu dicincang atau dikupas satu per satu. Cukup belah satu bonggol secara melintang, kemudian langsung masukkan ke dalam kuah. Cara ini membuat aroma bawang putih lebih kuat tanpa menghasilkan rasa bawang yang terlalu tajam.
    4. Masak iga dengan api kecil dalam waktu lama. Proses ini membuat daging lebih empuk sekaligus memberi waktu bagi rempah untuk mengeluarkan aroma dan rasanya ke dalam kuah.
    5. Kecap asin dan kecap manis sebaiknya ditambahkan ketika proses perebusan sudah berjalan cukup lama. Dengan begitu, rasa asin dan manis lebih mudah disesuaikan tanpa membuat kuah terlalu pekat sejak awal.
    6. Jika menggunakan jamur shiitake kering, rendam terlebih dahulu hingga teksturnya kembali lembut. Air rendamannya juga bisa digunakan untuk menambah rasa umami pada kuah, tetapi sebaiknya disaring terlebih dahulu.
    7. Jangan buru-buru menambahkan garam. Kuah akan semakin pekat setelah direbus dalam waktu lama, ditambah rasa asin dari kecap. Karena itu, lebih baik koreksi rasa menjelang bak kut teh matang agar hasil akhirnya tidak terlalu asin.
    8. Tambahkan lada lagi jika ingin rasa yang lebih khas. Bak kut teh dikenal dengan aroma lada yang cukup menonjol. Jika setelah direbus rasanya masih kurang kuat, tambahkan sedikit lada putih menjelang akhir memasak agar aromanya tetap terasa.

    Semangkuk bak kut teh dengan iga yang empuk dan kuah gurih kaya rempah paling nikmat disantap selagi hangat bersama nasi putih dan you tiao. Sajian ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati hidangan berkuah dengan cita rasa rempah yang kuat dan menghangatkan. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More