Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
⁠8 Tips Bikin Ayam Goreng Tetap Renyah, meski Dibalut Saus
Potret ayam saus mentega (pexels.com/Janine Beth Salazarq)
  • Lapisi ayam secara merata dengan campuran tepung terigu dan maizena, lalu goreng dalam minyak cukup banyak pada suhu stabil hingga benar-benar garing.
  • Tiriskan ayam di atas rak kawat agar uap tidak terperangkap; teknik double frying juga membantu mengurangi kelembapan dan membuat lapisan tepung lebih kokoh.
  • Gunakan saus yang sudah mengental, campurkan secukupnya tepat sebelum disajikan, atau pisahkan sebagai cocolan agar ayam tidak cepat melempem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ayam goreng dengan tekstur renyah di luar dan juicy di dalam memang selalu menggugah selera. Namun, tantangannya muncul ketika ayam tersebut disiram atau dicampur dengan saus tertentu. Lapisan tepung yang semula garing bisa cepat melempem akibat saus, terutama jika dituangkan terlalu banyak atau ayam dibiarkan terlalu lama sebelum disantap.

Meski demikian, bukan berarti kamu harus memilih antara ayam goreng yang renyah atau saus yang melimpah. Dengan teknik memasak dan penyajian yang tepat, lapisan tepung pada ayam tetap bisa mempertahankan teksturnya lebih lama. Selengkapnya, berikut beberapa tips yang bisa kamu praktikkan untuk membuat ayam goreng tetap renyah, meski dibalut saus.

1. Gunakan lapisan tepung yang cukup tebal

Kerenyahan ayam sangat dipengaruhi lapisan tepung yang digunakan. Jangan membuat lapisan terlalu tipis, karena saus akan lebih mudah meresap hingga ke permukaan ayam. Kamu bisa menggunakan campuran tepung terigu dan tepung maizena. Tepung maizena membantu menghasilkan tekstur yang lebih ringan dan renyah, sedangkan tepung terigu memberikan struktur pada lapisan luar ayam.

Pastikan seluruh permukaan ayam tertutup tepung secara merata. Untuk mendapatkan lapisan yang lebih keriting, ayam bisa dicelupkan terlebih dahulu ke dalam adonan cair, kemudian dilapisi kembali dengan tepung kering sambil sedikit diremas.

2. Pastikan ayam digoreng hingga benar-benar garing

Potret goreng ayam (vecteezy.com/Vachiraphan Phangp)

Jangan terburu-buru mengangkat ayam dari minyak. Lapisan tepung yang terlihat sudah kecokelatan belum tentu memiliki tekstur yang cukup kering untuk bertahan ketika terkena saus.

Goreng ayam menggunakan minyak yang cukup banyak, agar seluruh bagian ayamnya terendam. Gunakan api sedang dan pastikan suhu minyak stabil. Minyak yang terlalu dingin dapat membuat tepung menyerap banyak minyak, sedangkan suhu yang terlalu tinggi berisiko membuat bagian luar cepat gosong sebelum ayam matang sempurna.

Setelah matang, angkat ayam dan tiriskan dengan baik. Jangan langsung mencampurkannya dengan saus ketika permukaannya masih berminyak.

3. Tiriskan ayam di atas rak

Cara meniriskan ayam ternyata juga dapat memengaruhi kerenyahannya. Meletakkan ayam goreng langsung di atas tisu memang praktis untuk menyerap minyak, tetapi uap panas dari ayam dapat terperangkap di bagian bawah, sehingga lapisan tepung justru lebih cepat lembap.

Sebagai alternatif, gunakan rak kawat atau cooling rack yang diletakkan di atas loyang. Dengan cara ini, minyak berlebih dapat menetes ke bawah dan sirkulasi udara di sekitar ayam tetap terjaga. Diamkan beberapa menit hingga permukaan ayam tidak terlalu panas dan uapnya berkurang sebelum diberi saus.

4. Jangan gunakan saus yang terlalu encer

Potret saus sambal (pixabay.com/Irina_kukuts)

Jenis saus juga berpengaruh terhadap seberapa cepat ayam kehilangan kerenyahannya. Saus yang terlalu encer mengandung lebih banyak cairan, sehingga lebih mudah meresap ke lapisan tepung.

Jika ingin membuat ayam goreng bersaus, gunakan saus dengan tekstur agak kental. Saus berbasis madu, kecap, saus tiram, atau saus cabai bisa dimasak terlebih dahulu hingga sedikit mengental. Selain membuat rasa lebih intens, saus yang kental cenderung lebih mudah melapisi permukaan ayam tanpa membuatnya terlalu cepat basah.

5. Masak saus hingga mengental sebelum dicampurkan

Saus sebaiknya tidak langsung dituangkan begitu saja setelah semua bahan dicampur. Masak terlebih dahulu sampai kadar airnya berkurang dan teksturnya menjadi lebih pekat.

Kamu bisa menggunakan sedikit tepung maizena yang dilarutkan dengan air untuk membantu mengentalkan saus. Sebaiknya jangan terlalu banyak, karena saus bisa menjadi terlalu kental dan terasa seperti pasta. Setelah saus mencapai konsistensi yang diinginkan, matikan api dan biarkan suhunya sedikit turun sebelum digunakan.

6. Jangan mencampurkan ayam dan saus terlalu lama

Potret ayam saus mentega (pexels.com/Willians Huerta)

Langkah ini merupakan salah satu kunci utama untuk mempertahankan kerenyahan. Ayam goreng sebaiknya baru dicampurkan dengan saus sesaat sebelum disajikan.

Masukkan ayam ke dalam wadah besar, kemudian tuangkan saus secukupnya. Aduk cepat hingga seluruh permukaan ayam terlapisi. Hindari mengaduk terlalu lama, karena semakin lama ayam bersentuhan dengan saus, semakin banyak cairan yang terserap tepung.

Jika ingin tekstur yang lebih renyah, saus juga bisa disajikan secara terpisah sebagai cocolan. Dengan begitu, kamu bisa mengatur sendiri jumlah saus pada setiap potongan ayam.

7. Gunakan teknik double frying

Kalau kamu menginginkan ayam tetap renyah lebih lama, teknik menggoreng dua kali bisa menjadi pilihan. Setelah ayam digoreng hingga matang, angkat dan tiriskan terlebih dahulu. Selanjutnya, panaskan kembali minyak dengan suhu sedikit lebih tinggi.

Goreng ayam untuk kedua kalinya dalam waktu singkat hingga lapisan luarnya terasa lebih kering dan garing. Teknik ini membantu mengurangi kelembapan pada permukaan tepung, sehingga ayam memiliki tekstur yang lebih kokoh ketika terkena saus.

8. Sajikan segera setelah diberi saus

Potret ayam saus BBQ (pixabay.com/araf60plus)

Seberapa renyah pun ayam yang dibuat, lapisan tepung tetap akan menyerap kelembapan jika bersentuhan dengan saus dalam waktu lama. Oleh karena itu, waktu penyajian juga perlu diperhatikan. Sebaiknya saus baru dicampurkan ketika semua orang sudah siap makan. Dengan begitu, ayam masih memiliki tekstur renyah ketika pertama kali disantap.

Jika ayam dibuat untuk bekal atau harus dibawa bepergian, sebaiknya simpan saus di dalam wadah terpisah. Saus dapat dituangkan ketika ayam akan dimakan sehingga tekstur ayam tidak cepat berubah.

Itu dia beberapa tips bikin ayam goreng tetap renyah, meski dibalut saus. Perhatikan teknik menggoreng, konsistensi saus, dan waktu pencampurannya demi mendapatkan hasil akhir yang lebih nikmat. Selamat mempraktikkan langkah-langkah di atas!

Curated For You

Editorial Team

Related Article