Kuliner khas Indonesia Timur, khususnya dari daerah Manado, memang selalu sukses memanjakan lidah para pencinta hidangan laut alias seafood. Salah satu menu yang belakangan ini populer dan banyak dipesan di berbagai restoran adalah olahan rahang tuna.
Bagian yang dahulu sering diabaikan kini menjelma jadi hidangan mewah. Hal ini dikarenakan karakteristik dagingnya yang sangat lembut, berlemak, dan memiliki cita rasa gurih alami. Bahkan, banyak yang berpendapat lebih enak dibanding bagian daging tubuhnya.
Namun, mengolah rahang tuna di rumah memiliki tantangan tersendiri bagi sebagian besar orang. Selain karena ukurannya yang besar, struktur tulangnya juga cukup tebal. Jika salah dalam proses persiapan maupun teknik memasaknya, daging rahang tuna bisa menjadi kering, keras, atau bahkan masih menyisakan bau amis yang mengganggu.
Kalau kamu tertantang untuk mengolahnya sendiri dan "eksperimenmu" berhasil, berikut IDN Times bagikan beberapa tips penting memasak rahang tuna. Simak sampai habis, ya!
