Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Membuat Kue Nastar biar Awet dan Tahan Lama
ilustrasi kue nastar (vecteezy.com/pana design)
  • Artikel membahas lima langkah penting agar kue nastar buatan rumah bisa awet, mulai dari pemilihan bahan hingga cara penyimpanan yang tepat.
  • Kualitas bahan, kematangan selai nanas, dan proses pemanggangan sempurna jadi faktor utama untuk mencegah kelembapan serta pertumbuhan jamur.
  • Nastar perlu didinginkan sebelum dikemas dan disimpan di wadah kedap udara pada tempat kering agar tahan lama tanpa kehilangan rasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dibandingkan dengan beberapa kue kering, nastar menyimpan keistimewaan tersendiri. Pasalnya, proses membuatnya boleh rumit, tapi mampu menghasilkan kudapan menggugah selera. Makanan ini didukung oleh lapisan kulit yang lembut dan selai nanas berserat dengan cita rasa manis sedikit asam.

Kalau asal-asalan saat membuat, nastar bisa lekas berjamur dan basi. Sebaliknya, kalau dibuat dengan baik, maka kue bakalan awet. Karena sebentar lagi memasuki Lebaran, kamu pasti buat nastar di rumah, kan? Yuk, ketahui dulu beberapa tips membuat kue nastar biar awet dan tahan lama berikut ini.

1. Menggunakan bahan baku berkualitas

ilustrasi bahan kue (freepik.com/user14908974)

Kunci agar nastar buatanmu tahan lama adalah menggunakan bahan baku berkualitas. Catatan di sini, bahan berkualitas itu gak harus selalu mahal, yang penting bagus dan segar, tidak terdapat tanda-tanda kedaluwarsa, apek, atau dalam kondisi mau basi.

Kalau bahan yang digunakan bagus, maka kontaminasi bakteri atau pertumbuhan mikroba pun bisa diminimalisir. Selaras dengan ini, perlengkapan memasak juga harus bersih. Dengan begitu, nastar yang kamu buat bakalan tahan lama.

2. Pastikan selai dalam kondisi matang sempurna

ilustrasi selai nanas untuk nastar (freepik.com/freepik)

Selai nanas yang digunakan harus matang sempurna agar kadar air di dalamnya semakin rendah dan mampu membuat usia simpan nastar semakin lama. Ini perlu diperhatikan, utamanya kalau kamu membuat selai nanas sendiri.

Selai yang masih basah dan lembek rentan menyimpan kelembapan berlebihan dan berisiko membuat nastar cepat berjamur. Karena kelembapan adalah tempat bakteri lebih cepat berkembang biak. Agar itu tidak terjadi, ketahui ciri-ciri selai nanas matang dengan mengecek teksturnya yang berat, mudah dibentuk, warnanya keemasan, dan tidak begitu lengket di wajan.

3. Nastar harus dipanggang sampai matang

ilustrasi memanggang nastar (vecteezy.com/syech imam Al Kautsar)

Kamu juga perlu memanggang nastar sampai matang supaya usia simpan kue tahan lama. Kalau kue matang sempurna, kelembapan bisa dihindari dan jamur pun tidak cepat tumbuh di dalamnya. Memanggang nastar juga membutuhkan ketelitian, agar waktu mengangkatnya tepat.

Umumnya, nastar dipanggang di suhu rendah supaya matang perlahan tanpa bikin gosong. Tanda nastar matang bisa dilihat dari bagian bawahnya yang mulai kecokelatan, permukaan kue yang kering, dan ukurannya sedikit mengembang.

4. Tunggu nastar dingin sebelum dikemas

ilustrasi kue nastar di atas loyang (vecteezy.com/Lukman Nul Hakim)

Sesaat setelah matang, nastar pun perlu didiamkan terlebih dahulu hingga mencapai suhu ruang. Langkah ini memegang peranan penting, terutama kalau kamu mau menciptakan kue nastar yang umur simpannya lebih panjang.

Kelembapan rentan terjadi pada kue nastar yang ditutup selagi panas. Kalau mau cepat dingin, nastar bisa dipindahkan ke atas cooling rack sambil diangin-anginkan. Menyimpan nastar dingin akan membuat umur simpan kue bertambah lama.

5. Simpan nastar di tempat yang aman dan bebas lembap

ilustrasi kue nastar (vecteezy.com/MasYus)

Nastar yang bagus biasanya tahan lebih dari sebulan walau disimpan di suhu ruang. Selain memenuhi empat syarat di atas, lokasi penyimpanan pun menentukan usia simpan kue favorit berisikan selai nanas tersebut.

Lokasi ideal untuk menyimpan nastar adalah dalam wadah kedap udara dan di tempat yang kering. Hindari lokasi yang terkena sinar matahari langsung atau terlalu lembap, karena nastar rentan berubah rasa, bahkan bisa berjamur.

Nastar yang tahan lama jadi dambaan banyak orang. Kesalahan dalam satu tahapan bisa mengurangi umur simpannya dan menyebabkan nastar rusak atau berjamur. Biar tahan lama, perhatikan kualitas bahan, kondisi adonan, pemanggangan, maupun penyimpanan kue supaya hasilnya enak dan awet.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team