Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Coffee Shop di Surabaya yang Sering Jadi Tempat Nongkrong Para Pelari
potret momen santai para pengunjung setelah berolahraga di Rake In Coffee Praxis, Surabaya (instagram.com/rake.in)
  • Budaya post-run coffee di Surabaya mendorong pelari mencari kedai yang nyaman, terutama dengan area terbuka, sirkulasi udara baik, suasana santai, dan jam buka pagi.
  • Unsur Coffee, Loske Coffee Service Tunjungan, Titik Koma Grand Eastern, serta Rake In Coffee Praxis menawarkan titik singgah sesuai rute pusat kota, city run, Surabaya Timur, dan CBD.
  • So Done dekat Lapangan Thor dan Gelora Pancasila menyediakan minuman serta rice bowl dengan harga Rp15.000–Rp35.000, cocok untuk pelari yang ingin makan setelah latihan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kini, budaya morning run di Surabaya hampir tak pernah lepas dari tradisi post-run coffee. Setelah menuntaskan beberapa kilometer di tengah suasana kota yang mulai ramai, segelas kopi dan tempat nongkrong yang nyaman jadi kombinasi menarik untuk melepas lelah sekaligus mengisi kembali energi.

Tak heran, jika sejumlah coffee shop mulai menjadi titik favorit para pelari untuk mengakhiri rute mereka. Bukan cuma racikan kopi yang enak, kedai yang punya area terbuka, sirkulasi udara yang baik, dan suasana santai juga lebih nyaman untuk tubuh yang baru selesai berolahraga. Apalagi, pilihan tempat yang sudah buka sejak pagi membuat pelari bisa langsung mampir tanpa perlu menunggu terlalu lama.

Lantas, coffee shop mana saja di Surabaya yang cocok menjadi finish line setelah lari pagi? Yuk, simak rekomendasinya dan siapa tahu bisa jadi favorit destinasi post-run coffee di rutemu berikutnya.

1. Unsur Coffee

potret seorang pelari sedang berada di Unsur Coffee, Tegalsari-Surabaya (instagram.com/unsur.coffee)

Unsur Coffee menjadi salah satu titik singgah menarik bagi kamu yang mengambil rute lari di kawasan pusat Kota Surabaya dan sekitarnya. Salah satu daya tariknya ialah area terbukanya yang dipadukan dengan suasana rindang dan sirkulasi udara alami sehingga terasa nyaman untuk bersantai setelah menyelesaikan sesi lari.

Suasana yang tenang juga membuat kedai ini cocok untuk melakukan cooling down tanpa harus langsung beranjak dari area lari. Sembari melepas lelah, kamu bisa menikmati pilihan minuman dan makanan yang tersedia untuk menemani waktu istirahat sebelum kembali melanjutkan aktivitas.

Beberapa pilihan yang bisa dicoba antara lain iced americano, racikan manual brew V60 dengan karakter rasa fruity, hingga croissant sebagai teman ngopi. Perpaduan tempat yang teduh serta pilihan menu yang cukup beragam ini membuat Unsur Coffee cocok dijadikan post-run stop bagi kamu yang ingin menutup sesi lari pagi dengan suasana santai.

Lokasi: Jalan Untung Suropati Nomor 85, DR. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya.

Jam buka: setiap hari pukul 07.00 – 22.00 WIB.

Harga: Rp50.000-Rp75.000.

2. Loske Coffee Service Tunjungan

potret pengunjung Loske Coffee, Tunjungan-Surabaya (instagram.com/loskecoffeeservice)

Menempati lokasi strategis di Jalan Tunjungan yang ikonik, Loske Coffee menjadi pilihan menarik bagi kamu si penikmat city run yang ingin menikmati suasana Surabaya sejak pagi. Mengusung konsep open-air, kafe ini cocok bagi kamu yang ingin bersantai sekaligus bersosialisasi bersama teman atau komunitas lari sembari menikmati suasana kawasan bersejarah Kota Surabaya.

Lokasinya yang mudah diakses juga membuat Loske Coffee pas untuk kamu jadikan titik akhir setelah menyelesaikan target kilometer. Setelah berkeringat dan menguras tenaga, kamu bisa melepas lelah sambil menikmati berbagai pilihan minuman yang menyegarkan sebelum kembali melanjutkan aktivitas.

Menu seperti iced white latte yang creamy, es kopi susu loske, hingga iced matcha bisa menjadi pilihan untuk menemani waktu istirahatmu setelah berlari. Perpaduan kopi, suasana open-air, dan keramahan barista membuat momen post-run coffee di Loske terasa lebih santai, khususnya buat kamu yang ingin mengakhiri rute lari sambil ngobrol bersama komunitas untuk menambah pertemanan.

Lokasi: Jalan Tunjungan Nomor 14, RT.003/RW.01, Genteng, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Jam buka:

  • Senin hingga Jumat pukul 06.00–00.00 WIB.

  • Sabtu dan Minggu pukul 06.00-02.00 WIB.

Harga: Rp25.000–Rp50.000.

3. Titik Koma Grand Eastern

potret para pengunjung bersantai di Kopi Titik Koma Grand Eastern, Surabaya (instagram.com/goodplace.00)

Bagi kamu yang sedang menyusuri rute lari di Surabaya Timur, kawasan perumahan Grand Eastern bisa menjadi salah satu pilihan lintasan karena jalannya relatif mulus dan suasananya cukup tenang. Kehadiran Kopi Titik Koma di area ini pun cocok dijadikan pit stop bagi pelari yang mengutamakan kepraktisan, layanan cepat, dan tempat beristirahat setelah menuntaskan beberapa kilometer.

Konsep tempatnya yang modern dengan area teras yang lapang, membuatnya nyaman untuk melakukan cooling down sambil berbincang santai. Bukan hanya untuk morning run, tempat ini juga cocok disambangi setelah lari sore, lho. Menjelang senja, kamu bisa bersantai sambil menikmati suasana sekitar dan melihat matahari terbenam, sehingga area terasnya juga pas dijadikan tempat nyore setelah olahraga sore.

Lalu, untuk pilihan menu seperti es kopi madu bisa menjadi pilihan buatmu yang menyukai perpaduan rasa kopi dan manis, sementara Americano cold brew cocok untuk pencinta kopi yang lebih ringan dan menyegarkan. Ada pula cinnamon roll yang bisa dijadikan teman ngopi sekaligus camilan setelah berlari.

Perpaduan lokasi yang praktis, area teras yang nyaman, dan pilihan menu yang menarik membuat Kopi Titik Koma ini menarik untuk kamu jadikan post-run coffee sekaligus tempat nyore setelah lari sore.

Lokasi: Taman Timur Sukolilo E26-E28, Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.

Jam buka: setiap hari, 09.00–23.00 WIB.

Harga: Rp25.000–Rp50.000.

4. Rake In Coffee Praxis

potret pelanggan setelah berolahraga di Rake In Coffee Praxis, Surabaya (instagram.com/rake.in)

Terletak di kompleks Apartemen Praxis Surabaya, Rake In Coffee menawarkan suasana yang pas bagi pelari yang mengambil rute di sekitar kawasan CBD (Central Business District) pusat Kota Surabaya. Lokasinya yang berada di area kompleks membuat kedai ini menarik sebagai titik singgah setelah berlari, terutama bagi kamu yang ingin menikmati kopi sebelum melanjutkan aktivitas atau kembali bekerja.

Tempatnya juga cocok bagi para coffee geek yang ingin menikmati seduhan kopi dengan karakter rasa yang lebih beragam. Lingkungan Praxis yang tertata serta area kedai yang nyaman memberikan ruang untuk melakukan cooling down sembari bersantai tanpa harus langsung beranjak dari kawasan lari.

Pilihan menunya sendiri, kamu bisa mencoba filter coffee single origin untuk mengeksplorasi karakter biji kopi, flat white yang lebih creamy, atau pain au chocolat hangat sebagai teman ngopi. Rake In Coffee juga sudah buka sejak pukul enam pagi, sehingga bisa menjadi pilihan untuk slow morning setelah lari maupun tempat singgah sebelum memulai kesibukan di pusat kota.

Lokasi: Apartemen Praxis, Jalan Sono Kembang Nomor 4–6, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Jam Buka:

  • Minggu hingga Jumat pukul 06.00–21.00 WIB.

  • Sabtu pukul 06.00–00.30 WIB.

Harga: Rp25.000–Rp50.000.

5. So Done

potret momen pengunjung saat menitipkan tas di So Done, Surabaya (instagram.com/so.done.daily)

Bagi kamu yang rutin berlatih di lintasan atletik Lapangan Thor atau mengitari kawasan Gelora Pancasila, So Done di Jalan Patmosusastro bisa menjadi pilihan tempat singgah setelah berlari. Lokasinya yang dekat dengan area olahraga membuat kamu tidak perlu pergi jauh untuk mencari tempat makan dan minum setelah menyelesaikan sesi latihan.

Posisinya yang mudah dijangkau dengan berjalan kaki juga cocok untuk melanjutkan aktivitas ringan seperti cooling down setelah berlari. Konsep tempat yang kasual dan terbuka membuat suasananya tetap nyaman untuk duduk santai, bahkan saat kamu masih berkeringat seusai latihan.

So Done Coffee menawarkan beberapa pilihan menu yang bisa menemani waktu istirahat, mulai dari iced aren latte dan iced lemon tea hingga rice bowl ayam yang lebih mengenyangkan. Kombinasi makanan berkarbohidrat dan berprotein dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi setelah berolahraga, sementara minuman dingin bisa menemani waktu istirahat setelah tubuh kehilangan cairan melalui keringat.

Jaraknya yang dekat dengan area olahraga serta budget-friendly menjadi salah satu nilai plus So Done bagi pelari yang tak ingin menghabiskan banyak waktu untuk mencari tempat makan setelah latihan. So, selesai berlari di sekitar Lapangan Thor atau Gelora Pancasila, kamu bisa langsung mampir untuk melepas lelah, mengisi perut, dan menikmati waktu post-run dengan lebih santai.

Lokasi: Jalan Patmosusastro, Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya (Kawasan Lapangan Thor).

Jam Buka:

  • Rabu hingga Senin pukul 07.00–21.00 WIB.

  • Selasa pukul 09.00–21.00 WIB.

Harga: Rp15.000–Rp35.000.

Pada akhirnya, segelas kopi enak di garis akhir bukan sekadar pemuas dahaga, melainkan apresiasi kecil yang membuat olahraga lari terasa semakin konsisten sekaligus lebih menyenangkan. Setelah tahu beberapa pilihan coffee shop di Surabaya yang cocok untuk post-run, manakah kafe yang ingin kamu jadikan garis akhir berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article