Pernah lihat hidangan unagi yang disajikan di dalam wadah kayu, lalu dimakan dengan beberapa cara? Kalau biasanya unagi identik dengan nasi dan saus manis gurih, hitsumabushi punya cara penyajian yang sedikit berbeda dan bikin penasaran. Kuliner khas Nagoya ini menyajikan potongan unagi panggang di atas nasi, lengkap dengan cara menikmatinya yang gak cuma satu.
Hitsumabushi, Menu Unagi Khas Nagoya yang Punya 4 Cara Makan
- Hitsumabushi adalah kuliner khas Nagoya berupa unagi panggang yang dipotong kecil di atas nasi, disajikan dalam wadah kayu bernama ohitsu.
- Cara pertama menikmati hitsumabushi ialah menyantap unagi dan nasi tanpa tambahan, lalu cara kedua menambahkan pelengkap seperti daun bawang atau wasabi.
- Tahap ketiga mencampurkan dashi untuk rasa lebih ringan, sedangkan tahap keempat membebaskan penikmat memilih ulang versi favoritnya.
Hitsumabushi biasanya dinikmati secara bertahap, mulai dari disantap begitu saja hingga dipadukan dengan berbagai pelengkap dan kuah. Setiap cara memberikan pengalaman rasa yang berbeda, jadi satu hidangan bisa terasa seperti beberapa menu sekaligus, lho. Penasaran seperti apa hitsumabushi dan bagaimana empat cara menikmatinya? Yuk, kenalan lebih dekat dengan kuliner khas Nagoya ini!
1. Apa itu hitsumabushi, kuliner unagi khas Nagoya?

ilustrasi hitsumabushi (commons.wikimedia.org/titanium22) Kalau diperhatikan sekilas, hitsumabushi terlihat seperti nasi yang disajikan dengan unagi biasa. Namun, yang membedakan adalah unagi yang dipanggang, kemudian dipotong kecil-kecil dan disajikan bersama nasi dalam wadah kayu bernama ohitsu. Menariknya, hitsumabushi gak berhenti pada cara penyajian, karena terdapat metode khusus untuk menikmati satu porsi hidangan ini.
Kuliner khas Nagoya ini memang memberikan pengalaman makan yang cukup menarik. Satu hidangan dapat dinikmati dengan berbagai kombinasi rasa, dimulai dari unagi dan nasi tanpa tambahan, memakai pelengkap, hingga disantap dengan kuah. Jadi, kalau kamu ingin mencoba masakan Jepang dengan cara yang tidak biasa, hitsumabushi patut dicantumkan dalam daftar kuliner yang wajib dikenali.
2. Hitsumabushi punya empat cara makan

ilustrasi hitsumabushi (commons.wikimedia.org/Tomotaka ) Pengalaman menikmati hitsumabushi biasanya dilakukan secara bertahap agar setiap rasa dapat dicicipi satu per satu. Pada tahap pertama, unagi dan nasi dimakan langsung untuk merasakan rasa gurih, manis, dan aroma panggang dari unagi tersebut. Setelah itu, baru dilanjutkan ke tahap berikutnya dengan menambahkan pelengkap seperti daun bawang dan wasabi.
Pada tahap ketiga, nasi dan unagi dicampur dengan dashi atau kuah, sehingga menciptakan rasa yang lebih ringan dan segar. Sedangkan bagian terakhir merupakan kesempatan untuk memilih cara menikmati yang paling disukai dari tiga versi sebelumnya. Menarik, bukan? Satu porsi hitsumabushi bisa memberikan pengalaman makan yang beragam hanya dengan mengubah cara menikmatinya.3. Cara pertama, nikmati unagi dan nasi apa adanya

ilustrasi nasi putih (freepik.com/jcomp) Begitu hitsumabushi disajikan, cara pertama yang biasanya dilakukan cukup sederhana, yaitu menikmati unagi bersama nasi tanpa tambahan apa pun. Potongan unagi yang sudah dipanggang biasanya punya rasa gurih dengan sentuhan manis dari saus, sementara bagian luarnya terasa sedikit karamelisasi. Cara ini cocok buat mengenali rasa asli hidangannya sebelum dicampur dengan pelengkap lain.
Di tahap pertama ini, kamu bisa benar-benar menikmati rasa unagi tanpa campuran apa pun. Tekstur ikan, aroma panggangnya, sampai rasa gurih manis yang berpadu dengan nasi jadi lebih terasa. Sederhana memang, tapi dari sini kamu bisa mengenal dulu seperti apa rasa khas hitsumabushi, lho!
4. Cara kedua, tambahkan pelengkap sesuai selera

ilustrasi daun bawang (freepik.com/azerbaijan_stockers) Setelah mencicipi versi originalnya, kamu bisa lanjut menikmati hitsumabushi dengan berbagai yakumi atau pelengkap. Daun bawang dan wasabi menjadi beberapa pelengkap yang umum digunakan untuk memberikan rasa segar dan sedikit sensasi pedas. Nah, di bagian ini rasa unagi yang sebelumnya dominan jadi terasa lebih beragam.
Kalau soal pelengkap, kamu bisa menyesuaikannya dengan selera sendiri. Suka yang lebih segar? Tambahkan daun bawang atau pilih wasabi kalau ingin rasa yang lebih kuat dan sedikit menyengat. Meski cuma menambah pelengkap, rasanya bisa bikin satu porsi hitsumabushi terasa beda, lho.
5. Cara ketiga, nikmati dengan dashi seperti ochazuke

ilustrasi hitsumabushi (commons.wikimedia.org/Joi) Kalau ingin rasa yang lebih ringan, masuk ke cara ketiga dengan menambahkan dashi atau kuah ke dalam nasi dan unagi. Kuah hangat tersebut membuat nasi terasa lebih lembut sekaligus memberikan sensasi gurih yang berbeda dari dua cara sebelumnya. Buat yang suka makanan berkuah, bagian ini biasanya jadi salah satu tahap yang paling menarik.
Perpaduan unagi, nasi, pelengkap, dan kuah bikin setiap suapan terasa lebih lembut dan ringan. Saus unagi yang gurih manis juga jadi terasa gak terlalu kuat setelah bercampur dengan kuah. Nah, dari sini makin kelihatan kalau satu hidangan bisa punya rasa yang berbeda hanya karena cara menikmatinya.
6. Cara keempat, pilih cara yang paling kamu suka

ilustrasi hitsumabushi (commons.wikimedia.org/titanium22) Setelah mencoba tiga cara sebelumnya, masih ada satu tahap terakhir yang gak kalah seru. Kamu bisa kembali menikmati sisa hitsumabushi dengan cara yang paling kamu suka, entah itu versi original, memakai pelengkap, atau ditambah dashi. Jadi, tahap keempat ini lebih bebas dan bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
Bagian ini justru bikin pengalaman makan hitsumabushi terasa lebih seru karena kamu bisa menentukan sendiri cara yang paling pas di lidah. Setelah mencoba satu per satu, kamu jadi tahu mana yang paling cocok, apakah unagi dengan pelengkap atau versi dengan kuah. Nah, gak ada cara yang paling benar, karena soal selera memang kembali ke masing-masing.
Setelah mencoba semuanya, kamu bisa memilih cara makan hitsumabushi yang paling cocok dengan selera sendiri. Mau yang simpel dengan unagi dan nasi, ditambah pelengkap, atau dibuat lebih ringan dengan kuah, semuanya bebas dipilih. Nah, serunya, hitsumabushi memang ada di sini karena setiap orang bisa punya cara favoritnya sendiri, lho!










![[QUIZ] Ibarat Olahan Matcha, Kamu Cocoknya Jadi Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250715/upload_49789ae6e172fd2e78a12a10bc2c5be1_a6cf7963-80b8-4fed-a100-f4242b601573.jpg)


![[QUIZ] Jajanan Indonesia Gluten Free yang Cocok untukmu](https://image.idntimes.com/post/20240920/aldrin-rachman-pradana-sgirtcizv9e-unsplash-5f33a6106b7b2abdfec00ff311918826-3c6a39a9b8cf80e13f7374021c57d805.jpg)
![[QUIZ] Apakah Kamu Tahu Perbedaan Sotong dan Cumi-cumi?](https://image.idntimes.com/post/20250502/pexels-rachel-claire-7263908-6474ff340cedaa9cf87218f6fdedf2da-829747e3ba7f69fb8f321a8ffd1ba22c.jpg)
![[QUIZ] Ini Mood Kamu saat Weekend sesuai Kopi Favoritmu!](https://image.idntimes.com/post/20250830/upload_c0c188ea5b14aba413e1b3d729c82e53_7ead6791-74c8-425c-abc7-4cef635958ee.jpg)
![[QUIZ] Dari Olahan Matcha Favoritmu, Kami Tahu Seberapa Besar Kesabaranmu](https://image.idntimes.com/post/20251125/1000180208_38169985-f08c-48e4-abad-a50bff008993.jpg)




