Menyiapkan bekal sekolah menjadi rutinitas banyak orang tua setiap pagi. Selain membantu anak mendapatkan asupan gizi yang lebih terjaga, bekal juga bisa menjadi cara untuk menghemat pengeluaran dibanding membeli makanan di luar. Namun, membuat bekal yang sehat dan disukai anak ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari justru membuat bekal kurang menarik atau bahkan tidak habis dimakan. Akibatnya, tujuan memberikan bekal yang bergizi pun tidak tercapai secara maksimal.
Setiap anak memiliki kebutuhan, selera, dan kebiasaan makan yang berbeda. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan bukan hanya menu, tetapi juga cara menyiapkan dan menyajikannya. Bekal yang baik seharusnya praktis, aman dikonsumsi hingga jam makan siang, serta tetap menggugah selera. Dengan menghindari beberapa kesalahan berikut, bekal sekolah bisa menjadi lebih disukai sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Yuk, simak tujuh kesalahan menyiapkan bekal sekolah yang masih sering dilakukan orang tua.
