Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Muffin Kentang Telur untuk Bekal Anak, Lembut, Gurih, dan Nagih

Resep Muffin Kentang Telur untuk Bekal Anak, Lembut, Gurih, dan Nagih
ilustrasi muffin kentang telur (pixabay.com/Pexels)
Intinya Sih
  • Muffin kentang telur jadi pilihan bekal praktis dan bergizi, dengan tekstur lembut serta rasa gurih dari perpaduan kentang, telur, dan keju yang disukai anak-anak.
  • Proses pembuatan meliputi mencampur kentang halus, telur, tepung, susu, dan bumbu lalu dipanggang 25–30 menit hingga berwarna keemasan dan matang sempurna.
  • Tips penting mencakup pemilihan kentang pulen, penambahan sayuran untuk gizi ekstra, serta menjaga muffin tetap lembap agar enak disantap di kotak bekal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menyiapkan bekal anak setiap hari memang sering menjadi tantangan tersendiri. Kalau sedang mencari menu yang praktis, bergizi, sekaligus disukai si kecil, muffin kentang telur bisa menjadi pilihan yang tepat. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah dinikmati anak-anak, sementara perpaduan kentang, telur, dan keju menghadirkan rasa gurih yang menggugah selera. Bekal ini juga mudah dibawa karena tidak mudah berantakan saat disimpan di dalam kotak makan.

Muffin versi gurih semakin banyak diminati karena bisa menjadi alternatif selain roti atau nasi. Selain mengenyangkan, bahan-bahan yang digunakan juga sederhana dan mudah ditemukan di dapur. Kamu pun bisa menambahkan sayuran favorit anak agar nilai gizinya semakin lengkap. Yuk, simak resep muffin kentang telur berikut untuk dijadikan bekal sekolah yang lezat dan praktis.

Bahan Muffin Kentang Telur

Beberapa kentang segar berkulit cokelat muda keluar dari kantong kertas di atas meja kayu dengan latar belakang hijau buram.
ilustrasi kentang segar (pixabay.com/eKokki)
  1. 250 gram kentang, kukus lalu haluskan
  2. 3 butir telur
  3. 150 gram tepung terigu protein sedang
  4. 1 sendok teh baking powder
  5. 50 ml susu cair
  6. 50 gram keju cheddar parut
  7. 2 batang daun bawang, iris halus
  8. 2 siung bawang putih, cincang halus
  9. 30 gram margarin, lelehkan
  10. ½ sendok teh garam
  11. ¼ sendok teh lada bubuk
  12. ¼ sendok teh oregano kering (opsional)
  13. Margarin secukupnya untuk mengoles cetakan muffin

Cara Membuat Muffin Kentang Telur

Adonan kue berwarna krem di dalam mangkuk logam dengan spatula kayu di atas meja biru, sebagian tepung terlihat di sekitarnya.
ilustrasi adonan (pixabay.com/katetsib)
  1. Kentang yang telah dikukus dihaluskan hingga lembut agar mudah menyatu dengan adonan. Bawang putih cincang kemudian dicampurkan ke dalam kentang dan diaduk hingga merata.
  2. Telur dikocok bersama susu cair dan margarin leleh sampai tercampur rata. Garam, lada bubuk, dan oregano kemudian dimasukkan agar cita rasa adonan menjadi lebih gurih.
  3. Tepung terigu dan baking powder diayak terlebih dahulu supaya hasil muffin lebih lembut. Bahan kering tersebut kemudian dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan telur sambil diaduk perlahan.
  4. Kentang halus dimasukkan ke dalam adonan hingga tercampur rata. Keju parut dan irisan daun bawang kemudian ditambahkan agar rasa serta aroma muffin semakin nikmat.
  5. Cetakan muffin diolesi margarin tipis-tipis agar adonan mudah dilepaskan setelah matang. Adonan kemudian dituangkan ke dalam cetakan hingga sekitar tiga perempat bagian supaya dapat mengembang dengan baik.
  6. Oven dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 180 derajat Celsius agar panasnya merata. Adonan kemudian dipanggang selama 25–30 menit hingga bagian atasnya berwarna kuning keemasan dan matang sempurna.
  7. Muffin yang telah matang dikeluarkan dari oven dan didiamkan selama beberapa menit sebelum dilepas dari cetakan. Muffin kemudian disusun ke dalam kotak bekal setelah suhunya hangat agar tetap lembut dan tidak mudah berembun.

Tips Membuat

Oven modern berwarna perak terpasang di dapur dengan kabinet cokelat, dihiasi tanaman hias kecil dan dua cangkir hitam di meja.
ilustrasi oven (pixabay.com/IdaT)
  1. Gunakan kentang yang bertekstur pulen agar muffin menjadi lebih lembut dan disukai anak.
  2. Tambahkan wortel parut atau jagung manis ke dalam adonan untuk meningkatkan kandungan gizi dan membuat tampilannya lebih menarik.
  3. Jangan memanggang terlalu lama agar tekstur muffin tetap lembap dan tidak kering saat disantap.
  4. Biarkan muffin agak dingin sebelum dimasukkan ke dalam kotak bekal agar tidak muncul uap air yang membuatnya cepat lembek.

Lengkapi bekal anak dengan potongan buah segar atau susu favorit agar waktu makan siang terasa lebih menyenangkan. Bentuknya yang mungil juga memudahkan si kecil menyantapnya tanpa berantakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More