5 Kunci Mengolah Labu untuk Adonan Donat yang Lebih Empuk

- Cari labu yang warnanya mentereng supaya donat makin cantik
- Pakai jenis labu yang tepat biar mudah mengatur adonan
- Haluskan labu sampai benar-benar lumat biar adonannya mulus
Selain kentang, labu kuning juga dikenal sebagai salah satu bahan baku andalan untuk melembutkan dan memberi rasa lezat pada donat. Bahan ini akan membuat makanan jadi berwarna dan manisnya pun terasa istimewa.
Persiapan mengolah donat labu itu sebenarnya mirip-mirip dengan donat kentang dan makanan sejenisnya. Meski begitu, ikuti rangkuman kunci mengolah labu untuk adonan donat yang lebih empuk berikut ini. Tujuannya agar donat buatanmu memiliki hasil yang enak, empuk, dan sempurna.
1. Cari labu yang warnanya mentereng supaya donat makin cantik

Bila kamu mengejar kelembutan dan warna donat yang cantik, maka cari labu yang warnanya mentereng. Sebab labu akan mengubah adonan menjadi lebih kuning atau oranye ketika digoreng. Daya tarik makanan pun jadi semakin menggigit dan menggugah selera karena pemakaian bahan yang tepat. Beberapa labu yang warnanya kurang mentereng biasanya tidak berefek signifikan.
2. Pakai jenis labu yang tepat biar mudah mengatur adonan

Banyaknya jenis labu yang ada di pasaran kadang-kadang membuat banyak orang bertanya, mana yang lebih bagus dipakai membuat donat? Sebenarnya tidak ada aturan baku soal jenis labu yang digunakan.
Kebanyakan orang Indonesia lebih suka pakai labu parang. Bahan ini memiliki warna yang intens, manis, dan donat jadi lebih kenyal. Meski begitu, beberapa orang ada yang pakai butternut squash, ia lebih berair dan rasanya halus, harus hati-hati kalau dipakai sebagai pelengkap donat biar adonan tidak kelembekan.
3. Haluskan labu sampai benar-benar lumat biar adonannya mulus

Setelah dikukus sampai matang, kamu bisa langsung menghaluskan labu kuning pakai bantuan garpu ataupun blender (jangan ditambah air). Teksturnya harus lumat supaya ketika dicampurkan, adonan donat jadi bagus dan bentuknya mulus. Nah, beberapa labu kuning itu biasanya memiliki serat-serat yang susah hancur. Kamu bisa sisihkan bagian ini untuk menjaga konsistensi labu kuning supaya tetap lembut dan warna adonannya konsisten.
4. Jangan memasukkan labu saat masih panas karena bisa bikin ragi mati

Memasukkan labu kuning ke dalam adonan donat itu harus ditunggu sampai dingin. Ragi memang bisa berkembang baik di suhu hangat, tetapi labu yang panas akan membuatnya mati dan menyebabkan adonan gagal mengembang.
Makanya, dalam membuat donat labu kuning, persiapan yang harus dilakukan pertama kali adalah mengukus dan menghaluskan labu. Setelah itu, diamkan sampai dingin sebelum mencampur adonan donat di mangkuk baru.
5. Kurangi jumlah cairan dalam adonan karena labu mengandung tinggi air

Labu kuning termasuk bahan yang mengandung tinggi air. Makanya, kalau kamu memasukkan labu ke dalam donat, maka jumlah cairan harus dikurangi supaya tekstur adonan terjaga. Bahkan jika kelembapan labu tinggi, biasanya bahan cair (air atau susu) tidak dibutuhkan lagi.
Meski begitu, pastikan kamu memakai labu secukupnya saja. Karena jumlah berlebihan bisa menyebabkan adonan jadi lembek. Biasanya setelah digoreng donat akan tampak mulus, tetapi setelah dingin jadi lembek dan mengerut.
Kunci mengolah labu untuk adonan donat yang lebih empuk memang perlu perlakuan khusus. Biar tetap menarik dan hasilnya empuk, jangan lupa terapkan beberapa trik di atas supaya donat labu kuning semakin menggugah selera.



















