Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kunci Mengolah Labu untuk Adonan Donat yang Lebih Empuk

donat labu kuning dengan taburan gula bubuk
donat labu kuning dengan taburan gula bubuk (unsplash.com/Serghei Savchiuc)
Intinya sih...
  • Cari labu yang warnanya mentereng supaya donat makin cantik
  • Pakai jenis labu yang tepat biar mudah mengatur adonan
  • Haluskan labu sampai benar-benar lumat biar adonannya mulus
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Selain kentang, labu kuning juga dikenal sebagai salah satu bahan baku andalan untuk melembutkan dan memberi rasa lezat pada donat. Bahan ini akan membuat makanan jadi berwarna dan manisnya pun terasa istimewa.

Persiapan mengolah donat labu itu sebenarnya mirip-mirip dengan donat kentang dan makanan sejenisnya. Meski begitu, ikuti rangkuman kunci mengolah labu untuk adonan donat yang lebih empuk berikut ini. Tujuannya agar donat buatanmu memiliki hasil yang enak, empuk, dan sempurna.

1. Cari labu yang warnanya mentereng supaya donat makin cantik

ilustrasi labu kuning
ilustrasi labu kuning (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Bila kamu mengejar kelembutan dan warna donat yang cantik, maka cari labu yang warnanya mentereng. Sebab labu akan mengubah adonan menjadi lebih kuning atau oranye ketika digoreng. Daya tarik makanan pun jadi semakin menggigit dan menggugah selera karena pemakaian bahan yang tepat. Beberapa labu yang warnanya kurang mentereng biasanya tidak berefek signifikan.

2. Pakai jenis labu yang tepat biar mudah mengatur adonan

ilustrasi labu kuning
ilustrasi labu kuning (pixabay.com/Hans)

Banyaknya jenis labu yang ada di pasaran kadang-kadang membuat banyak orang bertanya, mana yang lebih bagus dipakai membuat donat? Sebenarnya tidak ada aturan baku soal jenis labu yang digunakan.

Kebanyakan orang Indonesia lebih suka pakai labu parang. Bahan ini memiliki warna yang intens, manis, dan donat jadi lebih kenyal. Meski begitu, beberapa orang ada yang pakai butternut squash, ia lebih berair dan rasanya halus, harus hati-hati kalau dipakai sebagai pelengkap donat biar adonan tidak kelembekan.

3. Haluskan labu sampai benar-benar lumat biar adonannya mulus

labu kuning yang dihaluskan
labu kuning yang dihaluskan (pexels.com/EKATERINA BOLOVTSOVA)

Setelah dikukus sampai matang, kamu bisa langsung menghaluskan labu kuning pakai bantuan garpu ataupun blender (jangan ditambah air). Teksturnya harus lumat supaya ketika dicampurkan, adonan donat jadi bagus dan bentuknya mulus. Nah, beberapa labu kuning itu biasanya memiliki serat-serat yang susah hancur. Kamu bisa sisihkan bagian ini untuk menjaga konsistensi labu kuning supaya tetap lembut dan warna adonannya konsisten.

4. Jangan memasukkan labu saat masih panas karena bisa bikin ragi mati

ilustrasi mencampur adonan
ilustrasi mencampur adonan (freepik.com/freepik)

Memasukkan labu kuning ke dalam adonan donat itu harus ditunggu sampai dingin. Ragi memang bisa berkembang baik di suhu hangat, tetapi labu yang panas akan membuatnya mati dan menyebabkan adonan gagal mengembang.

Makanya, dalam membuat donat labu kuning, persiapan yang harus dilakukan pertama kali adalah mengukus dan menghaluskan labu. Setelah itu, diamkan sampai dingin sebelum mencampur adonan donat di mangkuk baru.

5. Kurangi jumlah cairan dalam adonan karena labu mengandung tinggi air

ilustrasi mencampurkan adonan donat dengan mikser
ilustrasi mencampurkan adonan donat dengan mikser (pixabay.com/Ulrike Leone)

Labu kuning termasuk bahan yang mengandung tinggi air. Makanya, kalau kamu memasukkan labu ke dalam donat, maka jumlah cairan harus dikurangi supaya tekstur adonan terjaga. Bahkan jika kelembapan labu tinggi, biasanya bahan cair (air atau susu) tidak dibutuhkan lagi.

Meski begitu, pastikan kamu memakai labu secukupnya saja. Karena jumlah berlebihan bisa menyebabkan adonan jadi lembek. Biasanya setelah digoreng donat akan tampak mulus, tetapi setelah dingin jadi lembek dan mengerut.

Kunci mengolah labu untuk adonan donat yang lebih empuk memang perlu perlakuan khusus. Biar tetap menarik dan hasilnya empuk, jangan lupa terapkan beberapa trik di atas supaya donat labu kuning semakin menggugah selera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Food

See More

Apakah Semua Jenis Durian Cocok Dijadikan Es atau Minuman?

09 Jan 2026, 12:20 WIBFood