Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Memasak Tumis Kerang ala Warteg, Lezat dan Bebas Amis
ilustrasi tumis kerang ala warteg (vecteezy.com/Pitsanu Jaroenpipitaphorn)
  • Kerang, baik kerang hijau maupun remis kupas, sebaiknya direbus singkat dengan serai dan daun salam lalu dibilas untuk mengurangi aroma amis atau asam.
  • Bumbu iris seperti bawang dan cabai, ditambah lengkuas, serai, serta daun aromatik, perlu ditumis dengan minyak baru di api sedang hingga layu dan harum.
  • Tambahkan sedikit air, kecap manis, dan saus tiram; masak hingga kuah menyusut namun tetap basah, sambil mengaduk perlahan agar kerang tetap utuh dan tidak alot.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dari balik etalase warteg, tersedia berbagai macam lauk menggoda selera yang ingin dimasukkan ke dalam piring nasi. Bukan cuma olahan daging atau telur, tumis kerang juga sering menyita perhatian karena aromanya yang menggiurkan.

Tumis kerang ini sering kali berasal dari remis, kerang kupas berwarna oranye yang dikenal bertekstur lembut. Untuk mendapatkan masakan yang enak dan bebas amis, ada lima tips memasak tumis kerang ala warteg yang bisa kamu ketahui melalui catatan di bawah ini.

1. Rebus kerang sebentar untuk kurangi amis

ilustrasi merebus kerang (pexels.com/João Goncalves)

Mau kamu membeli kerang hijau bercangkang atau remis yang sudah dikupas, sebaiknya bahan ini direbus dulu untuk mengurangi amis. Sebelumnya didihkan air dalam panci secukupnya, lalu masak kerang sampai warnanya lebih terang.

Tambahkan juga rempah-rempah seperti serai sampai daun salam untuk mengurangi amis yang menempel. Setelah itu, kerang bisa ditiriskan dan dibilas sebelum ditumis bersama bumbu lain, biar rasanya tidak amis atau asam.

2. Tumis bumbu sampai matang sebelum menambahkan bahan lain

ilustrasi menumis bumbu (vecteezy.com/Alexander Donin)

Bentuk bumbu untuk tumis kerang ala warteg ini kebanyakan diiris agar lebih praktis dan bentuknya menarik. Bahan-bahan yang dimaksud mencakup bawang merah, bawang putih, cabai keriting, cabai rawit, dan seterusnya.

Kemudian ada pula tambahan bumbu geprek, seperti lengkuas, serai, juga daun aromatik agar aroma masakan semakin semerbak. Bahan-bahan ini perlu ditumis sampai matang dan layu untuk memberikan cita rasa lezat. Tidak meninggalkan rasa langu yang membuat tumis kerang kurang enak.

Tambahkan sedikit minyak baru dan panaskan di atas api sedang. Lalu tumis bumbu sambil dioseng-oseng supaya tidak gosong. Lama-kelamaan, bumbu akan layu sendiri dan mengeluarkan aroma sedap yang bikin kerang menggugah selera.

3. Masukkan sedikit air agar tumis kerang semakin sedap

ilustrasi air dalam gelas (freepik.com/rawpixel.com)

Untuk mengontrol bumbu agar tidak cepat gosong, masukkan sedikit air ke dalam wajan masak. Bahan ini juga bekerja untuk menambah kelembapan pada kerang, sehingga teksturnya jadi lembut dan bumbu meresap sempurna.

Kerang yang dimasak tanpa tambahan air sering kali berisiko alot. Tapi jangan terlalu banyak menambah air agar tidak berubah menjadi sup. Kemudian tambahkan juga kecap manis sampai saus tiram untuk mengimbangi rasa kerang.

4. Masak sampai airnya menyusut tapi kerang masih basah

ilustrasi menumis (pexels.com/Alondra Medina)

Memasak tumis kerang bisa dilakukan sampai airnya sat. Makanya, disebutkan sebelumnya bahwa jumlah air jangan terlalu banyak. Soalnya kebanyakan air bisa membuat kerang hancur sebelum airnya habis.

Masak kerang sampai airnya berkurang, tapi masih sedikit basah agar tumisan jadi nyemek. Soalnya, sedikit kuah ini akan memberikan kenikmatan pada masakan sewaktu dimakan bersama nasi, serta menghindari sensasi seret akibat kerang yang terlalu kering.

5. Hindari mengaduk masakan terlalu keras dan sering karena bisa bikin hancur

ilustrasi wajan masak (freepik.com/senivpetro)

Selain dimasak terlalu lama, mengaduknya terlalu keras dan berlebihan juga berisiko menyebabkan kerang menjadi hancur. Bentuknya jadi kurang menarik karena tumisan kehilangan tekstur. Makanya, kamu perlu mengaduknya dengan perlahan dan lembut biar kerang tetap utuh.

Kalau bisa, gunakan spatula yang lembut biar tidak ada bagian yang membuat kerang terpotong secara tidak sengaja. Tumis memakai api sedang untuk menjaga tekstur kerang tetap empuk dan kenyal, serta airnya cepat sat. Kalau dimasak di atas api yang terlalu besar, khawatir kerang mudah gosong sebelum matang.

Memasak tumis kerang ala warteg untuk hidangan di rumah memang cukup menggoda selera. Kalau kamu ingin menyantapnya lebih puas, maka tumisan bisa dibuat sendiri dengan turut menyertakan lima tips di atas agar hasilnya empuk dan bebas dari amis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article