5 Perbedaan Saus Tiram vs. Kecap Inggris, Punya Fungsi Berbeda!

- Saus tiram dan kecap Inggris berbeda dari bahan dasar, proses pembuatan, hingga karakter rasa.
- Saus tiram unggul untuk masakan Asia dengan rasa gurih pekat dan tekstur kental. Sementara, kecap Inggris cocok untuk masakan Barat dengan rasa asam dan manis yang kompleks.
- Keduanya tidak sepenuhnya saling menggantikan dan sebaiknya digunakan sesuai gaya masakan agar rasa tetap seimbang.
Saus tiram dan kecap Inggris sama-sama dikenal sebagai penyedap yang mampu memberi kedalaman rasa pada berbagai hidangan. Keduanya kerap dipakai untuk memperkaya cita rasa, menonjolkan umami, dan membuat masakan terasa lebih “hidup”. Meski terlihat mirip karena sama-sama berwarna gelap dan beraroma kuat, keduanya sebenarnya punya karakter yang sangat berbeda.
Perbedaan ini bukan hanya soal rasa, melainkan juga bahan dasar, tekstur, hingga penggunaan dalam masakan Asia dan Barat. Dengan memahami perbedaan keduanya, kamu bisa memilih saus mana yang paling tepat untuk resep tertentu atau mencari pengganti yang paling mendekati jika salah satunya gak tersedia. Yuk, kita bahas lebih lanjut perbedaan keduanya!
1. Bahan dan cara pembuatan

Saus tiram dibuat dari sari tiram yang dihasilkan lewat proses perebusan. Cairan ini kemudian direduksi hingga pekat agar rasa umaminya semakin kuat. Resep tradisional biasanya menambahkan kecap asin, gula, dan garam, sementara versi komersial sering diberi pengental maupun MSG untuk menambah kekayaan rasa serta tekstur kental.
Kecap Inggris menggunakan dasar fermentasi ikan teri (anchovies). Resep kemudian dipadukan dengan cuka, molase, asam jawa, bawang putih, bawang bombai, dan berbagai bumbu lainnya. Teksturnya lebih encer dibanding saus tiram dan campuran bahan yang kompleks ini menghasilkan rasa asam, manis, serta fruity dengan aroma rempah yang khas.
2. Perbedaan rasa

Saus tiram menghadirkan rasa asin, gurih, dan kaya umami dengan sedikit sentuhan manis. Teksturnya yang kental dan warnanya yang pekat membuatnya memberikan efek kilap yang cantik pada masakan. Sementara, kecap Inggris menawarkan rasa yang lebih kompleks, yakni asam dari cuka, manis dari molase, fruity dari asam jawa, dan gurih rempah dari ikan teri. Saus ini menambah kedalaman sekaligus kesegaran pada masakan.
3. Penggunaan dalam masakan

Saus tiram umum digunakan dalam masakan Asia, seperti tumisan, semur, atau sebagai saus celup. Teksturnya yang kental membuat bahan makanan lebih terlapisi dan terasa gurih. Sementara, kecap Inggris Lebih populer dalam masakan Barat, mulai dari marinasi daging panggang, campuran saus BBQ, masakan berkuah, hingga koktail Bloody Mary. Saus ini menambah kompleksitas rasa tanpa mengentalkan hidangan.
4. Apakah bisa saling menggantikan

Secara umum, keduanya gak bisa saling menggantikan dengan sempurna. Saus tiram gak memiliki keasaman khas kecap Inggris, sedangkan kecap Inggris kurang memberikan rasa manis pekat dan tekstur kental dari saus tiram. Akan tetapi, pada beberapa hidangan Barat, seperti setup atau daging panggang, keduanya masih bisa dipakai sebagai penambah umami dengan penyesuaian rasa.
5. Perbedaan nutrisi

Perbedaan lain yang cukup penting antara saus tiram dan kecap Inggris terletak pada kandungan nutrisi. Saus tiram mengandung nutrisi alami dari tiram, termasuk sedikit zink, zat besi, dan kalsium. Namun, karena kecap Inggris dibuat dari fermentasi ikan teri yang dipadukan dengan berbagai bahan lain, saus ini cenderung memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih beragam, mulai dari vitamin C, kalsium, zat besi, hingga kalium. Sebagai contoh, kecap Inggris memiliki kadar vitamin C, kalsium, dan zat besi yang lebih tinggi dibanding saus tiram sehingga dapat dikatakan sedikit lebih padat gizi dalam beberapa aspek. Perbedaan nutrisi ini bukan hanya mencerminkan sumber bahan baku dan proses fermentasi yang berbeda, melainkan juga menambah lapisan perbedaan selain rasa, tekstur, serta kegunaan kuliner.
Saus tiram cocok untuk memberikan rasa gurih pekat dan manis yang khas dalam hidangan Asia. Sementara kecap Inggris menawarkan rasa kompleks, baik asam, manis, maupun fruity, yang menonjol dalam masakan Barat. Keduanya memang sama-sama memperkaya rasa, tetapi memiliki karakter dan fungsi yang berbeda sehingga lebih baik digunakan sesuai gaya masakan masing-masing. Kalau perlu substitusi, lakukan dengan hati-hati agar rasa tetap seimbang.
















