Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Inspirasi Menu Berkuah Santan yang Cocok untuk Berbuka saat Ramadan
ilustrasi opor ayam (freepik.com/jcomp)
  • Menu berkuah santan jadi pilihan favorit saat Ramadan karena rasanya gurih, lembut, dan memberi kenyamanan setelah seharian berpuasa.
  • Lima inspirasi hidangan santan meliputi opor ayam, gulai ikan, sayur lodeh, kari daging, hingga kolak ubi pisang sebagai penutup manis.
  • Setiap menu menghadirkan kehangatan dan cita rasa khas rempah Nusantara yang cocok untuk momen berbuka bersama keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Berbuka puasa selalu identik dengan hidangan yang hangat, gurih, dan mengenyangkan. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, tubuh butuh asupan yang bukan cuma lezat, tapi juga memberi rasa nyaman di perut. Menu berkuah santan sering jadi pilihan karena teksturnya lembut, rasanya kaya, dan aromanya menggugah selera sejak suapan pertama.

Santan memberi karakter rasa yang khas, gurih dan sedikit manis alami, sehingga cocok untuk momen berbuka yang penuh kehangatan. Hidangan seperti ini juga terasa lebih “rumahan” dan dekat dengan suasana kebersamaan keluarga. Dengan paduan bumbu rempah yang meresap sempurna, menu santan selalu punya tempat spesial di meja makan Ramadan. Yuk, simak inspirasi menu berkuah santan yang pas untuk menghangatkan suasana berbuka!

1. Opor ayam yang lembut dan kaya rempah

ilustrasi opor ayam (youtube.com/Devina Hermawan)

Opor ayam selalu jadi primadona saat Ramadan karena kuah santannya yang kental dan beraroma harum. Perpaduan santan dengan serai, daun salam, dan lengkuas menghadirkan rasa gurih yang dalam dan menenangkan. Potongan ayam yang empuk menyerap bumbu hingga ke seratnya, sehingga setiap suapan terasa penuh cita rasa.

Selain rasanya yang nyaman di lidah, opor ayam juga relatif ramah untuk perut setelah seharian kosong. Kuahnya yang hangat membantu tubuh beradaptasi perlahan sebelum menyantap hidangan utama lainnya. Disajikan bersama nasi hangat atau lontong, opor ayam menghadirkan suasana berbuka yang klasik dan penuh nostalgia.

2. Gulai ikan dengan kuah santan pedas gurih

illustrasi gulai ikan patin (vecteezy.com/Adisak Phuangsri)

Gulai ikan menawarkan sensasi rasa yang lebih berani dengan perpaduan santan dan rempah khas Nusantara. Aroma kunyit, ketumbar, dan cabai menyatu dalam kuah berwarna kuning keemasan yang menggoda. Ikan yang digunakan bisa disesuaikan selera, mulai dari kakap hingga tongkol, asalkan segar dan berkualitas.

Tekstur ikan yang lembut berpadu dengan kuah santan yang kaya rasa menciptakan harmoni yang memanjakan lidah. Sensasi pedas gurihnya terasa hangat tanpa berlebihan, cocok untuk mengembalikan energi setelah puasa. Gulai ikan juga memberi variasi menu agar meja berbuka gak terasa monoton.

3. Sayur lodeh yang sederhana tapi menghangatkan

ilustrasi sayur lodeh (commons.wikimedia.org/iNews)

Sayur lodeh adalah contoh bahwa kesederhanaan bisa terasa istimewa. Kuah santan yang ringan berpadu dengan aneka sayuran seperti labu siam, kacang panjang, dan terong menciptakan kombinasi rasa yang seimbang. Aroma daun salam dan lengkuas memberi sentuhan khas yang akrab dengan dapur rumahan.

Menu ini cocok untuk yang ingin berbuka dengan hidangan yang lebih ringan tapi tetap gurih. Kandungan sayurannya membantu tubuh memperoleh serat setelah seharian berpuasa. Sayur lodeh juga mudah dipadukan dengan lauk lain tanpa membuat rasa saling bertabrakan.

4. Kari daging dengan kuah santan kental

ilustrasi kari daging (pexels.com/dhiraj jain)

Kari daging menghadirkan nuansa rasa yang lebih kaya dan kompleks. Perpaduan santan kental dengan campuran rempah seperti kapulaga, kayu manis, dan cengkeh memberi karakter rasa yang dalam dan sedikit spicy. Potongan daging yang dimasak perlahan menghasilkan tekstur empuk dan juicy.

Hidangan ini cocok untuk momen berbuka bersama keluarga besar karena porsinya bisa disesuaikan dengan mudah. Kuahnya yang pekat terasa memuaskan dan memberi rasa kenyang lebih lama. Kari daging juga memberi variasi rasa yang berbeda dari menu santan yang lebih ringan.

5. Kolak ubi dan pisang sebagai penutup manis

ilustrasi kolak ubi (freepik.com/jcomp)

Kolak ubi dan pisang adalah menu santan manis yang hampir selalu hadir saat Ramadan. Perpaduan santan dengan gula merah menciptakan rasa manis legit yang lembut di lidah. Ubi yang empuk dan pisang yang matang sempurna memberi tekstur yang menyenangkan di setiap suapan.

Sebagai hidangan pembuka atau penutup berbuka, kolak memberi energi cepat bagi tubuh. Rasa manisnya membantu mengembalikan stamina tanpa terasa terlalu berat. Disajikan hangat atau dingin, kolak tetap jadi favorit yang gak pernah kehilangan pesonanya.

Menu berkuah santan selalu punya daya tarik tersendiri saat Ramadan. Kehangatan kuahnya, kekayaan rasa rempah, dan tekstur yang lembut menghadirkan kenyamanan setelah seharian berpuasa. Dengan variasi yang tepat, meja berbuka bisa terasa lebih hidup dan penuh warna. Pilih menu yang sesuai selera dan suasana agar momen berbuka semakin berkesan bersama orang terdekat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian