Jika sering kecewa karena ayam panggang di wajan hasilnya kering atau hambar, resep ini wajib dicoba. Dengan memadukan teknik brining (merendam dalam larutan garam) dan pan-roasting (memanggang di wajan), kamu bisa mendapatkan ayam yang tetap juicy dengan cita rasa yang meresap.
Resep Ayam Panggang Wajan, Juicy Berkat Teknik Brining

Biasanya, ayam dimasak dengan bagian kulit menghadap ke bawah terlebih dahulu hingga renyah dan berwarna keemasan, lalu dimasak perlahan sampai matang sempurna. Metode ini menghasilkan kulit yang renyah namun tetap menjaga daging ayam tetap empuk dan juicy. Penasaran dengan sedapnya hasil masakan dengan teknik tersebut? Coba buat resep ayam panggang wajan di bawah ini.
Bahan Membuat Ayam Brine Panggang Wajan

ilustrasi ayam (unsplash.com/Rimsha Noor) 720 ml air, bagi menjadi dua bagian
50 gr garam kosher
50 gr gula kastor
4 siung bawang putih, kupas, bagi menjadi dua bagian
4 butir merica hitam butiran utuh, bagi menjadi dua bagian
1 lembar daun salam
2 tangkai rosemary segar, bagi menjadi dua bagian
4 tangkai thyme, bagi menjadi dua bagian
250 gr es batu
Bahan ayam panggang wajan (pan-roasted chicken):
60 ml air
2 potong dada ayam dengan kulit dan sayap yang masih menempel
2 sdm minyak goreng atau minyak nabati
50 gr mentega tawar (unsalted butter)
Garam kosher, secukupnya
Merica hitam bubuk, secukupnya, sebaiknya yang baru digiling
Cara Membuat Ayam Brine Panggang Wajan

ilustrasi membuat ayam brine panggang wajan (unsplash.com/Big Dodzy) Panaskan setengah dari 720 ml air dalam panci kecil.
Tambahkan garam kosher, gula halus, setengah bagian bawang putih, lada hitam, daun salam, rosemary, dan thyme. Aduk hingga garam dan gula larut sepenuhnya, lalu angkat dari api.
Tuangkan sisa air ke dalam wadah yang cukup besar, lalu tambahkan larutan brine yang masih hangat tadi.
Tambahkan es batu dan 60 ml air untuk menurunkan suhunya dengan cepat. Pastikan larutan benar-benar dingin sebelum digunakan agar tekstur ayam tetap terjaga.
Rendam seluruh bagian dada ayam di dalam larutan brine. Tutup wadah dan simpan di dalam kulkas selama 1 jam agar bumbu meresap dan daging menjadi lebih juicy (lembut dan berair). Setelah selesai, angkat ayam dan keringkan permukaannya menggunakan tisu dapur.
Panaskan minyak di wajan dengan api sedang. Letakkan ayam dengan posisi kulit menghadap ke bawah dan masak selama sekitar 4 menit hingga kulitnya mulai kecokelatan dan renyah.
Tambahkan mentega, sisa bawang putih, rosemary, dan thyme, lalu siram-siramkan mentega panas ke atas ayam secara terus-menerus menggunakan sendok agar daging tetap lembap dan aromanya lebih kuat.
Balik ayam dan lanjutkan memasak selama 4 menit lagi sambil terus menyiramkan mentega ke permukaan ayam. Setelah bagian daging yang paling tebal matang sempurna, angkat ayam dari wajan dan letakkan di atas rak kawat atau piring.
Kucuri dengan mentega dan rempah-rempah dari wajan, lalu diamkan (resting) selama 4–5 menit sebelum disajikan agar sari daging merata kembali. Hasilnya adalah ayam yang empuk, juicy, dan kaya rasa.
Tips Membuat Ayam Brine Panggang Wajan

ilustrasi ayam brine panggang wajan (unsplash.com/Chefitt) Jangan lewatkan proses perendaman dalam larutan garam (brining). Proses ini adalah kunci untuk menjaga daging ayam tetap juicy (lembut dan berair) serta memastikan bumbu meresap hingga ke dalam daging.
Setelah mengangkat ayam dari rendaman, tepuk-tepuk permukaannya hingga kering menggunakan tisu dapur. Kulit yang kering akan lebih mudah menjadi renyah dan menghasilkan warna keemasan yang cantik saat dimasak di wajan.
Setelah mentega berada di wajan, gunakan sendok untuk menyiramkan mentega cair ke atas ayam secara berkala. Teknik sederhana ini membantu menjaga kelembapan daging, memperkuat aroma, serta menghasilkan warna yang cantik dan menggugah selera.
Jika ingin menikmati ayam panggang yang empuk, juicy, dan kaya rasa, teknik brining sangat layak untuk dicoba. Meskipun membutuhkan sedikit waktu tambahan untuk proses perendaman, hasil dari resep ayam panggang wajan sangatlah sepadan.



















