Hal yang membuat lasagna ini begitu istimewa adalah proses pemanggangannya, yang membuat saus mendidih di bagian pinggirnya dan lapisan keju di atasnya berubah menjadi warna keemasan yang cantik. Baca sampai akhir untuk resep lengkapnya!
Resep Lasagna Bolognese dengan Saus Bechamel dan Keju Mozzarella

Lasagna bolognese dibuat dari lapisan pasta, saus daging berbasis sosis Italia dan sapi giling, saus béchamel, serta campuran mozzarella dan parmigiano-reggiano.
Saus bolognese dimasak dengan bawang putih, pasta tomat, tomat, dan basil; béchamel dibuat dari mentega, tepung, susu hangat, krim, serta bumbu.
Lasagna disusun hingga sekitar lima lapis, dipanggang pada 177°C lalu 204°C sampai keju keemasan, kemudian didiamkan 15 menit sebelum dihias dan disajikan.
Bahan Membuat Lasagna Bolognese

ilustrasi saus bolognese (pexels.com/Klaus Nielsen) 454 gr sosis Italia, bisa juga diganti dengan sosis sapi
454 gr daging sapi giling dengan kadar lemak 30%
3 siung bawang putih, cincang halus
60 gr pasta tomat
794 gr atau 1 kaleng tomat yang dihancurkan, atau 800 gr tomat segar, cincang halus atau blender kasar
120 ml air
Garam kosher dan lada hitam yang baru digiling, sesuai selera
25 gr daun kemangi segar, termasuk batangnya
Bahan saus béchamel:
113 gr mentega tawar
75 gr tepung terigu serbaguna
½ sdt lada putih bubuk
2½ sdt garam kosher
¼ sdt pala bubuk
840 ml susu full cream, hangatkan hingga muncul uap (jangan sampai mendidih)
120 ml heavy whipping cream, hangatkan hingga muncul uap (jangan sampai mendidih)
Bahan untuk lasagna:
16 lembar pasta lasagna
227 gr keju mozzarella rendah lemak, parut
341 gr keju mozzarella full cream, parut
227 gr keju parmigiano-reggiano, parut halus, sisihkan sedikit untuk taburan akhir
15 gr peterseli Italia segar, cincang halus untuk hiasan
15 gr daun kemangi, cincang halus untuk hiasan
Cara Membuat Lasagna Bolognese

ilustrasi membuat lasagna (unsplash.com/Mateusz Feliksik) Panaskan panci besar di atas api sedang-besar. Masukkan sosis Italia (yang telah dicincang kasar) dan masak selama 2–3 menit hingga bagian bawahnya kecokelatan.
Uraikan daging menjadi potongan-potongan lebih kecil, lalu masak kembali selama 3–4 menit hingga matang sempurna. Angkat dari panci, kemudian ulangi proses yang sama untuk daging sapi giling.
Masukkan kembali sosis ke dalam panci, kecilkan api, lalu tambahkan bawang putih. Tumis selama sekitar 1 menit hingga harum.
Masukkan pasta tomat dan masak selama 1–2 menit hingga warnanya sedikit lebih gelap. Tambahkan tomat yang telah dihancurkan serta air, sambil terus diaduk dan kikis sisa-sisa daging yang menempel di dasar panci.
Panaskan hingga mendidih perlahan (simmer), bumbui dengan garam dan merica, lalu kecilkan api. Masak dengan api kecil selama sekitar 10 menit, aduk sesekali.
Matikan api, tambahkan daun basil (termasuk batangnya), lalu diamkan selama 10 menit agar aromanya meresap. Buang batang basil sebelum saus digunakan.
Lelehkan mentega di atas api sedang, lalu masukkan tepung terigu. Masak sambil terus diaduk selama 1–2 menit hingga membentuk pasta berwarna pucat.
Tambahkan merica putih, garam, dan pala bubuk, lalu aduk rata. Tuangkan susu hangat dan krim secara bertahap sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
Masak selama sekitar 5 menit hingga saus mengental sampai bisa melapisi bagian belakang sendok. Angkat dari api. Jika saus terlalu kental sebelum digunakan, tambahkan sedikit susu hangat.
Panaskan oven hingga suhu 177 derajat Celsius. Rebus lembaran lasagna dalam air yang telah diberi garam selama 2–3 menit hingga lentur namun tetap kokoh. Tiriskan dan letakkan secara terpisah agar tidak saling menempel.
Dalam sebuah wadah, campurkan keju mozzarella rendah lemak, mozzarella full-crream, dan keju parmigiano-reggiano hingga tercampur rata.
Oleskan sekitar 360–400 gr saus bolognese di dasar loyang berukuran 33 × 23 cm. Tata satu lapis pasta di atasnya, tambahkan sekitar 180 gr saus béchamel, lalu taburi dengan campuran keju.
Ulangi proses pelapisan ini hingga mencapai sekitar 5 lapis pasta, dengan membagi saus dan keju secara merata. Akhiri dengan menaburkan keju yang cukup banyak di bagian paling atas.
Tutup loyang secara longgar dengan kertas aluminium agar tidak menempel pada keju. Panggang pada suhu 177 derajat Celsius selama 20 menit.
Lepaskan kertas aluminium, naikkan suhu oven menjadi 204 derajat Celsius, lalu panggang kembali selama 25–30 menit hingga bagian atasnya berwarna cokelat keemasan dan saus di sekeliling pinggiran loyang mulai mendidih (berbuih).
Keluarkan lasagna dari oven dan diamkan selama minimal 15 menit agar lapisan-lapisannya set (terbentuk dengan kokoh), sehingga lebih mudah untuk dipotong.
Beri hiasan berupa keju parmigiano-reggiano, peterseli, dan cincangan daun basil. Potong-potong dan sajikan selagi hangat.
Tips Membuat Lasagna Bolognese

ilustrasi sajian lasagna bolognese mozzarella (unsplash.com/Mateusz Feliksik) Masak saus bolognese hingga semua rasa menyatu. Jangan terburu-buru mengangkat saus dari api, masaklah hingga saus sedikit mengental agar cita rasa daging dan tomat dapat menyatu dengan sempurna.
Pastikan saus béchamel halus dan tidak menggumpal. Tuangkan susu dan krim secara bertahap sambil terus diaduk menggunakan pengocok (whisk).
Sebarkan saus, pasta, dan keju secara merata pada setiap lapisan agar rasanya seimbang. Panggang hingga bagian atasnya berwarna cokelat keemasan dan keju meleleh dengan sempurna.
Rahasia lasagna yang lezat terletak pada saus bolognese yang kaya rasa dan saus béchamel yang sangat lembut. Pastikan saus daging tidak terlalu encer agar lapisan pasta tetap kokoh dan tidak hancur saat dipotong. Selain itu, jangan ragu untuk menggunakan campuran keju yang melimpah!






















