Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Serabi Kuah Kinca Jahe, Ekonomis untuk Sajian 17 Agustus

Resep Serabi Kuah Kinca Jahe, Ekonomis untuk Sajian 17 Agustus
ilustrasi serabi kuah kinca jahe (commons.wikimedia.org/Meri Putri Andani)
Share Article

Menjelang perayaan 17 Agustus, pasti banyak orang mulai mencari sajian tradisional yang lezat tapi tetap ramah di kantong. Kalau kamu juga sedang menyiapkan hidangan untuk keluarga atau acara di lingkungan rumah, serabi kuah kinca jahe bisa menjadi pilihan yang menarik. Bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses pembuatannya tidak memerlukan peralatan khusus. Rasanya yang manis, gurih, dan sedikit hangat dari jahe cocok dinikmati bersama orang-orang terdekat.

Serabi memang sudah lama menjadi jajanan tradisional favorit di berbagai daerah Indonesia. Saat dipadukan dengan kuah kinca jahe, cita rasanya terasa semakin kaya tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Sajian ini juga pas disajikan sebagai camilan sore, hidangan malam tirakatan, atau pelengkap acara syukuran Hari Kemerdekaan. Yuk, buat sendiri di rumah dengan mengikuti resep serabi kuah kinca jahe berikut ini!

Bahan Serabi Kuah Kinca Jahe

ilustrasi tepung beras
ilustrasi tepung beras (pixabay.com/hewq)

Bahan serabi:

  1. 250 gram tepung beras

  2. 50 gram tepung terigu protein sedang

  3. 50 gram tepung tapioka

  4. 500 ml santan hangat

  5. 1 sendok makan gula pasir

  6. ½ sendok teh garam

  7. ½ sendok teh ragi instan

  8. 1 lembar daun pandan, simpulkan

Bahan kuah kinca jahe:

  1. 200 gram gula merah, sisir halus

  2. 300 ml air

  3. 150 ml santan

  4. 2 ruas jahe, memarkan

  5. 2 lembar daun pandan, simpulkan

  6. ¼ sendok teh garam

Cara Membuat Serabi Kuah Kinca Jahe

ilustrasi adonan
ilustrasi adonan (pixabay.com/katetsib)
  1. Tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka, gula pasir, garam, dan ragi instan dicampurkan ke dalam wadah hingga merata. Santan hangat kemudian dituangkan sedikit demi sedikit sambil adonan diaduk sampai teksturnya menjadi halus tanpa gumpalan.

  2. Adonan yang sudah tercampur rata didiamkan selama kurang lebih 45 menit agar ragi bekerja dengan baik. Wadah adonan sebaiknya ditutup menggunakan kain bersih supaya proses fermentasi berlangsung lebih optimal.

  3. Kuah kinca disiapkan dengan cara merebus air, gula merah, jahe, daun pandan, dan garam hingga gula larut sempurna. Santan kemudian dimasukkan sambil terus diaduk hingga kuah mendidih perlahan dan tidak pecah, lalu disaring agar hasilnya lebih halus.

  4. Cetakan serabi dipanaskan menggunakan api kecil hingga suhunya merata sebelum adonan dituangkan. Permukaan cetakan dapat diolesi tipis dengan minyak agar serabi lebih mudah dilepaskan setelah matang.

  5. Adonan serabi dituangkan secukupnya ke dalam cetakan yang sudah panas. Serabi kemudian dimasak menggunakan api kecil sampai bagian atasnya berpori, matang, dan bagian bawahnya berwarna kecokelatan.

  6. Serabi yang sudah matang diangkat perlahan menggunakan spatula agar bentuknya tetap rapi. Proses memanggang diulangi hingga seluruh adonan habis dan serabi tersusun siap disajikan.

  7. Serabi disusun di atas piring saji sebelum kuah kinca jahe hangat disiramkan secukupnya di atasnya. Sajian kemudian dapat langsung dinikmati selagi hangat agar perpaduan rasa gurih, manis, dan aroma jahenya terasa lebih nikmat.

Tips Membuat

ilustrasi menuangkan adonan ke cetakan
ilustrasi menuangkan adonan ke cetakan (pixabay.com/naor4040)
  1. Gunakan santan segar agar rasa serabi dan kuah kinca lebih gurih.

  2. Masak serabi dengan api kecil supaya bagian bawah matang merata tanpa mudah gosong.

  3. Aduk kuah kinca terus-menerus setelah santan dimasukkan agar santan tidak pecah.

  4. Tambahkan jahe sesuai selera jika menginginkan aroma hangat yang lebih kuat.

Serabi kuah kinca jahe paling nikmat disantap dalam keadaan hangat bersama secangkir teh atau kopi. Sajian sederhana ini juga mudah disiapkan dalam jumlah banyak untuk dinikmati bersama keluarga dan tetangga saat perayaan 17 Agustus. Simpan resep serabi kuah kinca jahe ini untuk dibuat menjelang 17 Agustus nanti, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More