Cara Menyimpan Apel, biar Tetap Renyah dan Tahan Lama

Apel merupakan salah satu buah yang paling disukai dan mudah ditemukan sepanjang tahun. Namun, tidak sedikit yang kecewa, karena apel cepat lembek atau kehilangan kerenyahannya hanya dalam beberapa hari.
Padahal, menyimpan apel tidak bisa asal-asalan. Dengan cara yang tepat, apel akan tetap segar dan tahan lama tanpa kehilangan rasa maupun teksturnya. Berikut cara menyimpan apel yang tepat, agar teksturnya tetap renyah dan tahan lebih lama.
1. Suhu dan tempat penyimpanan menentukan umur simpan apel
Apel yang dibiarkan pada suhu ruang, seperti di atas meja dapur, hanya bertahan selama satu hingga dua pekan saja. Itu pun harus dijauhkan dari sinar matahari langsung, agar tidak cepat layu.
Berbeda dengan apel yang disimpan di lemari es. Dengan suhu dingin dan stabil, apel bisa bertahan hingga beberapa bulan tergantung kondisi awalnya. Cara ini cocok untuk kamu yang membeli dalam jumlah banyak.
Nah, supaya hasilnya maksimal, letakkan apel di laci pendingin atau rak paling bawah kulkas. Tempat ini paling pas, karena suhunya cenderung stabil dan lebih lembap daripada bagian atas.
2. Hindari apel dari benturan dan memar sekecil apa pun

Meski kulitnya tampak kuat, apel sebenarnya sensitif terhadap tekanan. Sedikit memar saja bisa membuat produksi gas etilen meningkat dan mempercepat pembusukan.
Jangan asal menumpuk apel di dalam kantong belanjaan atau meletakkannya secara kasar di kulkas. Perlakuan yang kasar bisa menurunkan kualitas apel bahkan sebelum dikonsumsi.
Usahakan apel tidak saling bertumpuk. Kalau memungkinkan, beri alas lembut atau wadah khusus, agar buah tetap aman selama penyimpanan.
3. Tips menyimpan apel dalam jangka pendek tanpa ribet
Kalau kamu hanya punya beberapa apel, cukup letakkan di mangkuk terbuka di tempat sejuk, jauh dari cahaya matahari langsung. Cara ini simpel, tapi cukup efektif.
Untuk jumlah yang lebih banyak, simpanlah di bagian crisper drawer atau laci paling bawah kulkas. Namun, pastikan apel tidak diletakkan dekat sayur atau buah lain, karena gas etilen dari apel bisa mempercepat proses pematangan.
Perhatikan pula bau sekitar. Apel mudah menyerap aroma, jadi jauhkan dari bawang, cabai, atau bahan makanan beraroma menyengat lainnya.
4. Perhatikan beberapa hal

Jika kamu ingin apel tahan hingga berbulan-bulan, perhatikan tiga hal Utama, yakni suhu, kelembapan, dan ventilasi. Idealnya, suhu berkisar antara 0-4 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 80-95 persen.
Gunakan kulkas sebagai solusi jangka panjang, tetapi pastikan apel tidak saling bersentuhan. Bungkus satu per satu dengan tisu dapur atau kertas koran, agar pembusukan tidak menyebar bila satu apel mulai rusak.
Jangan lupa pilih apel yang benar-benar utuh dan tidak memar sejak awal. Cahaya pun perlu dihindari, karena bisa mempercepat proses pembusukan secara alami.
5. Cara menyimpan apel yang sudah dipotong

Apel yang sudah dikupas atau dipotong memang lebih rentan berubah warna karena proses oksidasi. Namun, kamu bisa meneteskan air lemon untuk memperlambat proses ini tanpa mengubah rasa secara drastis.
Gunakan varietas apel yang memang tahan oksidasi seperti Cosmic Crisp atau Apel Fuji untuk hasil lebih maksimal. Varian ini cocok buat kamu yang sering meal prep buah di awal pekan.
Terakhir, simpan apel di dalam wadah tertutup dan kedap udara, lalu masukkan ke kulkas. Dengan cara ini, kamu bisa menikmati apel potong yang tetap segar hingga dua hari ke depan.
Nah, itu dia panduan praktis mengenai cara menyimpan apel, agar teksturnya tetap renyah. Dengan penyimpanan yang benar, apel akan tetap enak dinikmati kapan saja tanpa khawatir cepat rusak.
Penulis: Nisrina Putri Dayani


















