Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Mengolah Durian untuk Adonan Kue agar Rasanya Tidak Overpower

ilustrasi durian
ilustrasi durian (pexels.com/Jeffry Surianto)
Intinya sih...
  • Hindari menggunakan durian yang kelawat matang agar aroma kue tidak terlalu tajam dan rasa pahitnya tidak mendominasi keseluruhan kue.
  • Gunakan takaran yang lebih sedikit dibandingkan dengan bahan basah lain, sekitar 20-30% dari total bahan basah dalam adonan.
  • Kombinasikan dengan bahan yang mengandung lemak seperti mentega, krim, susu, dan keju untuk mengikat aroma durian sehingga baunya tidak terlalu menyengat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Durian atau yang juga sering disebut sebagai raja buah memang terkenal dengan aromanya yang tajam dan rasanya yang khas. Sensasi yang kuat ini bisa menjadi tantangan saat daging buah durian akan diolah menjadi kue atau roti.

Jika takarannya tidak tepat atau cara mengolahnya salah, rasa durian bisa menjadi terlalu kuat dan dapat menutupi karakter kue itu sendiri. Tapi, kamu tidak perlu khawatir, karena dalam artikel ini akan dibagikan 5 tips yang mudah diikuti agar kue buatanmu rasanya tetap seimbang meski dicampur buah dengan cita rasa yang kuat. Yuk, simak tips lengkapnya dalam artikel ini ya!

1. Hindari menggunakan durian yang kelawat matang

ilustrasi memotong durian yang sudah matang
ilustrasi memotong durian yang sudah matang (pexels.com/Alexey Demidov)

Jika kamu berencana mencampurkan daging buah durain dalam adonan kue atau roti, sebaiknya hindari memakai durian yang kelewat matang atau kematangan. Durian dengan kondisi ini akan membuat aroma kue menjadi terlalu tajam ketika disajikan.

Selain itu, durian yang terlampau matang juga memiliki rasa pahit yang sedikit kuat sehingga bisa dengan mudah mendominasi keseluruhan rasa kue. Agar kue buatanmu tetap nikmat dan lezat, pastikan untuk memilih durian yang matangnya pas atau optimal. Durian dengan kondisi kematangan yang tepat akan menghasilkan rasa yang lebih halus, creamy, dan legit.

2. Gunakan takaran yang lebih sedikit dibandingkan dengan bahan basah lain

ilustrasi mencampurkan daging durian dengan bahan lain
ilustrasi mencampurkan daging durian dengan bahan lain (pexels.com/Nicole Michalou)

Tak jarang beberapa adonan kue juga dicampurkan dengan buah-buahan seperti pisang atau labu. Namun, hal tersebut berbeda jika menyangkut buah durian. Ini dikarenakan durian memiliki karakter rasa yang khas dan aroma yang lebih kuat, sehingga tidak bisa disamakan dengan takaran buah lainnya yang rasanya lebih ringan.

Jika kamu menggunakan takaran secara berlebihan, durian dapat membuat kue memiliki cita rasa yang terasa terlalu pekat dan mendominasi. Sebagai patokan, kamu bisa menggunakan durian sekitar 20–30% dari total bahan basah yang dipakai dalam adonan. Takaran ini sudah cukup untuk menghadirkan sensasi khas durian tanpa menutupi karakter kue itu sendiri.

3. Kombinasikan dengan bahan yang mengandung lemak

ilustrasi mentega
ilustrasi mentega (pexels.com/Felicity Tai)

Agar cita rasa kue durian buatanmu lebih seimbang, kamu bisa mencoba mengombinasikan durian dengan bahan yang mengandung lemak. Beberapa bahan seperti mentega, krim, susu, dan keju mampu mengikat aroma durian sehingga baunya tidak terlalu menyengat.

Selain itu, cita rasa kue dengan campuran durian juga akan terasa lebih lembut dan menyatu dengan karakter kue. Dengan kombinasi bahan yang tepat, kue durian akan terasa lebih creamy, ringan, dan tidak mendominasi lidah.

4. Tambahkan aroma lain sebagai agen penetral

ilustrasi vanila
ilustrasi vanila (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com )

Durian memang salah satu buah tropis yang memiliki aroma khas dan kuat. Bau ini bisa menjadi masalah jika langsung dicampurkan begitu saja ke dalam adonan kue. Agar aroma durian dalam kue tetap bisa dikendalikan, kamu bisa menambahkan aroma lain sebagai agen penetral.

Beberapa bahan aromatik yang bisa kamu pakai adalah biji vanila, pandan, sea salt, dan bubuk kayu manis. Bahan-bahan tersebut bisa menjadi pilihan yang aman karena memiliki aroma lembut dan sangat cocok jika disatukan dengan daging buah durian. Selain itu, sea salt juga bisa berperan penting dalam menonjolkan rasa manis durian.

5. Pastikan untuk mengolah durian terlebih dahulu sebelum dicampurkan

ilustrasi daging buah durian
ilustrasi daging buah durian (pexels.com/Alexey Demidov)

Agar aroma durian tidak terlalu tajam, kamu bisa mencoba untuk mengelola daging buah durian terlebih dahulu sebelum dicampurkan dalam adonan kue. Kamu bisa mengukus atau memasaknya sebentar dalam api kecil bersama bahan cair lainnya seperti susu.

Teknik ini akan membantu mengurangi aroma durian yang terlalu tajam. Selain itu, proses pengolahan tersebut juga bisa membuat tekstur durian menjadi lebih halus dan mudah tercampur dengan bahan-bahan lainnya. Dengan langkah sederhana ini, kamu bisa menghasilkan kue durian yang memiliki rasa seimbang dan lebih lembut.

Dengan mengikuti beberapa tips di atas, durian yang hendak kamu campurkan ke dalam adonan kue bisa lebih dikontrol baik dari segi rasa maupun aroma. Cara ini akan menghasilkan kue dengan cita rasa durian yang lebih ringan dan tidak mendominasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Roti O Homemade dari Roti Tawar, Praktis dan Hemat

07 Jan 2026, 12:30 WIBFood