5 Manfaat Puasa Ramadan untuk Mengatasi Asma, Sudah tahu?

Walaupun puasa merupakan ibadah yang wajib dijalani oleh setiap umat muslim. Akan tetapi, terdapat beberapa golongan tertentu yang tidak diwajibkan menjalani ibadah ini. Seperti penderita penyakit kronis yang kondisinya bisa semakin buruk jika tidak makan dan harus minum obat, salah satunya adalah penderita asma.
Kendati demikian, ternyata berpuasa memiliki dampak positif bagi penderita asma, khususnya asma ringan yang penderitanya tidak bergantung pada obat-obatan. Bahkan banyak pasien yang mengaku kondisinya membaik setelah menjalani puasa selama beberapa waktu. Nah, lalu apa saja manfaat puasa bagi pengidap asma? Berikut penjelasannya.
1. Memperbaiki sel imun

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa pembatasan asupan kalori memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesehatan sel imun. Peningkatan sel imun ini juga ternyata berdampak pada perbaikan fungsi paru-paru termasuk mengatasi penyakit asma.
2. Lebih bisa mengendalikan emosi
Emosi yang tidak stabil juga merupakan faktor yang membuat penderita asma sering mengalami sesak nafas. Sebab, emosi negatif seperti marah dapat memicu produksi hormon adrenalin yang menyebabkan penyempitan saluran pernapasan. Pada orang yang hipersensitif seperti penderita asma, hal ini dapat menyebabkan perasaan sesak napas dan gejala asma sering kambuh.
Sedangkan hikmah dari puasa sendiri adalah menahan diri dari emosi dan hal-hal negatif. Hal ini tentunya dapat menjadi terapi bagi pasien yang memiliki riwayat asma agar dapat melatih emosi dan meringankan gejala asma.
3. Menjadikan diri lebih tenang

Stres dan perasaan gelisah juga bisa membuat penyakit asma kembali kambuh. Puasa sendiri merupakan suatu ibadah yang ditujukan agar seorang hamba bisa mendekatkan diri dengan Sang Pencipta dan juga mendapatkan ketenangan. Karena berpuasa dapat mencegah perasaan negatif seperti cemas dan gelisah yang akhirnya juga menurunkan frekuensi asma kambuh akibat.
4. Terhindar dari alergi serta makan berlebihan

Asma juga bisa disebabkan oleh faktor makanan seperti alergi terhadap makanan tertentu. Bahkan terkadang makanan secara berlebihan dapat menyebabkan penderita asma mengalami sesak napas. Saat berpuasa maka seseorang tidak makan sepanjang hari. Bagi penderita asma, hal ini otomatis dapat mengurangi risiko sesak napas akibat salah makan ataupun makan berlebihan.
5. Memperbaiki fungsi paru-paru

Dengan menjalani ibadah puasa dengan baik dan tidak makan secara berlebihan saat sahur dan berbuka, maka hal ini akan menyebabkan penurunan berat badan. Berat badan yang ideal ini dapat menyebabkan perbaikan fungsi paru-paru. Dampaknya, penderita asma dapat bernapas dengan lebih lega.
Itu tadi beberapa manfaat berpuasa bagi penderita asma. Akan tetapi, kamu tetap harus berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu.






![[QUIZ] Kalau Punya Anak, Kamu Bakal Jadi Tipe Bapak Seperti Apa?](https://image.idntimes.com/post/20250517/premium-photo-1664279990106-9f5c41bd7f5a-b87dbf88049ea09327ded00ec8bf5046-e7f7326c95d633244190a220a2836080.jpeg)
![[QUIZ] Cara Kamu Ngemil di Kantor Ungkap Risiko Kesehatanmu](https://image.idntimes.com/post/20250805/1000437091_25e33428-64c8-41c2-8596-b0832973e9d5.jpg)






![[QUIZ] Playlist Favoritmu Bisa Menunjukkan Cara Kamu Melawan Rasa Malas](https://image.idntimes.com/post/20250514/pexels-viralyft-16897649-8ed9de860b0ace40589a8766fe9a17d0-bcead74174e00b2d4a0e1455f0676a42.jpg)




