- Tekanan darah bisa menjadi tidak stabil.
- Metabolisme tubuh terganggu.
- Peradangan dalam tubuh meningkat.
Studi: Sering Tidur Tidak Teratur, Risiko Jantung dan Stroke Naik

Jam tidur yang tidak teratur berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Risiko bisa meningkat hingga dua kali lipat, terutama jika durasi tidur kurang dari 8 jam.
Konsistensi waktu tidur lebih penting daripada yang selama ini disadari.
Seringnya, rutinitas tidur dianggap baik selama durasinya terpenuhi. Banyak orang fokus pada angka—6 jam, 7 jam, atau 8 jam durasi tidur—tanpa memperhatikan konsistensi waktu tidur. Padahal, tubuh tidak hanya membutuhkan waktu istirahat yang cukup, tetapi juga ritme yang stabil.
Sebuah penelitian dari Universitas Oulu yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Cardiovascular Disorders menemukan, ketidakteraturan waktu tidur di usia paruh baya berkaitan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular serius.
Dalam penelitian ini, para ilmuwan tidak hanya melihat berapa lama seseorang tidur, tetapi juga seberapa konsisten waktu mereka pergi tidur setiap malam. Hasilnya, orang dengan jam tidur yang berubah-ubah memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi seperti serangan jantung (myocardial infarction) atau stroke (cerebral infarction).
Yang menarik, efek ini menjadi lebih kuat pada mereka yang tidur kurang dari 8 jam. Pada kelompok ini, risiko kejadian kardiovaskular bisa meningkat hingga dua kali lipat dibanding mereka yang jadwal tidurnya lebih teratur.
Kenapa jam tidur yang tidak teratur berisiko bagi kesehatan?
Tubuh bekerja mengikuti ritme biologis yang disebut ritme sirkadian, semacam jam internal yang mengatur kapan kamu tidur, bangun, dan bahkan bagaimana organ tubuh bekerja. Ketika waktu tidur berubah-ubah setiap hari, ritme ini terganggu.
Penelitian ini menunjukkan bahwa variabilitas waktu tidur memiliki hubungan yang lebih kuat dengan risiko jantung dibanding faktor lain seperti waktu bangun. Artinya, kapan kamu tidur ternyata lebih krusial daripada kapan kamu bangun.
Ketika ritme sirkadian terganggu:
Semua faktor ini berkontribusi terhadap risiko penyakit jantung dalam jangka panjang.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 3.200 peserta yang dipantau selama lebih dari satu dekade. Pola tidur mereka direkam menggunakan perangkat pemantau aktivitas, sehingga data yang dihasilkan lebih objektif dibanding sekadar laporan subjektif.
Sebagai penutup, di tengah gaya hidup modern, jam tidur sering menjadi hal pertama yang dikorbankan. Begadang di hari kerja, lalu balas dendam tidur di akhir pekan, terasa seperti solusi yang wajar. Namun, tubuh tidak bekerja dengan cara seperti itu. Menjaga waktu tidur yang konsisten dampaknya sangat besar. Dalam jangka panjang, rutinitas ini bisa menjadi salah satu perlindungan terhadap risiko penyakit jantung.
Referensi
"Irregular bedtime linked to higher risk of cardiac events." University of Oulu. Diakses April 2026.
Laura Nauha et al., “Sleep Timing Irregularity in Midlife: Association With Incident Major Adverse Cardiac Events and Cardiovascular Disease Mortality Over a 10-year Follow-up,” BMC Cardiovascular Disorders, March 24, 2026, https://doi.org/10.1186/s12872-026-05762-4.



![[QUIZ] Dari Cara Kamu Olahraga, Ini Tipe Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260103/1000316220_a9a91192-e18a-4d4c-8e9b-46e3a4657574.jpg)
![[QUIZ] Seberapa Jeli Matamu Menebak Karakter Upin & Ipin Ini?](https://image.idntimes.com/post/20240731/kuis-tebak-karakter-upin-ipin-6-55566cf7f1ec9f5b672c87a76e3236d7.jpg)





![[QUIZ] Tebak Seperti Apa Partner HYROX Kamu dari Zodiaknya](https://image.idntimes.com/post/20251209/upload_8eb05979525a150975c859a7b7a1626c_27e3fcc6-9d2c-4b54-9159-89c672ab3360.png)





![[QUIZ] Jam Lari Kamu Bisa Menunjukkan Karakter Kamu lho!](https://image.idntimes.com/post/20211018/healthy-young-asian-runner-woman-warm-up-body-stretching-before-exercise-f86cce9f67ab87e1f2714ff01fb5315e-ac9dc8ae0dc9088384b5ca1785f74038.jpg)

