Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Bahaya Tidur Dengan Rambut Basah, Sebabkan Ketombe!

5 Bahaya Tidur Dengan Rambut Basah, Sebabkan Ketombe!
ilustrasi tidur rambut basah (pexels.com/Alena Shekhovtcova)

Melarang untuk keramas di malam hari adalah mitos yang sering dikatakan orangtua. Alasannya, keramas malam hari bisa menyebabkan masuk angin atau sakit. Ketika kita mandi dan keramas di malam hari, seringkali kita malas untuk mengeringkan rambut yang basah. Sehingga, kepala akan sedikit pusing ketika tidur dalam keadaan rambut basah.

Memang tidur dengan rambut basah membuatmu sakit. Akan tetapi, ada beberapa hal yang menyebabkan sakit itu terjadi. Simak dulu bahaya tidur dengan rambut basah berikut ini, yuk!

1. Sakit Kepala

ilustrasi sakit kepala (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi sakit kepala (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Seperti yang telah dijelaskan melalui judulnya, rambut basah bisa mempertahankan kelembabannya sepanjang malam. Di sisi lain, saat tidur, suhu tubuh mengalami kenaikan. Dengan demikian, akan terjadi perbedaan suhu yang besar yang akan menyebabkan sakit kepala.

2. Nyeri Otot

ilustrasi nyeri otot (pexels.com/Mikael Blomkvist)
ilustrasi nyeri otot (pexels.com/Mikael Blomkvist)

Karena perubahan suhu, tidur dengan rambut basah bisa menyebabkan nyeri otot, kram parah, dan kelumpuhan wajah. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan seluruh tubuh dan menyebabkan kematian, lho!

3. Infeksi dan rambut bercabang

ilustrasi rambut bercabang (pexels.com/Kindel Media)
ilustrasi rambut bercabang (pexels.com/Kindel Media)

Tidur dengan rambut basah akan membasahi bantal dan handuk, ini akan menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Hal itu bisa menyebabkan infeksi.

Selain itu, rambut dalam keadaan basah akan rawan bercabang. Jadi, tidur dengan rambut basah hanya akan meningkatkan risiko kerusakan rambut.

4. Ketombe

ilustrasi gatal ketombe (pexels.com/Yang Krukov)
ilustrasi gatal ketombe (pexels.com/Yang Krukov)

Bila kulit kepala tetap lembab dalam jangka waktu yang lama, maka hal itu akan menggangu fungsi kelenjar sebaceous pada kulit kepala. Akibatnya, kelenjar ini akan mulai menghasilkan lebih banyak minyak. Sehingga bisa mengganggu keseimbangan pH alami kulit kepala dan memicu ketombe atau kulit kepala berminyak.

5. Kulit Berjerawat

ilustrasi jerawat (pexels.com/Anna Nekrashevich)
ilustrasi jerawat (pexels.com/Anna Nekrashevich)

Salah satu dampak tidur saat rambut basah adalah bantal yang digunakan akan menjadi basah dan lembab. 

Kondisi lembab inilah yang memicu tumbuhnya bakeri dan jerawat pada wajah. Hal ini terjadi karena wajah bersentuhan langsung dengan permukaan bantal yang lembab.

Jangan tidur saat kondisi rambut basah, ya bestie! Agar beberapa hal yang disebutkan di atas tidak terjadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Health

See More

[QUIZ] Tebak Seperti Apa Partner HYROX Kamu dari Zodiaknya

08 Apr 2026, 14:20 WIBHealth
Apakah Bisul Bisa Menular?

Apakah Bisul Bisa Menular?

08 Apr 2026, 07:48 WIBHealth