Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Menikmati Kuliner secara Sehat dan Menyenangkan, Patut Dicoba!

5 Cara Menikmati Kuliner secara Sehat dan Menyenangkan, Patut Dicoba!
ilustrasi menikmati sajian makanan (unsplash.com/Pablo Merchán Montes)

Menikmati kuliner, seperti makanan berat, camilan, dan minuman, sudah menjadi salah satu kegiatan yang paling digemari banyak orang. Well, harus diakui bahwa kuliner sudah menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk berwisata atau mengunjungi tempat tertentu. Namun sayangnya, sebagian dari kita lupa bahwa menikmati kuliner dengan cara yang salah malah akan merugikan kesehatan.

Nah, di sini, kita akan mengetahui bagaimana cara menikmati kuliner secara sehat dan tetap menyenangkan. Beberapa tips sehat di bawah ini patut dicoba bagi kamu yang doyan makan-makan. Ayo, dipraktikkan!

1. Imbangi dengan asupan air putih

ilustrasi air putih (unsplash.com/ Giorgio Trovato)
ilustrasi air putih (unsplash.com/ Giorgio Trovato)

Alih-alih mengonsumsi minuman soda, alkohol, kopi, teh, atau jus buah, mengimbangi setiap makanan dengan air putih adalah langkah yang bijak. Faktanya, air putih sangat berguna untuk memecah makanan yang kita konsumsi, seperti dijelaskan oleh Mayo Clinic. Menurut ahli sistem pencernaan, Dr. Michael F Picco, minum air putih setelah makan akan membantu pencernaan kita.

Selain itu, air putih akan membuat tubuh lebih mudah menyerap nutrisi makanan yang sudah dikonsumsi. Sebaliknya, minuman soda, alkohol, kafein, dan gula tinggi justru akan memperlambat penyerapan nutrisi dan mungkin bisa berdampak buruk buat kesehatan. Minum minuman manis setelah makan siang, misalnya, hanya akan meningkatkan kadar gula dalam darah secara masif.

2. Daging merah harus dibatasi

hidangan makanan daging panggang yang menggiurkan (unsplash.com/Alexandru-Bogdan Ghita)
hidangan makanan daging panggang yang menggiurkan (unsplash.com/Alexandru-Bogdan Ghita)

Menikmati makanan berbahan daging tentunya sangat digemari oleh banyak orang. Nah, sebetulnya, makan daging itu bukan masalah bagi tubuh, selama kita mengonsumsinya dengan bijak. Boleh-boleh saja kamu menikmati sajian kuliner dari daging merah setiap waktu asalkan tidak berlebihan.

Daging merah dan produk olahan dari bahan dasar daging sapi, kambing, ayam, babi, dan domba bisa menyimpan bom waktu bagi tubuh kalau tidak dibatasi. Dilansir Scripss Health, makin sering mengonsumsi daging merah, makin tinggi juga seseorang berisiko terserang diabetes dan kanker kolorektal. Jadi, batasi makan daging ketika kamu melakukan wisata kuliner, ya.

3. Tidak melanggar jadwal makan yang sudah tetap

ilustrasi pesta kuliner (unsplash.com/Spencer Davis)
ilustrasi pesta kuliner (unsplash.com/Spencer Davis)

Salah satu hal yang membuat wisata kulinermu berisiko memperburuk kesehatan adalah pelanggaran jadwal makan. Yup, jadwal makan yang sudah tetap bisa saja berubah akibat banyaknya jenis kuliner yang harus dinikmati di hari yang sama. Sayangnya, cara macam ini malah akan membuat tubuhmu tidak dapat beradaptasi dengan jadwal makan yang baru.

Jika kamu terbiasa makan tiga kali sehari, jangan menambahkan atau mengurangi jadwal yang sudah ada. Jadwal makan acak dan tak teratur hanya akan meningkatkan risiko penyakit di dalam tubuh. Menurut laporan laman Health, penelitian menunjukkan bahwa waktu atau jadwal makan akan memengaruhi berat badan, kolesterol, dan kadar insulin dalam tubuh.

4. Lihat kondisi tubuhmu

ilustrasi menikmati makanan cepat saji (unsplash.com/Sander Dalhuisen)
ilustrasi menikmati makanan cepat saji (unsplash.com/Sander Dalhuisen)

Siapa, sih, yang tidak ingin menikmati kuliner tanpa pantangan sedikit pun? Masalahnya, tidak semua orang bisa berwisata kuliner dan memakan apa yang diinginkan tanpa kendala. Nah, di sini, kamu pun wajib mengetahui kondisi kesehatan tubuhmu sebelum menikmati kuliner yang lezat tersebut.

Diabetes, asam urat, jantung, hipertensi, dan alergi tentu akan membatasi siapa saja dalam menikmati sajian kuliner. Itu sebabnya, jangan sampai gelap mata dan membiarkan dirimu memakan makanan yang justru memperburuk penyakit yang sudah ada. Menikmati sajian kuliner dapat dilakukan dengan sehat ketika kita mengetahui makanan mana saja yang pantang bagi kondisi tubuh kita.

5. Gerakkan badan secara teratur

ilustrasi menikmati makanan manis (unsplash.com/Toa Heftiba)
ilustrasi menikmati makanan manis (unsplash.com/Toa Heftiba)

Sebetulnya, tidak diperlukan olahraga berat untuk membantu kesehatan kita tetap terjaga. Gerakan olahraga yang ringan dan teratur ternyata lebih efektif dan bisa berdampak pada kinerja organ tubuh secara optimal. Begitu juga ketika menikmati wisata kuliner, gak ada salahnya kamu menggerakkan badanmu secara efektif dan teratur.

Berjalan kaki ketika menuju tempat makan, contohnya, akan membantu membakar kalori lama sebelum kalori yang baru masuk ke tubuh. Namun, perhatikan kapan olahraga ringan bisa dilakukan setelah makan berat. Healthline dalam lamannya menulis bahwa dua jam setelah makan sedang, seseorang bisa melakukan olahraga ringan yang tak memberatkan tubuh.

Waktu yang lebih lama mungkin dibutuhkan tergantung pada kondisi pencernaan dari tiap-tiap orang. Jika memiliki kondisi khusus, konsultasikan pada dokter atau ahli gizi untuk meminimalkan efek samping yang mungkin ditimbulkan. Rutinlah bergerak meski tidak dalam kapasitas yang berat untuk menjaga tubuh tetap bugar.

Nah, bagaimana menurutmu? Menikmati sajian kuliner yang lezat bisa dilakukan secara sehat dan tentunya kamu tak lagi khawatir dengan kondisi kesehatan tubuhmu, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dahli Anggara
EditorDahli Anggara
Follow Us

Related Articles

See More

Apa yang Terjadi Jika Kamu Sering Menghabiskan Kuah Mi Instan?

05 Mei 2026, 07:53 WIBHealth