AKG merupakan acuan untuk populasi sehat, karena kebutuhan yang sebenarnya dipengaruhi usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi fisiologis.
Orang yang rutin melakukan latihan beban, atlet, seseorang yang baru pulih dari penyakit, mengalami malnutrisi, atau memiliki penyakit ginjal dapat membutuhkan pendekatan berbeda.
Kebutuhan protein berubah sepanjang kehidupan. Kebutuhan meningkat dari 9 gram pada bayi usia 0–5 bulan hingga sekitar 65–75 gram pada sebagian remaja dan orang dewasa, dengan perbedaan menurut jenis kelamin. Kehamilan dan menyusui membutuhkan tambahan lagi.
Jangan cuma fokus pada jumlahnya. Penuhilah kebutuhannya lewat pola makan seimbang dan sesuai dengan kondisi tubuh.
Referensi
Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Protein: Nutrisi Penting untuk Tubuh, Tak Perlu Mahal untuk Memenuhi Kebutuhanmu,” diakses Agustus 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, "Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia", diakses Agustus 2026.
World Health Organization, “Complementary Feeding,” diakses Agustus 2026.
World Health Organization, “Healthy Diet,” diakses Agustus 2026.
Everson A. Nunes et al., “Systematic Review and Meta-analysis of Protein Intake to Support Muscle Mass and Function in Healthy Adults,” Journal of Cachexia, Sarcopenia and Muscle 13, no. 2 (2022): 795–810, https://doi.org/10.1002/jcsm.12922.