Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Badan Lemas saat Puasa meski Tidak Banyak Gerak?

Kenapa Badan Lemas saat Puasa meski Tidak Banyak Gerak?
ilustrasi kenapa badan lemas saat puasa meski tidak beraktivitas? (pexels.com/Anna Tarazevich)

Pernah gak, sih, saat kamu puasa, rasanya lelah kayak habis lari maraton padahal seharian cuma rebahan? Kamu sudah membatasi aktivitas biar energi awet, eh, yang ada malah badan terasa berat dan fokus sering distracted. Banyak yang bingung kenapa badan lemas saat puasa Ramadan padahal stok energi harusnya masih aman karena gak dipakai buat hal-hal berat.

Kalau kondisi ini kamu biarkan terus, ibadah puasa kamu bisa jadi gak maksimal dan pekerjaan atau tugas kuliah bakal menumpuk karena kamu terlalu sibuk untuk berusaha fokus. Kamu gak mau, kan, melewatkan momen Ramadan ini cuma dengan jadi "zombie" yang kerjaannya cuma bengong di depan layar HP? Itulah mengapa kamu perlu memahami apa yang terjadi di dalam tubuh kamu agar gak lemas saat puasa.

1. Kurangnya cairan tubuh

ilustrasi buka puasa dengan minum air putih
ilustrasi buka puasa dengan minum air putih (pexels.com/PNW Production)

Gak minum seharian jelas bikin volume darah kamu berkurang, yang akhirnya bikin distribusi oksigen ke seluruh tubuh jadi agak tersendat. Solusinya, jangan cuma minum pas haus saja, tapi terapkan rumus 2-4-2 (2 gelas saat buka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas lagi saat sahur). Dengan hidrasi yang cukup, sel-sel tubuh kamu bakal tetap plump dan segar, jadi gak ada lagi drama pusing mendadak pas puasa.

Tubuh yang terhidrasi dengan baik bakal membantu metabolisme tetap lancar meski kamu gak banyak melakukan aktivitas fisik yang berarti. Kamu bakal merasa lebih recharge dan gak gampang merasa "tepar" di siang hari karena sistem sirkulasi darahmu tetap bekerja optimal. Ingat ya, air putih itu baik buat kesehatan tubuh kamu, jadi jangan sampai di-skip atau diganti cuma pakai teh atau kopi saja.

2. Konsumsi gula berlebih pas takjil

ilustrasi menikmati hidangan buka puasa di tempat kerja (pexels.com/Jack Sparrow)
ilustrasi menikmati hidangan buka puasa di tempat kerja (pexels.com/Jack Sparrow)

Makanan manis emang enak buat buka, tapi fenomena sugar crash itu nyata banget dan bisa bikin energi kamu anjlok drastis setelah sempat naik sebentar. Coba ganti menu takjil yang terlalu manis dengan karbohidrat kompleks atau buah-buahan segar yang seratnya tinggi biar kenyangnya lebih awet dan stabil. Kalau kamu terus-terusan "hajar" gula, jangan kaget kalau sejam setelah buka puasa kamu malah merasa ngantuk berat dan lemas luar biasa, lho.

Mengurangi gula bakal bikin level energi kamu bakal jauh lebih konsisten sepanjang malam sampai waktu sahur tiba tanpa ada drama mood swing. Kamu gak perlu merasa bersalah karena makan enak, kuncinya cuma ada di mindful eating biar badan gak kaget menerima asupan mendadak. 

3. Waktu tidur yang berubah

ilustrasi kurang tidur
ilustrasi kurang tidur (pexels.com/cottonbro studio)

Jam tidur yang berubah drastis karena harus bangun sahur sering bikin siklus sirkadian kamu jadi bingung dan bikin badan terasa lemas. Kamu bisa menyiasatinya dengan tidur lebih awal di malam hari atau ambil power nap sekitar 20 menit di sela-sela waktu siang biar otak kembali fresh. Tidur yang berkualitas itu bukan soal durasinya saja, tapi soal seberapa nyenyak kamu bisa mengistirahatkan tubuh di tengah jadwal yang padat, lho.

Badan yang cukup istirahat bakal bikin kamu tetap fokus mengerjakan tugas tanpa perlu merasa kayak beban hidup makin berat setiap jamnya. Kamu akan menyadari kalau bangun sahur bukan lagi jadi beban kalau jam tidur malam kamu sudah tertata dengan rapi dan gak banyak begadang gak jelas. Jadi, kurangi dulu maraton film atau push rank sampai subuh kalau kamu gak mau merasa lemas seharian, ya.

4. Porsi makan berlebih

ilustrasi makan terlalu banyak
ilustrasi makan terlalu banyak (pexels.com/Tim Samuel)

Makan berlebihan pas buka puasa malah bikin aliran darah fokus ke perut buat mencerna makanan berat, akhirnya otak jadi kekurangan suplai oksigen dan bikin ngantuk. Usahakan makan dengan porsi moderat dan berikan jeda antara makan ringan dengan makan berat biar sistem pencernaan kamu gak kaget atau "ngos-ngosan". Kalau makannya benar, kamu bakal terhindar dari food coma yang biasanya sukses bikin kamu mager maksimal buat lanjut salat Tarawih atau belajar.

Pencernaan yang gak terbebani bakal bikin tubuh kamu tetap terasa ringan dan bertenaga buat aktivitas malam hari. Kamu tetap bisa menikmati hidangan favorit keluarga tanpa harus merasa begah atau berakhir cuma bisa tiduran di lantai karena kekenyangan. Intinya, perut itu butuh transisi yang smooth dari kosong ke isi, jadi jangan langsung dihajar pakai semua menu yang ada di meja makan, ya.

5. Malas melakukan peregangan tubuh secara rutin

ilustrasi stretching di tempat kerja
ilustrasi stretching di tempat kerja (freepik.com/freepik)

Hanya diam atau sedentary lifestyle pas lagi puasa justru bikin aliran darah gak lancar dan otot-otot kamu malah jadi kaku. Coba lakukan stretching tipis-tipis atau jalan santai di depan rumah pas sore hari biar hormon endorfin kamu keluar dan bikin mood langsung naik. Badan yang aktif bergerak (walau cuma sedikit) justru bakal ngerasa lebih bertenaga dibanding cuma rebahan seharian penuh yang malah bikin energi makin terkuras.

Gerakan ringan ini membantu memompa oksigen lebih banyak ke otak, jadi kamu gak bakal merasa "lemot" saat diajak ngobrol atau berpikir. Kamu juga bakal merasa lebih segar secara mental dan fisik, yang pastinya bikin waktu menunggu buka puasa jadi gak terasa membosankan. Anggap saja ini investasi kecil biar badan kamu tetap fit dan gak gampang sakit selama bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Intinya, rahasia biar gak loyo itu ada di kombinasi antara manajemen asupan nutrisi yang bener dan pola istirahat yang tetap terjaga. Masalah kenapa badan lemas saat puasa meski tidak banyak aktivitas ini sebenarnya bisa kamu atasi dengan langkah-langkah simpel yang konsisten setiap harinya. Semangat terus puasanya, yuk buktikan kalau kamu tetap bisa produktif dan makin sehat secara fisik maupun mental tahun ini!

Referensi

“UNAIR nutritionist shares tips for avoiding feeling weak during fasting”. UNAIR. Diakses Maret 2026.

“Feeling Weak During Fasting? Check Out the Recommendations of This Lecture of FK IPB University”. IPB. Diakses Maret 2026.

 “Reasons for Easily Feeling Sleepy While Fasting”. UNAIR. Diakses Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

5 Penyebab Kolesterol Naik saat Puasa Ramadan

10 Mar 2026, 13:24 WIBHealth