- Pilih latihan dengan intensitas ringan hingga sedang
Bolehkah Angkat Beban Saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya

- Angkat beban saat puasa tetap boleh dilakukan asalkan intensitasnya disesuaikan dan tidak memaksakan tubuh agar terhindar dari kelelahan serta dehidrasi.
- Waktu latihan yang ideal adalah menjelang berbuka, setelah berbuka, atau setelah Tarawih karena tubuh sudah lebih siap dan energi kembali terpenuhi.
- Pemenuhan nutrisi seimbang, terutama protein dan karbohidrat setelah latihan, penting untuk menjaga massa otot serta mencegah penurunan performa selama berpuasa.
Angkat beban menjadi salah satu olahraga yang cukup populer untuk menjaga kekuatan otot dan kebugaran tubuh. Namun, saat bulan Ramadan tiba, banyak orang mulai ragu untuk melakukannya karena khawatir tubuh cepat lelah, kekurangan energi, atau bahkan mengalami dehidrasi selama latihan.
Lantas, bolehkah angkat beban saat puasa? Asalkan kamu menyesuaikan intensitas latihan dan tidak memaksakan tubuh, angkat beban tetap boleh dilakukan selama puasa. Dengan pengaturan tepat, angkat beban tetap bisa dilakukan selama puasa tanpa membuat tubuh terlalu kelelahan. Yuk, simak penjelasannya!
Table of Content
1. Bolehkah angkat beban saat puasa?
Angkat beban saat puasa pada dasarnya boleh dilakukan dan umumnya tetap aman bagi tubuh. Saat berpuasa, tubuh sebenarnya mampu beradaptasi dengan perubahan pola makan dan energi. Bahkan, banyak atlet yang tetap berlatih selama Ramadan dengan menyesuaikan intensitas latihan, waktu olahraga, pola tidur, serta asupan makanan dan cairan. Namun, agar tubuh tidak cepat lelah atau dehidrasi, latihan yang dilakukan saat masih berpuasa sebaiknya berada pada intensitas ringan hingga sedang.
Selain itu, penting juga untuk menyesuaikan tujuan latihan selama puasa. Daripada memaksakan latihan berat untuk meningkatkan massa otot, lebih baik fokus pada menjaga kebugaran dan mempertahankan kekuatan yang sudah ada. Jika ingin melakukan latihan yang lebih intens, waktu yang paling aman biasanya setelah berbuka karena tubuh sudah kembali mendapatkan energi dan cairan.
2. Waktu terbaik angkat beban saat puasa
Waktu terbaik angkat beban saat puasa sebenarnya bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh dan rutinitas haria. Salah satu waktu yang cukup ideal adalah menjelang berbuka puasa. Pada waktu ini, kamu bisa melakukan latihan ringan hingga sedang untuk menjaga kebugaran tanpa terlalu memaksakan tubuh. Latihan seperti ini biasanya berfokus pada teknik, kontrol gerakan, serta latihan mobilitas. Selain itu, karena waktu berbuka sudah dekat, kamu bisa segera mengisi kembali energi dan cairan tubuh setelah selesai berolahraga.
Pilihan waktu lain yang juga cukup nyaman adalah setelah berbuka puasa atau setelah salat Tarawih. Setelah berbuka, tubuh sudah mendapatkan asupan energi dan cairan sehingga latihan angkat beban bisa dilakukan dengan lebih stabil. Biasanya, latihan dimulai sekitar 60—120 menit setelah makan utama agar tubuh tidak terasa terlalu penuh. Sementara itu, setelah Tarawih juga sering menjadi waktu favorit untuk berolahraga karena tubuh sudah lebih siap bergerak dan suasana gym biasanya lebih sepi.
3. Apakah angkat beban saat puasa bisa menurunkan massa otot?

Angkat beban saat puasa tidak selalu menyebabkan penurunan massa otot. Saat berlatih dalam kondisi perut kosong, tubuh memang lebih banyak menggunakan cadangan energi dari otot (glikogen) dibandingkan lemak. Hal ini bisa membuat performa latihan sedikit menurun, misalnya jumlah repetisi yang dilakukan menjadi lebih sedikit karena energi lebih cepat habis.
Namun, menjaga massa otot selama puasa tetap sangat bergantung pada pola makan setelah berbuka. Selama tubuh mendapatkan asupan protein dan karbohidrat yang cukup setelah latihan, otot tetap bisa pulih dan mempertahankan kekuatannya.
Hal yang perlu diperhatikan, bulan puasa sering membuat seseorang berada dalam kondisi defisit kalori karena waktu makan lebih terbatas. Jika asupan energi terlalu rendah dalam jangka waktu lama, proses pembentukan otot bisa terhambat. Karena itu, penting untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi agar latihan angkat beban selama puasa tetap aman bagi massa otot.
4. Risiko angkat beban saat puasa yang perlu diwaspadai
Meski boleh dilakukan, angkat beban saat puasa tetap memiliki beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Latihan dengan intensitas tinggi ketika tubuh sedang kekurangan energi dan cairan dapat memicu pusing, lemas, bahkan mual. Pada sebagian orang, olahraga dalam kondisi perut kosong juga bisa menyebabkan rasa hampir pingsan, terutama jika mencoba mengangkat beban yang terlalu berat.
Selain itu, dehidrasi juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai saat berolahraga di waktu puasa. Tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam sehingga latihan berat bisa membuat tubuh semakin kekurangan cairan dan energi. Dampaknya juga bisa berbeda pada setiap orang. Ada yang tetap merasa kuat saat latihan dalam kondisi puasa, tetapi ada juga yang justru merasa cepat lelah dan performanya menurun.
5. Tips aman angkat beban saat puasa
Dengan menyesuaikan intensitas latihan, waktu olahraga, serta asupan nutrisi, kamu tetap bisa angkat beban tanpa mengganggu kondisi tubuh selama berpuasa. Berikut beberapa tips aman yang bisa kamu terapkan:
Saat berpuasa, sebaiknya hindari latihan yang terlalu berat atau memaksakan tubuh. Gunakan beban yang lebih ringan dengan repetisi lebih banyak daripada mencoba mengangkat beban maksimal. Cara ini membantu menjaga kekuatan otot tanpa membuat tubuh cepat kehabisan energi.
- Perhatikan asupan nutrisi setelah latihan
Setelah berolahraga, tubuh membutuhkan nutrisi untuk memulihkan energi dan memperbaiki jaringan otot. Pastikan kamu mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat setelah berbuka puasa. Contohnya seperti telur dengan roti gandum, oatmeal dengan susu, yogurt dan buah, atau ayam dengan nasi.
- Sesuaikan jadwal olahraga dengan kondisi tubuh
Tidak ada satu jadwal latihan yang cocok untuk semua orang. Jika kamu baru mulai olahraga atau baru mencoba latihan saat puasa, lakukan secara bertahap dan lihat bagaimana tubuhmu merespons. Kamu bisa berolahraga menjelang berbuka, setelah berbuka, atau setelah tarawih sesuai waktu yang paling nyaman.
Pada akhirnya, bolehkah angkat beban saat puasa kembali pada bagaimana kamu mengatur latihan dan menjaga kondisi tubuh. Jika dilakukan dengan intensitas yang tepat dan diimbangi dengan asupan nutrisi yang cukup, olahraga ini tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu puasa.
FAQ seputar bolehkah angkat beban saat puasa
| Apakah angkat beban saat puasa aman dilakukan? | Ya, angkat beban saat puasa umumnya aman selama dilakukan dengan intensitas yang tidak terlalu berat. Kamu juga perlu menyesuaikan waktu latihan serta memastikan tubuh mendapatkan cukup nutrisi saat sahur dan berbuka. |
| Kapan waktu terbaik untuk angkat beban saat puasa? | Waktu yang sering dianggap ideal adalah menjelang berbuka puasa atau setelah berbuka. Pada waktu tersebut, kamu bisa segera mengisi kembali energi dan cairan tubuh setelah berolahraga. |
| Apakah angkat beban saat puasa bisa membuat tubuh lemas? | Bisa saja, terutama jika latihan terlalu berat atau tubuh kekurangan cairan. Karena itu, sebaiknya pilih latihan dengan intensitas ringan hingga sedang agar tubuh tidak cepat kehabisan energi. |
Referensi
"Lifting Weights While Fasting: Should You Do It?". Fitbod. Diakses Maret 2026.
"Guide to Working Out While Fasting". Cleveland Clinic Abu Dhabi. Diakses Maret 2026.
"Is It Safe to Work Out While You’re Fasting?". Cleveland Clinic. Diakses Maret 2026.
"What Happens to Your Body When You Strength Train While Fasting". Health. Diakses Maret 2026.
"Gym Tips During Ramadan to Keep Your Muscles in Check". SVRG. Diakses Maret 2026.
"Is It Safe To Work Out While You're Fasting?". Verywell Health. Diakses Maret 2026.










![[QUIZ] Pilih Menu Ayam Favoritmu, Kami Tebak Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260107/1000018277_1d2d966e-cff4-4b91-a355-ee3394d3e0c0.jpg)



![[QUIZ] Station HYROX Favoritmu Bisa Mengungkap Ketangguhan Mentalmu](https://image.idntimes.com/post/20251209/upload_896a7a6a9c9b81f3b0c2b3079a32ead4_656e9f6d-43a3-41fa-b636-87ac76481875.jpg)

![[QUIZ] Dari Racikan Kopi Favoritmu, Apa Bahasa Self-Care Kamu?](https://image.idntimes.com/post/20260301/14261_c52d3435-ca1f-41bf-b64f-c05fdd79b7d4.jpg)
