ilustrasi pola makan yang tidak terkontrol (freepik.com/studioredcup)
Begadang sering kali menyebabkan rutinitas harian ikut berantakan, termasuk waktu untuk makan. Beberapa orang melewatkan sarapan sebab bangun terlambat, kemudian cenderung makan lebih banyak di malam hari akibat lapar yang terakumulasi. Kebiasaan semacam ini jika dibiarkan dapat menyebabkan pola makan semakin sulit di atur
Selain mengganggu jadwal makan, tidur terlalu malam juga sering membuat seseorang lebih memilih makanan praktis yang mudah didapat. Padahal, menjaga pola tidur yang lebih teratur dapat membantu tubuh memiliki rutinitas yang lebih stabil. Jadi, mulai dari memperbaiki jam tidur sedikit demi sedikit bisa menjadi langkah awal untuk menjaga berat badan tetap seimbang.
Begadang memang terlihat seperti kebiasaan kecil, tetapi dampaknya bisa merambat ke berbagai hal, termasuk pola makan, hormon, hingga perubahan berat badan. Mulai memperbaiki jam tidur, mengatur kebiasaan sebelum tidur, dan menjaga pola hidup seimbang bisa membantu tubuh kembali bekerja lebih optimal. Jadi, sebelum lanjut scroll sampai tengah malam, coba pikirkan lagi, jangan-jangan waktu tidurmu adalah salah satu hal yang selama ini diam-diam kamu abaikan.
Referensi
“The Impact of Sleep Quality and Duration on Leptin, Appetite, and Obesity Indices in Adults.” Medical Journal of Indonesia. Diakses Juli 2026.
“Hubungan Riwayat Overweight dan Durasi Tidur dengan Berat Badan.” Indonesian Journal of Nutrition Science and Food. Diakses Juli 2026.
“Hubungan Antara Durasi Tidur dan Perilaku Sedentari dengan Body Mass Index pada Siswa SMA Negeri 3 Ciamis.” Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan. Diakses Juli 2026.
“Hubungan Screen Time, Aktivitas Fisik, dan Durasi Tidur terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja.” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia. Diakses Juli 2026.