ilustrasi squat (pexels.com/Li Sun)
Selain membentuk otot, latihan beban juga membantu menurunkan persentase lemak tubuh secara keseluruhan. Latihan beban meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori bahkan saat istirahat. Penurunan lemak tubuh ini membuat otot-otot yang telah terbentuk menjadi lebih terlihat.
Ketika lemak tubuh berkurang dan otot gluteus berkembang, bokong akan tampak lebih besar dan kencang.
Salah satu cara efektif untuk mengurangi lemak adalah dengan melakukan olahraga kardio. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa latihan kardio selama satu jam tiga kali seminggu dapat mengubah komposisi tubuh dan mendukung penurunan berat badan dan massa lemak.
Pembesaran bokong melalui latihan beban adalah hasil dari kombinasi peningkatan massa otot gluteus, peningkatan kadar hormon, dan penurunan lemak tubuh. Proses ini tidak hanya memberikan tampilan yang lebih estetis, tetapi juga meningkatkan kekuatan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Referensi
Neto, Walter Krause, Enrico Gori Soares, dkk. "Gluteus Maximus Activation during Common Strength and Hypertrophy Exercises: A Systematic Review". Journal of Sports Science and Medicine, 19(1), 195–203.
Handelsman, David J, Angelica L Hirschberg, dan Stephane Bermon. “Circulating Testosterone as the Hormonal Basis of Sex Differences in Athletic Performance.” Endocrine Reviews 39, no. 5 (13 Juli 2018): 803–29.
Schoenfeld, Brad Jon, Alan Albert Aragon, dkk. “Body composition changes associated with fasted versus non-fasted aerobic exercise.” Journal of the International Society of Sports Nutrition 11, no. 1 (15 Agustus 2014).